Tampilkan postingan dengan label becak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label becak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Agustus 2025

Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (9)

Seorang bule menaiki becak melintasi bangunan yang kelak akan menjadi Istana Merdeka; bintang tanda militer Jepang masih terpampang di posisi yang sekarang ditempat Garuda Pancasila
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah bangunan berhuruf Kanji beserta beberapa tukang yang tampak sedang membongkar tembok
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bagian dari kamuflase dan strategi pertahanan Jepang di tengah kota Jakarta dengan latar belakang Gereja Katedral
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tampak dalam sebuah rumah yang kemungkinan ditempati pembesar Jepang, tampak berantakan dengan kursi yang sudah dijarah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: (kemungkinan besar) H. Ripassa
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga seri foto yang dibuat oleh H. Ripassa tentang Jakarta di sekitar September dan Oktober 1945 yang dimulai di posting ini.

Minggu, 17 Agustus 2025

Jakarta sekitar September 1945, ketika Republik Indonesia baru berumur beberapa hari (3)

Beberapa warga dengan gerobak berkumpul di depan gerbang sebuah kamp tawanan yang tampak dijaga dan dikelilingi tembok bambu; ada kemungkinan para warga ini menanti pembebasan para penghuni kamp dan berharap bisa mengumpulkan sisa-sisa barang yang ditinggalkan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah tempat yang tampaknya menjadi tempat penumpukan mobil-mobil curian/terlantar (lihat posting sebelumnya); teks dalam huruf Latin berbunyi "Outo2 ini di tjuri orang maka kalau ada mempoenja sendiri datang ke kantor Kenpeitai [?] kembali"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tukang becak dan orang lalu-lalang; karena ada anak wanita bule di belakang, kemungkinan ini di sekitar salah satu kawasan yang sebelumnya dijadikan kamp tawanan oleh militer Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah "betjak bus" atau pangkalan becak di depan sebuah gedung bernama "Fujiyama" [dengan seorang wanita Jepang di tengah belakang?]
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para penumpang kereta, dengan menempati setiap celah dan pijakan yang masih tersedia, serta seorang berseragam Heiho berdiri di pintu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: (kemungkinan besar) H. Ripassa
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga seri foto yang dibuat oleh H. Ripassa tentang Jakarta di sekitar September dan Oktober 1945 yang dimulai di posting ini.

Senin, 07 Maret 2022

Unjuk rasa pendukung RMS di Jakarta, 1950 (4)

Beberapa warga kesatuan militer asal Maluku yang mendukung RMS mengadakan konferensi pers setelah unjuk rasa
(klik untuk memperbesar | © MHM)
Johannes Leimena, pendukung Republik Indonesia, menemui para pengunjuk rasa
(klik untuk memperbesar | © MHM)
Spanduk paling depan dimulai dengan kata "BUKAN Leimena ..."
(klik untuk memperbesar | © MHM)
(klik untuk memperbesar | © MHM)

Waktu: 7 November 1950
Tempat: Jakarta
Tokoh: Johannes Leimena (Menteri Kesehatan, pahlawan nasional)
Peristiwa: Para pendukung Republik Maluku Selatan berunjuk rasa di Jakarta menuntut kemerdekaan.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: P.W. Lokollo / Stichting Moluks Historisch Museum
Catatan:

Selasa, 01 Maret 2022

Unjuk rasa pendukung RMS di Jakarta, 1950 (1)

(klik untuk memperbesar | © MHM)
(klik untuk memperbesar | © MHM)
(klik untuk memperbesar | © MHM)
(klik untuk memperbesar | © MHM)

Waktu: 7 November 1950
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Para pendukung Republik Maluku Selatan berunjuk rasa di Jakarta menuntut kemerdekaan.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: P.W. Lokollo / Stichting Moluks Historisch Museum
Catatan:

Kamis, 27 Februari 2020

Jepretan Charles Breijer 1947-1953: Tukang becak

Tukang becak, beserta anak-istri, yang disewa Charles Breijer untuk "fotoshoot"
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
Istri Charles Breijer, beserta dua anaknya, naik becak
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
Ketika becak masih memiliki plat nomor, yang ini "BB 777"
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)

Waktu: 1947/1948
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Charles Breijer
Sumber / Hak cipta: Het Geheugen van Nederland / Nederlands Fotomuseum
Catatan:

Kamis, 13 Februari 2020

Jepretan Charles Breijer 1947-1953: Keramaian di Jalan Malioboro, Yogyakarta (2)

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)

Waktu: 1948
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Charles Breijer
Sumber / Hak cipta: Het Geheugen van Nederland / Nederlands Fotomuseum
Catatan:

Selasa, 11 Februari 2020

Jepretan Charles Breijer 1947-1953: Keramaian di Jalan Malioboro, Yogyakarta (1)

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Nederlands Fotomuseum)

Waktu: 1948
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Charles Breijer
Sumber / Hak cipta: Het Geheugen van Nederland / Nederlands Fotomuseum
Catatan:

Sabtu, 07 April 2018

Suasana Jakarta ketika daerah lain mengalami Aksi Polisionil 1, 1947

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 22 Juli 1947
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Seorang tentara Belanda bersenjata (semi?) otomatis berjalan di sebelah seorang wanita yang tampaknya juga berseragam. Di jalanan warga terlihat beraktifitas normal dengan sepeda, becak, mobil parkir, ... sementara pada saat yang sama wilayah lain di Jawa dan Sumatera sedang mengalami aksi militer Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 18 Oktober 2016

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang kemerdekaan (13): bermain

Main ayunan - 30 Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Bandung 23 April 1948 - balap karung pasukan KNIL
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
2 September 1948: Balap becak di Cimahi
(klik untuk memperbesar | © Haasjes / gahetna)
Waktu: 1947, 1948
Tempat: Bandung, Cimahi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Jumat, 10 Juni 2016

Kegiatan tentara Belanda ketika tidak sedang menggempur pejuang Indonesia (9): lain-lain

Menjongosi pejuang Banteng Hitam yang tertangkap, Bandung
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Naik becak, Bogor, 24 Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © van Kalken / gahetna)
Menonton petani bersawah, Sumedang, 13 Oktober 1947
(klik untuk memperbesar | © Th. van de Burgt / N. Kroeze / gahetna)
Bagi rokok, Dadapayam (Suruh, Semarang), 21 Maret 1948
(klik untuk memperbesar | © Th. van de Burgt / gahetna)
Main gitar, 5 Agustus 1948
(klik untuk memperbesar | © Th. van de Burgt / gahetna)
Waktu: 1947, 1948
Tempat: Bandung, Bogor, Semarang, Sumedang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Th. van de Burgt / N. Kroeze/ van Kalken
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 11 Januari 2015

Bintang film dan pembuatan film di sekitar tahun 1955

Sang bintang film datang ke studio dengan becak.
(klik untuk memperbesar | © Three Lions/Getty Images)
Pengambilan gambar di studio.
(klik untuk memperbesar | © Three Lions/Getty Images)

Waktu: sekitar 1955
Tempat: ?
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan:

Sabtu, 28 September 2013

Rabu, 18 September 2013

Pemilu 1955: Kampanye PKI

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: September 1955
Tempat: Bandung (foto bawah)
Tokoh:
Peristiwa: Pemilu 1955
Fotografer: Howard Sochurek
Sumber / Hak cipta: LIFE

Catatan: