Tampilkan postingan dengan label NICA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NICA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2026

Warga di sebuah wilayah di timur Indonesia menyambut kedatangan aparat NICA, 1947

Warga mengenakan pakaian terbagus mereka untuk menyambut kedatangan aparat NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 18 Januari 1947
Tempat: kemungkinan besar Maluku
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 01 Juni 2026

Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (13)

Biak, Juli 1945: Letnan KNIL bernama Abdul Rivai menyambut kedatangan tim medis Amerika di sebuah kamp yang dijadikan "Rumah Sakit NICA"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Juli 1945: Latihan penggunaan senapan yang diberikan kepada para prajurit yang tampaknya didatangkan Belanda dari Hindia-Barat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Antrean makan para prajurit
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
15 Maret 1947: Seorang tentara Belanda dengan latar belakang Danau Sentani
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945, 1947
Tempat: Papua (a.l. Biak)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 16 April 2026

Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (12)

Sebuah kemah pasukan NICA di antara pepohonan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Februari 1944: Patroli pasukan Belanda di antara Merauke dan Tanah Merah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Februari 1944: Seorang tentara Belanda menyembelih seekor babi hutan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Februari 1944: Sebuah kesatuan Belanda dengan wajah bule, Melayu, dan Melanesia dengan tangkapan dua ekor babi huta
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1944/1945
Tempat: Papua
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 2 dan 4 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Rabu, 28 Januari 2026

Pasukan NICA memeriksa sebuah bom udara Jepang yang tidak meledak


(klik untuk memperbesar | Beeldbank WO2 / NIOD)
Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: ?
Tokoh:
Peristiwa: Satu kesatuan NICA memeriksa sebuah bom udara Jepang yang tergeletak di jalan dan tidak meledak. Tidak jelas apakah bom ini memang sebelumnya jatuh dan gagal berfungsi, atau dipasang sebagai ranjau oleh para pejuang kemerdekaan dan tidak sempat diledakkan.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 09 Agustus 2025

Kawasan sekitar Balikpapan setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945

Seorang anggota NICA memberi instruksi dalam pemindahan gelondongan kayu yang sebelumnya terendam minyak setelah pertempuran Sekutu melawan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang dokter NICA (kemungkinan Letnan Satu dr. Tan Eng Dhon) menangani luka serempet peluru yang diderita seorang pekerja asal Jawa
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Letnan Satu dr. Tan Eng Dhon (kedua dari kanan) dan Letnan Dua R.Weyhenke mengawasi para pekerja yang dikerahkan dalam proses rehabilitasi berbagai sarana setelah perang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Proses pemindahan gelondongan kayu yang sebelumnya terendam minyak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pendirian kembali beberapa sarana bangunan setelah kehancuran yang ditinggalkan oleh pertempuran Sekutu melawan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pendirian sebuah bangunan dengan konstruksi batang pohon dan lembaran kayu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Agustus/September 1945
Tempat: kemungkinan sekitar Balikpapan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Teks di foto cukup membingungkan karena menyebut lokasinya sebagai "Labuan Island" tetapi di wilayah Balikpapan dan dikuasai NICA. Kemungkinan ada informasi salah yang membawa ke penyebutan pulau milik Malaysia ini.

Sabtu, 26 Juli 2025

Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (10)

Biak: Warga Papua di sebuah barak militer bersama seorang Belanda dan seorang berwajah Indonesia barat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Armada kapal perang Sekutu, salah satunye berbendera Belanda di perairan Papua
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Markas NICA di Jayapura yang dipimpin oleh Kolonel Abdulkadir Widjojoatmodjo (membelakangi kamera)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang tentara Belanda membagikan makanan kepada warga Papua
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1944
Tempat: Papua (a.l. Biak, Jayapura)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga awal seri ini yang dimuat sebelumnya.

Kamis, 24 Juli 2025

Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (9)

Pasukan Australia, NICA, dan warga Papua di Biak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang perwira Belanda bernama Letnan Krol bersama warga Papua di Biak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua kelasi KNIL Laut berwajah loka di meriam sebuah kapal perang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para anggota KNIL Laut berwajah lokal di sebuah kapal perang Sekutu di perairan Papua
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1944
Tempat: Papua (a.l. Biak)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga awal seri ini yang dimuat sebelumnya.

Selasa, 22 Juli 2025

Pasukan Sekutu dan Belanda di Papua 1944/1945 (8)

Kesatuan artileri Australia dengan meriam-meriam beratnya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan NICA di Jayapura …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang banyak terdiri dari warga lokal …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… mengadakan upacara dan baris-berbaris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1944/1945
Tempat: Papua (a.l. Biak, Jayapura)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga awal seri ini yang dimuat sebelumnya.

Jumat, 17 Januari 2025

Ambon setelah Jepang kalah perang dan Belanda kembali datang, 1945 (9)

Sebuah pojok dari dapur umum yang disediakan NICA untuk menyalurkan makanan ke warga Ambon
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tiga warga Tionghoa bersama lima anak-anak di depan sebuah rumah seadanya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah pantai di Ambon dengan tiang-tiang sisa dari sebuah dermaga
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang wanita (perawat?) menggendong bayi yang tampak kurang nutrisi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: November 1945
Tempat: Ambon
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 11 Januari 2025

Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (9)

Lieutenant Commander N.O. Vidgen, nakhoda dari kapal penyapu ranjau milik Austrlia HMAS Parkes di perairan Timor
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para perwira Austrlia di kapal HMAS Parker semasa bertugas di perairan Timor, d.ki.k.ka.: Letnan K. Finlayson, Letnan W.R. Blower, Chief Engineroom Artificer D. McGuire, Lieutenant Commander N.O. Vidgen, Sub-Lieutenant R.F. Spratt , dan Sub-Lieutenant M.A. Gleeson-White
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Beberapa warga Timor dan prajurit Australia berpose di geladak kapal HMAS Parker. Mereka dikabarkan merupakan bagian dari kesatuan gerilya bersenjata yang melawan pasukan Jepang sebelum Sekutu datang.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pantai Kupang: Militer Australia di pantai, di dermaga, dan di latar depan mengawasi beberapa prajurit Jepang (di perahu sebelah kanan foto). Di latar belakang tampak bangunan-bangunan yang hancur akibat perang.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Timor berbaris di depan perwakilan militer NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: September 1945
Tempat: Timor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 07 Januari 2025

Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (7)

Rombongan jip militer Australia memasuki warga Seo (Neomuti, Timor Tengah Utara)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pasukan Austrlia tiba di Seo di bawah pimpinan Brigjen L. Dyke dengan ditemani Letnan Snelleman dari NICA. Di latar belakang tampak terlihat beberapa prajurit Jepang.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Brigjen L. Dyke (tengah) bersama Letnan Snelleman (di sebelah kanan Dyke) berbincang dengan pemuka warga Soe
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Soe melambaikan tangan ke arah kamera dengan latar depan pasukan Australia bersama jip militer mereka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Letnan Snelleman di depan sekelompok warga Timor yang menjadi aparat keamanan NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 17 September 1945
Tempat: Timor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 05 Januari 2025

Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (6)

Warga Timor berkumpul menunggu pembagian pakaian dan sepatu yang dibawa oleh NICA/Sekutu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Suasana saat pakaian dan sepatu bekas sudah di-drop oleh pihak NICA/Sekutu. Tidak terlihat ada antusiasme besar, kemungkinan karena (sebagian?) pakaian yang dibagikan memang tidak layak.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Timor mencari sepatu yang cocok ukurannya di tumpukan sepatu-sepatu bekas yang dibawa oleh pihak NICA/Sekutu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Seo (Neomuti, Timor Tengah Utara) menyambut kedatangan militer Australia dan Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Militer Australia dan Belanda bertemu perwakilan warga Seo (Neomuti, Timor Tengah Utara)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar September 1945
Tempat: Timor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 01 Januari 2025

Timor setelah Jepang kalah perang dan Belanda bersama Sekutu kembali datang, 1945 (4)

Letnan Serle dari AL Belanda mengibarkan kembali bendera Belanda di Kupang, disambut teriakan meriah beberapa warga
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gerbang berhias untuk menyambut kedatangan tentara Sekutu bertuliskan "Selamat Datang Balatentra Serikat"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pantai Atapupu, tidak jauh dari perbatasan ke Timor Portugis
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Mayor D. Schermers, Komandan NICA di Timor
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang warga Kupang bernama D. Sehetip yang menjadi letnan di kesatuan NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar September 1945
Tempat: Timor (a.l. Atapupu, Kupang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: