Tampilkan postingan dengan label GBPH Suryawijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GBPH Suryawijaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 April 2019

Para bangsawan Nusantara di Belanda dalam rangkaian peringatan 25 tahun bertahtanya Ratu Wilhelmina, 1923

Kunjungan ke pabrik mobil di Trompenburg. Nomor 1 adalah GBPH Suryawijaya, nomor 2 adalah Sultan Bulungan, Maulana Muhammad Kasim Al-Din.
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
KGPH Kusumoyudo dalam seragam kolonel KNIL di Apeldoom
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
KRT Rajiman Wedyodiningrat (kiri) dan KGPH Kusumoyudo (tengah) di Apeldoom
(klik untuk memperbesar | © Willem van de Poll / spaarnestad)

Waktu: 1923
Tempat: Belanda
Tokoh: KGPH Kusumoyudo (putra Pakubuwono XII), KRT Rajiman Wedyodiningrat (kerabat Keraton Solo, kelak menjadi Ketua BPUPKI), GBPH Suryawijaya (putera Hamengkubuwono VIII dari BRA Rukmi Aningdiya), Maulana Muhammad Kasim Al-Din (Sultan Bulungan)
Peristiwa:
Fotografer: Willem van de Poll (foto ketiga)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan: Lihat juga posting sebelum ini.

Sabtu, 23 Juli 2016

Pangeran Jogjakarta GBPH Suryawijaya di Belanda, 1923

(klik untuk memperbesar | © fotoleren/spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © fotoleren/spaarnestad)
GBPH Suryawijaya (kiri) bersama Kanjeng Raden Tumenggung Suryowinoto (kanan)
(klik untuk memperbesar | © Willem van de Poll / fotoleren/spaarnestad)
 Waktu: 1923
Tempat: Belanda
Tokoh: GBPH Suryawijaya (putera Hamengkubuwono VIII dari BRA Rukmi Aningdiya)
Peristiwa: GBPH Suryawijaya berkunjung ke Belanda mewakili Kesultanan Jogjakarta di dalam perayaan 25 tahun bertahtanya Ratu Wilhelmina.
Fotografer: Willem van de Poll (foto ketiga)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo / Fotoleren
Catatan: GBPH Suryawijaya menulis naskah "Cathetan Tindakan dhateng Nagari Walandi ing Tahun 1923-1924" tentang perjalanannya ke Belanda ini.