Tampilkan postingan dengan label Sabang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Mei 2026

Pesawat amfibi dan pesawat pembom KNIL sebelum Perang Dunia II

6 Juli 1929: Dua pesawat amfibi mendarat, tepatnya melaut, di perairan Sabang di Pulau Weh
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
3 Desember 1938: Pesawat pembom buatan Glenn Martin (Dutch Martin model 166)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1929, 1938
Tempat: a.l. Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 12 November 2024

Sabang setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang

Bongkar muat batur bara di pelabuhan Sabang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang pekerja las di proyek perbaikan pelabuhan Sabang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak Sabang bermain di halaman sekolah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1946 atau sesudahnya
Tempat: Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 17 September 2023

Kumpulan foto-foto panorama dari pelbagai tempat (1)

Parapat, 1924: Tiga foto disusun membentuk pemandangan dengan gereja berlatar belakang Danau Toba
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tiga foto disusun membentuk pemandangan sebuah gunung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Empat foto disusun membentuk pemandangan pelabuhan Sabang (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Empat foto disusun membentuk pemandangan atas sebuah pekerjaan tanggul sungai
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1924
Tempat: a.l. Parapat (Simalungun), Sabang (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 13 Mei 2023

Suasana di kamp tahanan Ujong Kareung, Pulau We, setelah Jepang kalah perang, 1945

Para penghuni kamp di lapangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bangunan kamp yang relatif lebih baik daripada di kamp lain di Hindia-Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan pasukan NICA yang mengambil alih kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945 (?)
Tempat: Pulau We/Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


UPDATE 3 April 2026: Edisi lain dari foto pertama dan ketiga.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Rabu, 17 Februari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album V: Dari wilayah Aceh

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Kutaraja: Masjid Raya Baturrahman dan pohon Kohler (atas);
Vredespark sekarang Taman Sari (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rantau Panjang (Peureulak): Sumur minyak dan gas bumi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rantau Panjang (Peureulak): Pembuatan kaleng minyak (atas);
pengisian minyak ke kaleng (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Aceh Tamiang: Kuala Simpang (atas);
pasar di Binjai (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabang: Pelabuhan (atas); kapal pos pengangkut tembakau ke Belanda (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Aceh (Binjai, Kuala Simpang, Kutaraja, Rantau Panjang, Sabang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 22 Januari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IV: Kutaraja dan pelabuhan Sabang

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Kutaraja d.ki.k.ka.: Hotel, pohon Kohler, Masjid Raya Baiturrahman
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kutaraja: Vredespark, cikal bakal Taman Sari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pelabuhan Sabang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabang: Kapal uap pos mengangkut tembakau untuk dibawa ke Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Kutaraja, Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 20 Juli 2016

Para pejuang kemerdekaan yang ditahan Belanda di Sabang, 1948

Suasana kamp tahanan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Suasana kamp tahanan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Bermain kartu
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Letda Syamsudin dari Tebing Tinggi, mengasah anggar
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Letnan Aminudin berolahraga
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Aloi (kiri, sersan TNI) membeli sabun di warung yang dikelola Mochtar (kanan, polisi tentara di Tebing Tinggi)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Letnan Aminudin dan Kolonerl Moro
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Berdiri di latar depan d.ki.k.ka.: seorang perwira intel Belanda, Dr. Pirngardi (komandan kamp), Letnan Teungku Muhammad Uthman, Kolonel Moro, Kapten Asma Toedin
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 4 Januari 1948
Tempat: Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: B. Huisman
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:


UPDATE 13 November 2016
Menyiapkan adonan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Sabtu, 20 Desember 2014

Pasukan Jepang setelah merebut Sabang, 1942

(klik untuk memperbesar | © Keystone-France/Gamma-Keystone/Getty Images)

Waktu: sekitar 1942
Tempat: Sabang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan: