Tampilkan postingan dengan label Pelabuhan Belawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelabuhan Belawan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Maret 2024

Pendaratan pasukan Inggris di Belawan, Medan, setelah Jepang kalah perang, 1945

Pendaratan pasukan Inggris di Belawan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang juga disertai prajurit Gurkha (?) …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan berbagai kesatuan dengan seragam berbeda …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… beserta sebuah kesatuan dari Hindustan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Turut serta dua wartawan perang: J. Kosak (kiri) dan W. Klooster (kanan), yang dissambut komandan polisi Belanda di Belawan, P. van der Plank (tengah)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Belawan, Medan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 30 Mei 2022

Fasisme di Hindia Belanda: Para pengikut NSB di Medan

PENGANTAR

Selepas Perang Dunia I fasisme merebak di banyak negara di Eropa, dan memuncak di berkuasanya pengikut paham ini di Italia dan Jerman. Belanda, dan juga Hindia-Belanda, ikut dilanda ideologi ini. Warga Belanda di Nusantara yang terpikat fasisme mendirikan organisasi NIFO (Nederlandsch Indische Fascisten Organisatie) di awal tahun 1930an, yang kemudian melebur ke organisasi "induk" Belanda NSB (Nationaal-Socialistische Beweging) pimpinan Anton Mussert.

Ketika Jerman menyerbu serta menduduki Belanda di tahun 1940, dan pemerintah Belanda bersama pihak Kerajaan harus mengungsi ke Inggris, NSB menjadi kaki tangan pendudukan Jerman. Pemerintahan Hindia-Belanda yang loyal terhadap Ratu Wilhelmina, melarang NSB dan menutup semua kantornya di Nusantara.

Seri foto berikut menampilkan gambar dari masa maraknya NSB dan pengikutnya di Hindia-Belanda.


22 Februari 1935: Sebuah rumah yang menjadi markas NSB di Medan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
8 Juli 1936: Pimpinan NSB di Medan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
6 September 1936: Tokoh NSB Belanda, Gerrit van Duyl (memegang topi kolonial) bersama para pengikut NSB di pelabuhan Belawan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… sebelum Van Duyl kembali ke Belanda setelah lawatannya di Nusantara
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: 1935, 1936
Tempat: Medan
Tokoh: Gerrit van Duyl (teolog Protestan dan politisi pucuk pimpinan NSB)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lelaki di foto keempat yang mengenakan topi kolonial di belakang Van Duyl lumayan mirip dengan tokoh yang disinyalir sebagai "dalang" NSB oleh karikatur yang pernah dimuat di posting ini. Pilihan lain adalah lelaki paling kanan di foto kedua.

Kamis, 17 Juni 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Pecahan album (2)

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Lembaran-lembaran berikut tampaknya awalnya berasal dari sebuah album yang kemungkinan berisi lebih banyak lagi foto. Sayangnya, waktu merengut beberapa foto ini sehingga hanya ini yang tersisa.


Kapal dan dermaga yang rusak di pelabuhan Belawan, tidak jelas apakah karena kapal menabrak, atau angin/gelombang menghempaskan kapal ke dermaga
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kapal bernama Sumatra berlabuh, kemungkinan di pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Harimau terkena perangkap
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pemuka Batak bergelar penghulu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Wanita pekerja asal Jawa sedang memanen kopi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang wanita Karo bersama dua anak kecil
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Foto di atas dalam versi lain
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: akhir abd ke-19/awal abad ke-20
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Nieuwenhuis (foto pertama) | Carl Josef Kleingrothe (foto lainnya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia | Universiteit Leiden
Catatan:

Selasa, 23 Februari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album V: Sekitar Medan

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Medan: Balai kota dan Javasche Bank (atas); Istana Maimun (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Kantor pos dan telegraf
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pelabuhan Belawan: Pekerja Tionghoa turun dari kapal (atas);
kapal bertambat (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Belawan: Stasiun kereta (atas);
Sungai Deli di kawasan Belawan (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Kediaman Residen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Medan: Jalan Nieuwenhuisweg
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Medan dan sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 24 Januari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IV: Bandar Baru, Belawan, dan Klumpang

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jaringan rel kereta di pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pekerja Tionghoa diturunkan di pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Air terjun di Bandar Baru
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sanatorium di Bandar Baru
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kelenteng Tionghoa di Klumpang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tampak dalam kelenteng di Klumpang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Belawan (Medan), Bandar Baru dan Klumpang (Deli Serdang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 03 Desember 2020

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album I: Sarana transportasi penunjang

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung sebelum ini, dan juga di posting tanggal 1 Desember 2020, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini. Blog ini juga akan menampilkan hampir semua foto dua kali: sekali dalam tampilan halaman album penuh, dan yang kedua dipotong dengan fokus ke isi foto. Hal ini terpaksa dilakukan karena Blogger membatasi ukuran lebar/panjang foto ke maksimum 1600 pixel, sementara pengecilan ukuran akan mengurangi mutu informasi yang termuat di foto.


Versi fokus

Pelabuhan Belawan dengan jaringan rel keretanya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Stasiun kereta api di Medan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalur kereta di Stabat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pos pemindahan tembakau dari pedati ke perahu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Transportasi melalui Sungai Padang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Versi halaman penuh
Pelabuhan Belawan dengan jaringan rel keretanya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Stasiun kereta api di Medan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalur kereta di Stabat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pos pemindahan tembakau dari pedati ke perahu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Transportasi melalui Sungai Padang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1898
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 05 Mei 2016

Beberapa foto dari Medan di tahun 1929 (3)

Pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Khoo Khoon Eow, seorang Tionghoa dari keluarga berada
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Sungai Belawan (?)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Stasiun kereta api
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Pasar sayur dan buah-buahan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1929
Tempat: Medan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 01 Mei 2016

Beberapa foto dari Medan di tahun 1929 (1)

Masjid Raya Al-Mashun
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Daerah Kesawan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Rumah Khoe Tjin Tek
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Pasar buah-buahan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1929
Tempat: Medan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: