Tampilkan postingan dengan label 1868. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1868. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Oktober 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (7)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


36. Salah satu air terjun di Cimahi (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
37. Sebuah pemandangan di Jawa Barat (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
39. Reruntuhan Candi Sewu di Klaten (1870)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
40. Tepi laut kota Ambon (1870-1880)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
41. Sebuah pemandangan di Makassar (1870-1880)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
42. Sebuah pemandangan di Sulawesi (1870-1880)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868, 1870, 1880
Tempat (d.a.k.b.): Cimahi, Jawa Barat, Klaten, Ambon, Makassar, Sulawesi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 39 dari koleksi Universiteit Leiden
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)


Jumat, 01 Oktober 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (6)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


30. Warga Minahasa (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
31. Danau Tondano di Minahasa (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
32. Surabaya, kemungkinan di area pelabuhan (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
33. Salah satu pojok Surabaya (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
34. Seorang pria Makassar di depan pohon tua
(klik untuk memperbesar | © NGA)
35. Sungai Cidani/Cisadane (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868
Tempat (d.a.k.b.): Minahasa (2x), Surabaya (2x), Makassar, Jawa Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 29 September 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (5)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


24. Sebuah rumah panjang berdinding bilik di tepi rel kereta di Jawa Timur (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
25. Benteng Belgica di Banda Neira difoto dari kejauhan (1875)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
26. Sebuah pemdangan di Minahasa (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
28. Pembangunan jalur kereta Bandung-Jakarta (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
29. Pembangunan jalur kereta Bandung-Jakarta (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868, 1875, 1890
Tempat (d.a.k.b.): Jawa Timur, Banda Neira, Minahasa, Jawa Barat (2x)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 25 dari koleksi Universiteit Leiden
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)


Senin, 27 September 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (4)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


18. Kepulauan Banda (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
19. Satu pemandangan di Maluku (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
20. Penyeberangan sungai di Jawa Barat (Citarum? sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
21. Kapal dan perahu di sebuah muara di Maluku (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
22. Sebuah pantai di Maluku (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
23. Makam Sultan Palembang, Mahmud Badaruddin II, di Ternate (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868, 1890
Tempat: Banda, Jawa Barat, Maluku, Ternate
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 23 pernah dimuat di posting ini.

Sabtu, 25 September 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (3)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


12. Kawasan pelabuhan di Surabaya (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
13. Sebuah mesjid di Lambaro, Aceh, yang diduduki Belanda semasa Perang Aceh
(klik untuk memperbesar | © NGA)
14. Salah satu pojok Semarang (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
15. Jalur perahu ke arah muara laut di Semarang (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
16. Gunung Krakatau, 3 tahun setelah letusan besar (1886)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
17. Sebuah pemandangan di Maluku (sekitar 1890)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868, 1886, 1890
Tempat (d.a.k.b.): Surabaya (2x), Semarang (2x), Selat Sunda, Maluku
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 13 awalnya disebut sebagai "Sebuah bangunan di Surabaya dengan gaya Hindu Jawa Kuno (1868)", sekarang dikoreksi berdasarkan info dari sumber foto lain.

Kamis, 23 September 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (2)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


7. Gunung Api Banda (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
8. Ujung timur Pulau Jawa (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
9. Batuan basal (di Jawa Tengah? 1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
10. Ujung timur Pulau Jawa (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
11. Surabaya, kemungkinan kawasan pelabuhan (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868
Tempat: Banda, Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 7 dari koleksi Universiteit Leiden
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)


Selasa, 21 September 2021

Foto-foto dari "Album van Java" tentang Jawa-Maluku-Sulawesi menjelang akhir abad ke-19 (1)

PENGANTAR

Walter Bentley Woodbury dan James Page adalah dua orang Inggris yang menjadi salah dua perintis dunia fotografi profesional di Hindia-Belanda. Studio foto yang mereka dirikan di Batavia menjadi teladan bagi fotografer lain untuk mendirikan hal yang sama di Padang, Semarang, Surabaya, dan kota-kota lain di Nusantara. Blog ini sudah menampilkan banyak karya keluaran dari studio ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Di sekitar tahun 1890 studio ini mengeluarkan album dengan judul Album van Java, yang sejatinya juga berisi foto-foto dari Maluku dan Sulawesi juga. Ada kemungkinan pemesan album ini memang aktif atau pernah berkunjung ke wilayah-wilayah ini. Album ini berisi 42 foto, yang 40 di antaranya akan ditampilkan di sini sesuai nomor urut; 2 lainnya tidak tersedia di koleksi yang dipublikasikan oleh National Gallery of Australia ini. Tiap foto memiliki catatan tulisan tangan sehingga memudahkan kita untuk mengidentifikasi objek foto.


1. Kawasan Sindanglaya, Cianjur, dengan latar belakang Gunung Gede (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
2. Profil batu cadas di Karawang (sebelum 1880)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
3. Kawasan pemukiman di pesisir Surabaya (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
4. Kawasan Tanjung Priok (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
5. Memetik buah pala di Pulau Banda (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
6. Perumahan di Banda Neira (1868)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1868, 1880
Tempat (d.a.k.b.): Karawang, Cianjur, Surabaya, Jakarta, Banda, Banda Neira
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: