Minggu, 17 Mei 2020

Warisan Kartini: Sekolah Kartini di Bogor (1)

PENGANTAR

(klik untuk memperbesar)
Sejarah Hindia-Belanda menunjukkan bahwa tokoh yang menjadi pahlawan bagi bangsa Indonesia, bagi pihak Belanda saat itu tak lebih dari pemberontak, pembuat onar, penyulut kerusuhan, dsb. Sebaliknya, orang yang diberi tanda jasa oleh Belanda, bagi bangsa Indonesia merupakan pembantai, penjahat perang, kolaborator, dsb.

Raden Ayu Kartini merupakan satu dari sedikit pengecualian: Orang Belanda dan Indonesia sama-sama kagum dan menghargai apa yang beliau rintis untuk memajukan bangsa Indonesia, terutama kaum perempuannya. Bahkan kemudian warga Belanda bersama warga Indonesia bersama-sama meneruskan dan mengembangkan apa yang telah beliau mulai, yaitu dengan menghidupkan sarana pendidikan untuk anak-anak perempuan Indonesia.

Seri foto berikut ini akan menampilkan foto-foto Kartini dan keluarganya, dan diteruskan dengan munculnya sekolah-sekolah Kartini di berbagai pelosok

Gedung Sekolah Kartini di Feitweg (sekarang SMAN 9 Bogor di Jalan Kartini, Ciwaringin)
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Kegiatan belajar-mengajar di kelas
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Guru bersama anak-anak yang bermain wayang dan dakon
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Beberapa murid di pintu utama sekolah
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Para murid dari berbagai kelas bersama penjaga sekolah
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Tenaga pengajar, Belanda dan Indonesia
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Empat guru bersama murid-murid
(klik untuk memperbesar | © NMVW)
Kemungkinan besar kunjungan murid-murid dari sekolah Belanda
(klik untuk memperbesar | © NMVW)

Waktu: 1920-an, kecuali foto terakhir dari tahun 1922
Tempat: Bogor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Nationaal Museum van Wereldculturen
Catatan: Sebelumnya, Sekolah Kartini di Bogor baru memiliki bangunan kecil (lihat posting sebelum ini).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar