PENGANTAR
Konferensi Malino adalah sebuah pertemuan yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 25 Juli 1946, diprakarsai pihak Belanda, dan dihadiri oleh 39 perwakilan dari Kalimantan dan Indonesia bagian Timur (
De Groote Oost), untuk membicarakan rencana pembentukan negara-negara federal di Hindia-Belanda. Pertemuan yang dipimpin oleh Letnan Gubernur Jenderal van Mook ini tampaknya bertujuan mengukuhkan pengaruh Belanda di masa depan Indonesia, dengan membentuk wilayah-wilayah yang cenderung pro-Belanda.
Berikut beberapa foto dari peristiwa ini.
 |
Rosihan Anwar berbicara di Konferensi Malino
(klik untuk memperbesar | © KITLV) |
 |
| (klik untuk memperbesar | © KITLV) |
 |
K.F.J. Verboeket, Kepala Regeerings Voorlichtings Dienst, berbicara di acara makan malam penutup konferensi (klik untuk memperbesar | © KITLV) |
Waktu: antara 15 dan 25 Juli 1946
Tempat: Malino (Sulawesi Selatan)
Tokoh di foto kedua d.ki.k.ka.: F.J. Goedhart (
Parool, Amsterdam); Sujatmoko Mangundiningrat (
Het Inzicht, Jakarta); S.T. Hsieh (
Central News Agency, Nanking); John de la Valette (
Sydney Morning Herald); W.A. van Goudoever (
Regeerings Voorlichtings Dienst / Jawatan Informasi Pemerintah, Jakarta); T. Taylor (awak kamera
Regeerings Voorlichtings Dienst, Jakarta); Wim Latumeten (
Het Nieuwsblad, Jakarta); Royal Arch Gunnison (
N.A.N.A. & Mutual Broadcasting System, New York); A. Teunis (reporter radio
Regeerings Voorlichtings Dienst, Jakarta); C.J. Hasperhoven (bagian humas (awak kamera
Regeerings Voorlichtings Dienst, Jakarta)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta:
Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: Di foto kedua para wartawan ini sepertinya sedikit meniru lukisan karya pelukis Belanda Rembrandt, yaitu
Pelajaran Anatomi Dr. Nicolaes Tulp, di mana tatapan mata para lelaki tertuju ke arah yang berbeda-beda.