Tampilkan postingan dengan label bank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bank. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Juli 2024

Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (5)

November 1945: Pasukan Inggris menginterogasi direktur Java Bank, jabatan yang saat itu masih dipegang seorang Jepang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan menanyai para pegawai bank berkebangsaan Indonesia dengan tuduhan bank ini dicoba dikuasai para pendukung kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
November 1945: Seorang tentara Inggris asal India menjaga gedung yang kelak menjadi Istana Merdeka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Konvoi truk militer pasukan Inggris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 23 Juli 2024

Aksi pasukan Inggris di Jakarta, 1945 (4)

Oktober 1945: Pasukan Inggris asal India bersama suster Jongsma dan Letnan A Hengeveld dari AL Belanda (berpakaian serba putih) di RS Mater Dolorosa tempat para lansia Belanda diinternir oleh pasukan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
November 1945: Seorang tentara Inggris, dengan senjata di tangan, bercukur di bawah pohon rindang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah mobil palang merah militer melintasi sebuah gedung yang penuh dengan coretan seruan kemerdekaan:
Freedom the Glory of Any Nation!
The Birthright of a Nation
The Right of Self-determination

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
November 1945: Pasukan Inggris menduduki Java Bank yang saat itu dicoba dikuasai oleh para pendukung kemerdekaan (berpakaian putih)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
November 1945: Pasukan Inggris menginterogasi pegawai Java Bank
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Bandingkan juga foto nomor 3 dengan posting ini.

Kamis, 05 Oktober 2023

Fasilitas umum di Merauke setelah Belanda dan Sekutu mengukuhkan kekuasaan, 1945 (2)

Barak pasukan Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kantor cabang Bank van Nederlands-Indiƫ
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Rumah Asisten-Residen Merauke
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kantor pos dengan papan petunjuk dalam bahasa Belanda dan Inggris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Merauke
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 03 Oktober 2023

Fasilitas umum di Merauke setelah Belanda dan Sekutu mengukuhkan kekuasaan, 1945 (1)

Sekolah rakyat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gereja Katolik Roma dalam pembangunan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Foto udara yang memperlihatkan a.l. konstruksi gereja
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bank van Nederlands-Indiƫ
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Merauke
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 23 Februari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album V: Sekitar Medan

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Medan: Balai kota dan Javasche Bank (atas); Istana Maimun (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Kantor pos dan telegraf
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pelabuhan Belawan: Pekerja Tionghoa turun dari kapal (atas);
kapal bertambat (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Belawan: Stasiun kereta (atas);
Sungai Deli di kawasan Belawan (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Kediaman Residen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Jalan Nieuwenhuisweg
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Medan dan sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 08 Februari 2019

Bandung 1920: Lembaga keuangan dan perbankan

PENGANTAR

Pada bulan Agustus 1920, Bertus Coops mengakhiri masa baktinya sebagai walikota Bandung. Dia dicatat sejarah sebagai pejabat yang banyak melakukan pembangunan. Tidak mengherankan apabila jajaran pemerintah daerah Bandung saat itu memberikan kenang-kenangan berupa album foto yang menunjukkan bangunan dan infrastruktur di Bandung yang banyak di antaranya terwujud di masa pemerintahan Bertus Coops.


Seri foto berikut ini akan menampilkan isi dari album ini.


De Javasche Bank (sekarang gedung Bank Indonesia di Jalan Braga)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Gedung De Javasche Bank di tahun 1909
(klik untuk memperbesar | © K.H. Verschoor / Universiteit Leiden)
Uniebank dengan arsitektur oriental
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Escompto
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Bandoengsche Afdeelingsbank
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Nederlandsch-Indische Handelsbank
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Kantor asuransi Commissionairs J.R. de Vries & Co
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Kantor asuransi Nillmij van 1859
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Administratie- en Assurantiekantoor Sluyters & Co
(kantor asuransi dan administrasi Sluyters & Co)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1920 (kecuali foto kedua: 1909)
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Senin, 07 Januari 2019

Corat-coret dukungan atas seruan Soekarno untuk menasionalisasi aset Belanda, 1957

Coretan "Hidup Sukarno" di kaca etalase sebuah perusahaan Belanda
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Coretan "Hidup Konsepsi Bung Karno" di dinding Escompto Bank N.V.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Coretan "Hidup Konsepsi Bung Karno" dan "Hidup Revolusi '45" di etalase bertuliskan Philips
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Kaca pecah di etalase yang memperlihatkan Sinterklas dan pemandangan salju
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1957
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: l.d.a.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Ada kemungkinan foto terakhir berasal dari peristiwa yang lain.

Jumat, 24 Maret 2017

Ajakan pemerintah daerah Banyumas agar masyarakat menabung, 1947

"Doewit ing Bank, Ati Ora Soemelang"
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 27 Juli 1947
Tempat: Purwokerto
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan: Mural ini dibuat oleh "Djawatan Penerangan Daerah Banjoemas" tanggal 19 September 1946.

Jumat, 24 Juni 2016

Wajah gedung-gedung modern di Bandung tahun 1920-an jepretan Wijnand Elbert Kerkhoff (1)

(klik untuk memperbesar | © fotomuseum)
Loge St. Jan, tempat berkumpul freemasonry
(klik untuk memperbesar | © fotomuseum)
De Javaasche Bank, sekarang Gedung BI di Jl. Braga
(klik untuk memperbesar | © fotomuseum)
Kantor telepon di Jl. Lembong, hancur dibom Jepang di tahun 1942
(klik untuk memperbesar | © fotomuseum)
Waktu: kemungkinan 1920-an
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Wijnand Elbert Kerkhoff
Sumber / Hak cipta: Nederlands Fotomuseum
Catatan: Gedung St. Jan dijuluki warga Bandung sebagai "gedung setan". Di lokasi ini sekarang berdiri Masjid Ukhuwah, sebelumnya Graha Pancasila.

Kamis, 19 Mei 2016

Gedung DENIS di Bandung tahun 1947

(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Waktu: 1947
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa: Gedung DENIS (De Eerste Nederlands-Indische Spaarkas) yang sekarang ditempati Bank Jabar Banten di wilayah Braga, Bandung
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Fotoleren
Catatan:

Selasa, 22 Desember 2015

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (4): Cilacap, Pekalongan, Pagotan

Pabrik pupuk di Cilacap
(klik untuk memperbesar | © gahetna/spaarnestad)
Volkscredietbank di Pekalongan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Pabrik gula di Pagotan (antara Ponorogo dan Madiun)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1947
Tempat: Cilacap, Pekalongan, Madiun
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar (foto pertama)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief dan Spaarnestad (foto pertama)
Catatan: