Tampilkan postingan dengan label 1898. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1898. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 November 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Charls (3)

Jakarta, 20 Juli 1898: Jettie dan Bettie
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bayi laki-laki di Jakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pria di Jakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1898
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Charls (berkembang menjadi N.V. Charls & Van Es & Co.)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 12 Agustus 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (31)

Istana Bogor dengan latar depan kolam teratai
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1872: Hotel Bellevue, Bogor, dilihat dari sisi Kali Ciliwung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Cibodas (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1938: Sekelompok perahu nelayan di sebuah pesisir
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1898: Foto studio yang menampilkan warga Jawa; dengan garis retouche untuk mengesankan ada air di latar bawah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1885: Dua abdi dalem Keraton Surakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1872, 1885, 1898, 1935
Tempat: a.l. Bogor, Cibodas (?). Surakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 28 Januari 2023

Kumpulan foto hasil jepretan Kassian Céphas: Peninggalan purbakala Jawa (3)

Dunia fotografi Indonesia tidak akan lepas dari nama Kassian Céphas. Orang Yogya ini merupakan warga pribumi Hindia-Belanda pertama yang menggeluti dunia fotografi secara profesional; dan umumnya autodidak. Karya-karyanya telah berjasa memperlihatkan kepada generasi setelahnya bagaimana wajah budaya Jawa pada masanya. Tak ketinggalan pula foto-fotonya tentang situs-situs purbakala di bagian tengah Jawa saat itu.

Beberapa karyanya telah tersebar di blog ini. Kali ini blog ini mencoba mengumpulkan foto-foto lainnya dalam beberapa seri. Sebagian di antaranya pernah dimuat sebelum ini, dan akan merupakan pengulangan.


~1901: Salah satu sisi Candi Borobudur, Magelang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah satu relief Candi Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Serakan batu di sekitar Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Relief Candi Borobudur yang terkenal dengan penggambaran kapalnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1898: Reruntuhan Candi Sewu, Klaten
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1898: Kassian Céphas tanpa alas kaki di sebelah Arca Dwarpala (patung raksasa penjaga Candi Singhasari), Malang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: akhir abad ke-19/awal abad ke-20 (a.l. 1898 dan 1901)
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Céphas
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 23 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (6)

Anak-anak Buluran (Gemulak, Sayung) berpose di depan perumahan mereka
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tempat pemandian kuda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalan pos menuju Semarang di Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasar Sayung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perahu layar di Sayung
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 21 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (5)

Warga Karangrejo di Gemulak (Sayung) menjemur padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Batukidul di Gemulak membajak sawah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah jembatan di Dwogo (?), Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Segangan Kidul, di Gemulak (sayung) membetulkan tanggul penahan air
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Anak-anak mandi bersama kerbau di Buyaran
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 19 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (4)

Kampung Moro (?) di Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Anak-anak mandi bersama kerbau di jalur Gemulak menuju arah Semarang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga menyusuri sungai dengan perahu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah mesjid di Sayung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Kalikondang dengan ternak ayam dan kambing
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 17 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (3)

Pasar Buyaran (Karangtengah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perumahan warga Kalikondang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pengaturan arus air di Buyaran (Karangtengah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Batu, Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalan antara Gemulak dan Bulusari (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 15 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (2)

Perkampungan warga Baluran, Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perumahan warga Batukendal, Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perbaikan jalan pos di Gemulak (Sayung)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dukuh Sodong di Sayung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah sungai di kawasan Sayung dekat ke wilayah Semarang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 13 April 2022

Demak di sekitar tahun 1898 dalam album foto "Javasche Landschappen" (1)

Jilid dari album foto
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan pecinan di Kali Pepe, Solo; satu-satunya foto yang bukan dari Demak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Berperahu di Ngasinan (Kembangan, Bonang)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasar Sayung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kediaman administrateur Belanda di Kalikondang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1898
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 11 Oktober 2021

Dari album foto C.B. Nieuwenhuis tentang Aceh dan Minangkabau di sekitar tahun 1900 (4)

Seorang pemuka warga Leuhong, Aceh, bergelar Wakil Yusuf, bersama pengiringnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang perempuan Aceh menenun, dikelilingi seorang pria dan beberapa anak-anak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Masjid Raya Baiturrahman, sekitar 1892-1898
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tari Seudati, sekitar 1898
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bivak pasukan KNIL di Pedir
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tari Seudati
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1898
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: