Tampilkan postingan dengan label Selat Sunda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selat Sunda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2025

Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di pertengahan 1930-an (2)

Makam Raja-raja Imogiri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pemandangan di atas Semarang, a.l. terlihat depot minyak Pengapon di kiri bawah, Gereja Blenduk di atasnya, serta Stasiun Tawang di tengah atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gunung Batok di kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Letusan Anak Krakatau di Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1930-an
Tempat: Kawasan Bromo, Selat Sunda, Semarang, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 26 Februari 2025

Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di tahun 1930-an (1)

Kemungkinan Anak Krakatau di Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Surabaya dilihat dari udara
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan skuadron pesawat tempur Koolhoven F.K.51 di atas pesawahan di Cimahi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah wilayah di Jawa Tengah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1930-an
Tempat: Cimahi, Jawa Tengah, Selat Sunda, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 19 Februari 2025

Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (4a - Banten)

Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan abad ke-19, serta pelukis kota dan tempat di Palestina yang dia singgahi. Sebelumnya, dia juga mengabadikan banyak tempat di Nusantara dalam beberapa karya lukisannya, yang akan kita lihat di seri berikut ini.


Masjid Agung Banten, Serang
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Kapal-kapal layar yang memenuhi Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sekelompok nelayan menarik jaring ikan di Anyer
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1844
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar: Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Senin, 09 Mei 2022

Foto udara dari kawah dan pegunungan hasil jepretan KNIL Udara, 1940-an (2)

Segara Anak di kawasan Rinjani, Lombok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Anak Krakatau di Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Bromo, Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1940-an
Tempat: Lombok, Banten, Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 21 Desember 2021

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (1)

Mercusuar di Tanjung Belimbing, Lampung
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Sebuah pulau di Kepulauan Seribu (?)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Krakatau
(klik untuk memperbesar | © AVS)
De Uitkijk Post (sekarang Menara Syahbandar) di kawasan Sunda Kelapa
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1888
Tempat: Jakarta, Kepuluaan Seribu, Selat Sunda
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Josias Rappard
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: Sebelumnya lukisan pertama diberi keterangan "Mercusura Noordwachter di Pulau Sebira, Kepulauan Seribu" yang ternyata keliru; sekarang sudah diperbaiki.

Selasa, 14 April 2015

Letusan Anak Krakatau di tahun 1928

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 21 Januari 1928
Tempat: Selat Sunda
Tokoh:
Peristiwa: Aktifitas dari Anak Krakatau
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 16 Oktober 2013

Letusan Anak Krakatau, 1933

Hulton-Deutsch Collection / Corbis
Hirz/Getty Images
Waktu: 1933
Tempat: Selat Sunda
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: l.d.a.
Catatan: Info penyerta foto bawah menyebutkan "late 1920s" yang kalau benar berarti menunjukkan proses munculnya Anak Krakatau (yang tercatat mulai terjadi di tahun 1927).