Tampilkan postingan dengan label Gunung Sumbing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Sumbing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Maret 2023

Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa, 1941 (1)

Kali Brantas dengan latar belakang Gunung Penanggungan, dilihat dari sisi Sidoarjo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ranu Pani di kawasan Tengger, Lumajang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ranu Klakah di Lumajang dengan latar belakang Gunung Lamongan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Sumbing dilihat dari puncak Gunung Sindoro, Wonosobo
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1941
Tempat: Lumajang, Sidoarjo, Wonosobo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 30 September 2022

Wajah Nusantara dalam album foto "Herinneringen aan Insulinde" keluaran studio Onnes Kurkdjian (6)

1921: Tiga warga desa di kaki Gunung Sumbing, Jawa Tengah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1910-an: Sebuah perkampungan di Priangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah telaga di Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1921: Mojang Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1910 dan 1921
Tempat: Garut, Jawa Barat, Jawa Tengah
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian (Surabaya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; edisi lain dari foto nomor 2 di posting ini; nomor 5 di posting ini.

Senin, 06 Desember 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (18): Lima foto dari Jawa Tengah

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


Reruntuhan Candi Prambanan, yang salah ditulis sebagai Boeroe Boedoer
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pesawahan dan irigasi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Patung Buddha di Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tiga warga desa di kaki Gunung Sumbing
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1912
Tempat: Jawa Tengah (a.l. Magelang, Prambanan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: