Tampilkan postingan dengan label 1618. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1618. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Oktober 2021

Sejarah Belanda di Indonesia 1595-1646 menurut gambar berseri dari tahun 1768-1778 (3)

1618: Dua pemuka VOC di wilayah Jayakarta, yaitu Pieter van den Broecke dan dokter De Han ditangkap oleh pasukan Pangeran Jayawikarta
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1619: Meledaknya kapal Nieuw-Hoorn yang dinakhodai Bontekoe di Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1621: Pangeran Maurits menerima kedatangan lima pemuda Maluku yang akan belajar teologi di Belanda, yaitu Don Andreas de Castano (Soya), Don Marcus (Kilang), Laurens de Fretis, dan Laurens Coelio, serta Johan Tack
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: lukisan dibuat tahun 1768-1778, menggambarkan peristiwa di tahun 1618, 1619, dan 1621
Tempat: Jakarta, Selat Sunda, Belanda
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Bernardus Mourik
Sumber / Hak cipta: Staatkundige historie van Holland / Atlas Van Stolk
Catatan: Bandingkan gambar pertama dengan lukisan lain di posting ini.

Senin, 20 September 2021

Dua lukisan tua tentang usaha VOC merebut Jakarta dari kekuasaan Pangeran Jayakarta pada tahun 1618

(klik untuk memperbesar | © Jacob Smies / AVS)

Lukisan di atas dibuat tahun 1828 dan menggambarkan bagaimana salah seorang pemuka VOC, Pieter van den Broecke, dirantai dan digiring ke arah benteng pertahanan VOC. Dikabarkan bahwa Pieter sebelumnya diundang makan oleh Pangeran Jayawikarta (Jayakarta?), tetapi kemudian malah ditangkap dan dijadikan sandera dalam pengajuan tuntutan kepada pihak Belanda. Pihak penangkap Pieter digambarkan mengenakan pakaian Portugis, seolah mengindikasikan bahwa Portugis berada di pihak Jayakarta.

(klik untuk memperbesar | © H.J. Eichmann / Hendrik Altmann / AVS)

Lukisan di atas dibuat sekitar tahun 1855-1862 dan menggambarkan bagaimana pasukan VOC bergerak maju dari pos mereka di sekitar muara Kali Ciliwung dan akhirnya menguasai wilayah pelabuhan.

Waktu: 1618 (atau 1619; lukisan dibuat di tahun 1828 dan 1855-1862)
Tempat: Jakarta
Tokoh: Pieter van den Broecke
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jacob Smies | H.J. Eichmann / Hendrik Altmann
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: