Tampilkan postingan dengan label tebu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tebu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (6)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Laboratorium pabrik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bangunan tempat mesin ketel pemasok tenaga uap
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bagian pengemasan gula ke dalam karung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pengangkutan karung gula dengan perahu di Kali Mas, Surabaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemuatan karung gula dari perahu ke kapal uap untuk pengangkutan mancanegara
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto dan Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 4 pernah dimuat di sini sebelumnya.

Kamis, 24 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (5)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Ban berjalan membawa tebu ke arah mesin giling
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rangkaian mesin giling
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rangkaian pemasakan dan penguapan sari tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mesin masak dan penguapan, dengan seorang pekerja bertaucang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tampak luar pabrik gula Ketanen
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di sini sebelumnya.

Selasa, 22 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (4)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Pedati pengangkut tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mengangkut tebu dengan lori yang ditarik lokomotif uap
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mengangkut tebu dengan perahu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tebu yang sudah sampai diangkut ke area pabrik gula
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Memuat tebu ke arah mesin giling
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 4 pernah dimuat di sini sebelumnya.

Minggu, 20 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (3)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Pohon tebu yang sudah siap dipanen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Panen tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mengangkut tebu yang sudah dipanen ke lori
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rombongan pedati untuk mengangkut tebu yang dipanen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pengangkutan tebu ke pabrik dengan pedati
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 18 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (2)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Pemotongan setek tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Menyiangi lahan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemotongan batang tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pengolahan lahan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tanaman tebu muda yang sudah tumbuh
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di sini sebelumnya.

Rabu, 16 Februari 2022

Dari album foto tentang industri gula di Jawa (1)

PENGANTAR

Foto di bawah ini adalah jilid dari sebuah album foto tentang industri gula di Jawa. Tidak ada keterangan mengenai kapan album keluaran studio Kurkdjian, Surabaya, ini terbit. Juga tidak ada informasi mengenai di mana tepatnya foto-foto ini dibuat. Tetapi dari bentuk pabrik yang tampak di album ini, begitu juga dari beberapa foto yang pernah muncul di album lain dan dimuat di blog ini sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa foto-foto ini, atau kebanyakan dari foto-foto ini, dibuat sebelum tahun 1912 di wilayah pabrik gula Ketanen, Mojokerto, dan sekitarnya.
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Yang menggembirakan: Tiap foto di album ini diberi judul, sehingga pembaca tahu apa yang ingin dikisahkan oleh album foto ini, yaitu alur produksi gula mulai dari penyiapan lahan untuk penanaman tebu, hingga ke proses pengapalan gula ke mancanegara.
Lahan pesawahan yang sedang ditanami
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Membuat struktur parit dan tanggul
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mengolah tanah sebelum ditanami bibit tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Struktur tanah yang siap ditanami
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tempat budi daya bibit tebu
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: awal abad ke-20, sebelum tahun 1912
Tempat: kemungkinan di Mojokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 06 Maret 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (4)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


41. Tampak luar pabrik gula Ketanen, Mojokerto
(klik untuk memperbesar | © AVS)
42. Tampak dalam pabrik gula Ketanen, Mojokerto
(klik untuk memperbesar | © AVS)
45. Perkebunan kopi jenis Liberia di Jawa
(klik untuk memperbesar | © AVS)
46. Perkebunan kopi jenis robusta di Jawa
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Mojokerto, Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Atlas Van Stolk
Catatan:

Kamis, 04 Maret 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (3)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


35. Wanita pemetik daun teh di Cibeber (Lebak)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
36. Para pemetik teh berkumpul di halaman pabrik teh
(klik untuk memperbesar | © AVS)
38. Pabrik teh Pasir Nangka, Cianjur
(klik untuk memperbesar | © AVS)
40. Perkebunan tebu, kemungkinan di Jawa
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Lebak, Jawa Barat, Cianjur, Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Atlas Van Stolk
Catatan: Edisi lain dari foto no. 35 pernah dimuat di posting ini.


Senin, 19 Oktober 2015

Kamis, 02 Mei 2013

Perkebunan tebu di Jawa pada awal abad ke-20

(klik untuk memperbesar)
Waktu: akhir abad ke-19 / awal abad ke-20
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta:
Catatan: Diambil dari buku "Natuur en Menschen in Indië" karya Augusta de Wit terbitan tahun 1914. Buku ini bisa dibaca/diundah dari Internet Archive.