Tampilkan postingan dengan label Candi Penataran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Candi Penataran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (1)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


~1928: Empat wanita Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Kemungkinan kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penari Rangda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1925: Pemandangan di sekitar Ranu Kumbolo (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Kawasan Candi Penataran, Blitar
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1925, 1928, 1930
Tempat: Bali, Jawa (a.l. Blitar, kawasan Bromo)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; foto nomor 5 di sini.

Sabtu, 15 Agustus 2020

Peninggalan purbakala di Jawa dalam jepretan pelbagai juru foto

Kemungkinan besar Candi Jedong, Mojokerto
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Salah satu patung Buddha dari Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

1860: Patung raksasa penjaga Candi Singhasari (Arca Dwarpala)
(klik untuk memperbesar | © Walter Woodbury / NGA)

1873: Patung singa di Borobudur
(klik untuk memperbesar | © Isidore van Kinsbergen / NGA)

1875: Patung Gaprang, Blitar
(klik untuk memperbesar | © Herman Salzwedel / NGA)

Antara 1900 dan 1913: Patung/relief dari Prambanan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

1930an: Gubernur Jenderal Bonifacius Cornelis de Jonge beserta istri di Mendut
(klik untuk memperbesar | © Hisgen / NGA)

Sekitar 1930: Candi Penataran, Blitar
(klik untuk memperbesar | © K. Satake / NGA)

Waktu: 1860, 1873, 1875, 1913, 1930, 1930an
Tempat: Blitar, Magelang, Malang, Mojokerto, Yogyakarta
Tokoh: Bonifacius Cornelis de Jonge (Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1931-1936)
Peristiwa:
Fotografer: Herman Salzwedel, Hisgen, Isidore van Kinsbergen, K. Satake, Walter Woodbury
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 21 Januari 2020

Sisa-sisa Candi Boyolangu, Penataran, Mendut, dan Sewu di penghujung abad ke-19, awal abad ke-20

Sebelum 1874: Candi Mendut, Magelang
(klik untuk memperbesar | © Woodbury & Page / Universiteit Leiden)
1895: Patung raksasa dari Candi Sewu, Sleman; yang berdiri di sebelah kiri adalah sang juru foto Kassian Cephas
(klik untuk memperbesar | © Kassian Cephas / Universiteit Leiden)
1898: Candi Sewu dan warga setempat
(klik untuk memperbesar | © Kassian Cephas / Universiteit Leiden)
1900: Patung Buddha di Candi Mendut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1901/1902: Patung Gayatri di Candi Boyolangu, Tulungagung
(klik untuk memperbesar | © A.E.F. Muntz / Universiteit Leiden)
1901/1902: Reruntuhan Candi Penataran, Blitar
(klik untuk memperbesar | © A.E.F. Muntz / Universiteit Leiden)

Waktu: 1874, 1895, 1898, 1900, 1902
Tempat: Blitar, Magelang, Sleman, Tulungagung
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: A.E.F. Muntz / Kassian Céphas / Woodbury & Page (Batavia)
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Foto nomor 4 dalam potongan berbeda pernah dimuat di sini.


UPDATE 26 Juni 2020: Foto nomor 2 dan 3 dalam edisi lain

(klik untuk memperbesar | © NGA)

(klik untuk memperbesar | © NGA)