Tampilkan postingan dengan label masa pendudukan Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa pendudukan Jepang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 April 2025

Dua sketsa tentang derita warga Belanda di masa pendudukan Jepang

Tiga pria Belanda diikat di sebuah kamp tawanan, ditutup mata, dan dieksekusi dengan bayonet
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para pria Belanda yang ditawan Jepang di sebuah kapal, kemungkinan dalam perjalanan menuju pengasingan. Para pria kelihatannya berasal dari geladak yang penuh sesak di bagian bawah, dan antri menuju kamar kecil yang berada di atas.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 25 April 2025

Dua cuplikan dari sebuah film Indonesia di zaman Jepang

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Judul film dan nama bintang film masih belum terdeteksi.

Rabu, 15 Januari 2025

Prostitusi kelas atas semasa zaman pendudukan Jepang

Prostitusi semasa pendudukan Jepang adalah tema yang jarang dibahas atau didokumentasikan meski keberadaannya tidak bisa dipungkiri. Salah satu tempat "hiburan" untuk para pembesar Jepang ini bernama "Akebono", yang dulunya bernama "Trianon". Foto di bawah adalah salah dua dari sedikit rekaman jejak yang memperlihatkan penampakan dari establishment semacam ini.

Foto kedua memperlihatkan para tamu yang tampaknya para pembesar Jepang, beberapa di antaranya berseragam militer, dilayani oleh para pramusaji berseragan blangkon, kain, dan setelan pakaian daerah. Di latar belakang tampak para perempuan penghibur berbaris di belakang sebuah mikrofon.

Foto pertama memperlihatkan para awak dari Akebono ini, yang antara lain terdiri dari para pramusaji, pemusik bersetelan putih dengan dasi kupu-kupu, para wanita penghibur, dan tampaknya pasangan pengelola atau mucikari dari tempat hiburan ini. Pasangan pengelola memiliki wajah Eropa atau Indo, kecuali seorang pria yang bertampang Asia Timur. Para perempuan penghibur didominasi oleh para wanita berwajah Indo, meski kemungkinan ada juga yang berparas lokal.


(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat: Jakarta (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 19 Juni 2024

Tentara-tentara Jepang di Indonesia yang didakwa Sekutu dengan tuduhan kejahatan perang (6): Sersan Mayor Muri

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Salah satu penjaga kamp di Bandung yang menjadi incaran pihak Sekutu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa: Setelah Perang Dunia II usai, pihak yang menang menangkapi tokoh-tokoh dari pihak yang kalah dan mendakwanya dengan tuduhan kejahatan perang. Salah satu sasaran Sekutu adalah anggota Kempetai bernama Sersan Mayor Muri yang terkenal brutal di antara para penghuni kamp tawanan di Bandung (Cimahi?). Posting sebelum ini menampilkan bagaimana Serma Muri diterbangkan ke Singapura untuk dihadapkan ke pengadilan militer di sana atas dakwaan kejahatan perang. Foto-foto di atas dibuat ketika Serma Muri masih bisa bergaya dengan motor gede, pedang samurai, dan kaca mata hitam di depan markas Kempetai di Bandung.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 09 April 2023

Tentara dan warga negara Sekutu di kamp tahanan Jepang di Jawa (4)

8 Juli 1942: Warga Belanda yang digiring ke kamp di Cimahi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Senam pagi bareng para tawanan dengan instruktur Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Antrian pembagian makanan dengan papan petunjuk dalam bahasa Belanda dan Inggris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pertandang bola voli antar tawanan, sebagian kelihatan kurang gizi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang (a.l. 1942, 1944)
Tempat: Jawa (a.l. Cimahi)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 05 April 2023

Tentara dan warga negara Sekutu di kamp tahanan Jepang di Jawa (2)

Para tawanan perang yang dipekerjakan di dapur umum
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Distribusi makanan di kamp dalam pengawasan tentara Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Para tahanan dalam seragam militer masing-masing
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Area para perwira Belanda di kamp tahanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang (a.l. 1944)
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 03 April 2023

Tentara dan warga negara Sekutu di kamp tahanan Jepang di Jawa (1)

29 Januari 1944: Tiga warga Belanda, yang tampak kurang gizi, berjemur di luar kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Para tawanan warga Belanda berkebun di area kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
1944: Para tawanan kulit putih dipekerjakan untuk melinting rokok
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para tawanan perang dipekerjakan untuk membuat roti
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
29 Januari 1944: Kaum pria Belanda diperkejakan di belakang mesin jahit
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang (a.l. 1944)
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 01 April 2023

Suasana di beberapa kamp tawanan yang didirikan Jepang di Hindia-Belanda (4)

Kamp Aek Paminke di Rantauprapat setelah Jepang kalah perang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Surabaya, 1943: Penghuni kamp Darmo di balik dinding bambu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak dan wanita penghuni kamp Kramat, Jakarta
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jakarta, September/Oktober 1945: Dua pemuda (Indonesia?) yang ditugaskan menjaga pintu masuk ke rumah seorang komandan kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang (a.l. 1943, 1945)
Tempat: Jakarta, Rantauprapat, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 30 Maret 2023

Suasana di beberapa kamp tawanan yang didirikan Jepang di Hindia-Belanda [dan Singapura] (3)

Kamp Gunung Bohong (Cimahi), 4 Desember 1944: Seorang tentara Jepang bersama para bule yang menjadi tawanan kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang penghuni kamp tawanan Rancaekek yang ditugaskan menjadi pengantar pos
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Agustus 1945: Enam warga Belanda yang menjadi penghuni kamp Changi, Singapura
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang warga Belanda dari Jawa Timur yang bernama I.F. Willems di kamp tawanan Changi (lihat juga orang paling kiri di foto atas)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang (a.l. 1944, 1945)
Tempat: Bandung (Cimahi, Rancaekek), Singapura
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 28 Maret 2023

Suasana di beberapa kamp tawanan yang didirikan Jepang di Hindia-Belanda (2)

Sebuah orkestra yang terdiri dari para tawanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pemeriksaan militer Jepang pada seorang tawanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua penghuni kamp, satu di antaranya menderita kekurangan pasokan makanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para wanita Belanda di sebuah kamp menunduk ke arah Timur menghormati Tenno Haika
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Foto nomor 4 pernah dimuat di posting ini dalam ukuran yang lebih kecil dan kualitas kurang.

Minggu, 26 Maret 2023

Suasana di beberapa kamp tawanan yang didirikan Jepang di Hindia-Belanda (1)

Wanita Belanda di balik jeruji sebuah kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Beberapa perempuan Belanda (dan indo?) di pelataran sebuah kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah kamp yang juga menjadi tempat peternakan itik
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tentara Sekutu, dan prajurit KNIL asal Maluku dan Manado, di sebuah kamp tawanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 22 Maret 2023

Beberapa foto bersama para serdadu Jepang yang ditugaskan di Hindia-Belanda (2)

Foto bersama para penjaga sebuah kamp tawanan, dengan penambahan 3 potongan foto di sisi kiri dan kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Penjaga kamp di Surabaya; kemungkinan bersama empat tentara/perwira Sekutu yang ditahan (diberi kode a, b, c, [dan d?])
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Lima anggota kesatuan polisi militer yang ditakuti, Kenpeitai
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat: Jawa (a.l. Surabaya)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 20 Maret 2023

Beberapa foto bersama para serdadu Jepang yang ditugaskan di Hindia-Belanda (1)

Kesatuan penjaga kamp di Cimahi; di barisan belakang tampak 3 lelaki berwajah Eropa
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan kesatuan terkait penguasaan bahasa Melayu (Malay go Kyoushu Kai?) di sebuah gedung yang memiliki salib di atas pintunya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan kesatuan yang menjaga kamp tawanan Cimahi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat: Jawa (a.l. Cimahi)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 18 Maret 2023

Materi propaganda Jepang semasa pendudukan Hindia-Belanda (4)

Bungkus korek api: Tentoe Dapat Kemenangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Prajurit Jepang sebagai teman bermain anak-anak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kumpulan bungkus korek api
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kumpulan bungkus korek api
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: