Tampilkan postingan dengan label Situ Bagendit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Situ Bagendit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juli 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (23)

Seorang pedagang keliling berdiri di dekat lampu jalan disaksikan anak-anak kampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tempat istirahat kuda di pinggir jembatan dengan tumpukan padi yang baru dipanen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kemungkinan para penangkap ikan di Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perbukitan di kawasan Tengger
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemukiman warga Sembungan di tepi Danau Cebong, Dieng
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: a.l. Garut, Wonosobo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Bandingkan foto nomor 4 dengan posting ini.

Kamis, 18 Mei 2023

Dari sebuah seri foto tentang tujuan wisata di Jawa-Bali pada awal abad ke-20 (3)

Empat belas foto berikut ini berasal dari sebuah seri yang menampilkan tujuan-tujuan wisata di Jawa dan Bali. Tampaknya yang mengumpulkan foto-foto ini bertujuan menyimpan kenang-kenangan dari tempat-tempat yang sempat dia kunjungi. Foto-foto ini berasal dari para juru foto yang namanya sudah banyak bermunculan di blog ini. Salah satu foto kemungkinan malah menampilkan sosok Thilly Weissenborn, fotografer profesional perempuan pertama di Hindia-Belanda.


~1920: Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © Thilly Weissenborn / NGA)
~1920: Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © Thilly Weissenborn / NGA)
~1920: Sebuah danau di wilayah sekitar Tosari (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perumahan warga Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1920
Tempat: Garut, Tosari
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 08 Mei 2023

Dari serakan hasil jepretan fotografer M. Alberts

Nelayan dan perahunya di Banyuwangi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Peempuan Garut memainkan angklung di tepi Situ Bagendit
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kemungkinan Telaga Cipanas di Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Toba di sisi Parapat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pesawahan di tempat yang tidak disebutkan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: Bayuwangi, Garut, Parapat (Simalungun)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: M. Alberts
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 07 Desember 2022

Dari sebuah album foto tentang Jawa dan Bali di sekitar tahun 1920 (12)

Foto-foto berikut berasal dari sebuah album tanpa tahun dan tanpa deskripsi, yang berisi gambar-gambar dari Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Berdasarkan foto-foto ini kemungkinan si pemilik foto adalah seorang tokoh Belanda di pabrik gula Purwoasri, Kediri. Dia mengumpulkan foto juga dari perjalanannya ke Bali, Bromo, dan Parahyangan. Berbeda dengan foto-foto pribadi yang kemungkinan diambil sendiri, foto-foto hasil wisata kemungkinan berasal dari fotografer profesional seperti misalnya Thilly Weisenborn.
Kecuali lima halaman terakhir, tiap halaman dari album ini berisi dua foto atau lebih. Blog ini akan memuat tampilan per halaman, dan kemudian masing-masing foto di tiap halaman.

Halaman 18
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 18: Warga Garut ngabedah balong atau mengeringkan kolam ikan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 18: Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 19: Cibodas, Bogor (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Bogor, Garut
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: kemungkinan Thilly Weisenborn
Sumber / Hak cipta:National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 30 September 2022

Wajah Nusantara dalam album foto "Herinneringen aan Insulinde" keluaran studio Onnes Kurkdjian (6)

1921: Tiga warga desa di kaki Gunung Sumbing, Jawa Tengah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1910-an: Sebuah perkampungan di Priangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah telaga di Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1921: Mojang Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1910 dan 1921
Tempat: Garut, Jawa Barat, Jawa Tengah
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian (Surabaya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; edisi lain dari foto nomor 2 di posting ini; nomor 5 di posting ini.

Rabu, 28 September 2022

Wajah Nusantara dalam album foto "Herinneringen aan Insulinde" keluaran studio Onnes Kurkdjian (5)

1921: Kawah Gunung Papandayan, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1921: Pesawahan di Yogyakarta dengan latar belakang Gunung Merapi (berasap) dan Merbabu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kemungkinan Talaga Cipanas, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah air terjun di perbukitan Priangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1910 dan 1921
Tempat: Garut, Jawa Barat, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian (Surabaya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 14 September 2022

Dari album foto tentang Garut dan sekitarnya karya Thilly Weissenborn, 1922 (3)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Blog ini meneruskan upaya mengelompokkan karya wanita yang nama aslinya Margarethe Mathilde ini berdasarkan buku atau album sumbernya. Kali ini giliran album Garoet en Oemstreken yang dia publikasikan di tahun 1922 melalui studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut.

Jilid album
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Grand Hotel Ngamplang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Cangkuang di Leles
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Bagendit di Leles
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pantai di Cilauteureun (Cikelet, Garut)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1922 atau sebelumnya
Tempat: Garut
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Terkait foto nomor 2, fotografer Wijnand Kerkhoff memotret Situ Cangkuang dari posisi dan sudut yang hampir sama; lihat posting ini.

Rabu, 22 Desember 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (26): Situ Bagendit, Garut [2]

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1921
Tempat: Leles (Garut)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 20 Desember 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (25): Situ Bagendit, Garut [1]

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1921
Tempat: Leles (Garut)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 01 September 2021

Dari album foto "Herinneringen aan Java 1913-1919": Garut

PENGANTAR

National Gallery of Australia membeli banyak koleksi foto dari Leo Haks. Salah satunya adalah sebuah album foto berjudul Herinneringen aan Java 1913-1919 (Kenang-kenangan tentang Jawa 1913-1919) yang memuat 39 foto yang tampaknya keluaran studio foto Onnes Kurkdjian, Surabaya. Album ini banyak berisi foto dari kawasan Jawa Timur serta tentang hasil bumi, yang mengindikasikan bahwa pemiliknya kemungkinan adalah seorang Belanda yang aktif di bidang perkebunan/kehutanan di Jawa Timur dari tahun 1913 hingga 1919. Album ini juga berisi beberapa foto dari kawasan Priangan, Borobudur, Jogjakarta dan malah Sulawesi, yang kemungkinan menunjukkan wilayah lain di Nusantara yang pernah dikunjungi si pemilik album ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Situ Bagendit
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pesawahan dengan latar belakang Gunung Cikuray
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Cipanas
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pesawahan dengan latar belakang Gunung Guntur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Cipanas (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1913 dan 1919
Tempat: Garut
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Lihat juga posting ini yang memuat empat foto sama dari album lain.

Minggu, 11 Juli 2021

Dari buku foto tentang Priangan dan Jawa Timur keluaran George Lewis dan Studio Kurkdjian: Priangan I, 1910

Gunung Guntur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Cikuray
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Bagendit
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Cipanas, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Cipanas, Garut, dengan latar belakang Gunung Guntur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1910
Tempat: Garut
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: George Lewis / Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: