Tampilkan postingan dengan label Ki Hajar Dewantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ki Hajar Dewantara. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2019

Empat Serangkai pemimpin organisasi Pusat Tenaga Rakyat, 1943

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1943
Tempat: Jakarta
Tokoh: Pimpinan organisasi Poetera (Poesat Tenaga Rakjat) yang disebut "Empat Serangkai" (d.ki.k.ka. Soekarno, Muhammad Hatta, Ki Hajar Dewantara, KH Mas Mansur)
Peristiwa: "Empat Serangkai" menyambut kedatangan Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo ke Jakarta.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Poetera dibentuk pemerintah Jepang untuk merangkul masyarakat Indonesia, terutama kalangan terdidik atau terpelejar, untuk mendukung Jepang dalam Perang Dunia II.

Sabtu, 23 Maret 2019

Soekarno dan para anggota Chuo Sangi In, 1944

(klik untuk memperbesar | © NIMH)

Waktu: 3 Februari 1944
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Soekarno (Ketua Chuo Sangi In, dengan jas agak gelap di depan tengah) bersama para anggota Chuo Sangi In lain seperti Muhammad Hatta (ketiga dari kanan), Haji Agus Salim (di belakang Soekarno), Ki Hajar Dewantara (di sebelah kanan Soekarno), dan KH Mas Mansur (depan kiri mengenakan sarung dan peci).
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Nederlands Instituut voor Militaire Historie
Catatan:

UPDATE 22 April 2019

Berdasarkan foto di bawah ini, yang tampaknya merupakan sumber dari foto di atas, keterangan foto dikoreksi. Para tokoh bangsa ini berpose di penutupan sidang kedua dari Chuo Sangi In, pada tanggal 3 Februari 1944 (bukan September 1943 seperti ditulis di posting ini sebelumnya).

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Selasa, 21 Oktober 2014

Ki Hajar Dewantara menunjukkan pamflet PKI ke wartawan Amerika

(klik untuk memperbesar | © Getty Images)
(klik untuk memperbesar | © Getty Images)
Waktu: 23 Juni 1949
Tempat: Yogyakarta
Tokoh: Ki Hajar Dewantara (pendiri Taman Siswa)
Peristiwa: Ki Hajar Dewantara menunjukkan dan menerangkan isi pamflet PKI kepada beberapa wartawan dari Amerika Serikat. Isi pamflet tampaknya ajakan untuk perang gerilya.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan: Para wartawan Amerika ini kemudian tewas di dalam kecelakaan pesawat di India.


UPDATE 23 Oktober 2021:Posting tanggal 3 dan 5 November 2021 akan menambah foto tentang kegiatan rombongan wartawan AS ini, dan mengupdate foto kedua dengan versi yang berukuran lebih besar.