Tampilkan postingan dengan label Henricus Christiaan Verbraak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Henricus Christiaan Verbraak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Agustus 2020

Kartu pos kuno tentang Aceh

1900-1904: Bivak Belanda di Samalanga, Bireuen
(klik untuk memperbesar | © C. Nieuwenhuis / AVS)
1901: Kartu pos bergambar bivak Belanda di Lamjamu, dan Panglima Tibang
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1903: Kartu pos bergambar pastor Henricus Christiaan Verbraak, rohaniawan yang mendampingi prajurit Belanda semasa Perang Aceh dari tahun 1874 hingga 1899, dan tampaknya itu a.l. yang menyematkan tanda jasa di dadanya.
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1905-1919: Konvoi logistik KNIL berisi bahan makanan dari Indrapuri semasa Perang Aceh
(klik untuk memperbesar | © Jean Demmeni / AVS)
1905-1919: Pintu masuk keraton di dekat jembatan Peunayong
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Masjid Raya Baiturrahman
(klik untuk memperbesar | © Tio Tek Hong / AVS)
1900-1904: Ini kasus menarik. Kartu pos ini ngakunya Groet uit Atjeh (salam dari Aceh) dan dicetak di Kutaraja oleh studio Reicher & Co. Tapi gambar yang disebut Chineesche Gebauw (bangunan Tionghoa) jelas-jelas mesjid; yang kiri atas adalah Masjid Agung Palembang, yang di bawahnya kemungkinan mesjid yang sama tetapi dalam tahap pemugaran dan pengembangan. Tampaknya jualan informasi yang ngawur sudah ada sejak zaman dulu.
(klik untuk memperbesar | © Reicher & Co / AVS)

Waktu: 1901, 1903, 1904, 1919
Tempat: Aceh (catatan: kartu pos bergambar pastor Verbraak dikirim dari Padang)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar/foto: C. Nieuwenhuis; Jean Demmeni; Reicher & Co; Tio Tek Hong
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: (1) Link di deskripsi kartu pos, jika ada, adalah tautan ke posting terkait di blog ini yang pernah muncul sebelumnya. (2) Patung pastor H.C. Verbraak masih berdiri di Taman Maluku di Bandung. (3) Kartu pos tentang Masjid Agung Palembang akan dimuat pada tanggal 27 September 2020.

Sabtu, 12 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Pastor H.C. Verbraak, rohaniawan untuk militer Belanda di saat Perang Aceh, 1898

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Pastor H.C. Verbraak (naik kuda membuka topi) di antara perwira dan tentara Belanda di Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pastor H.C. Verbraak (naik kuda membuka topi) di antara para perwira Belanda di Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: antara 1896-1898
Tempat: Cot Mancang (Kuto Baro, Aceh Besar)
Tokoh: Henricus Christiaan Verbraak (rohaniawan Yesuit yang mendampingi prajurit Belanda semasa Perang Aceh dari tahun 1874 hingga 1899; patung untuk mengenang H.C. Verbraak masih ada di Taman Maluku di Bandung)
Peristiwa: 
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Adanya rohaniawan untuk kalangan militer, baik yang permanen maupun yang melakukan kunjungan keliling, adalah tradisi lama di bangsa Barat. Perang Dunia I di Eropa (1914-1918) menunjukkan canggungnya fungsi klerik seperti ini, karena para pihak yang berseteru memiliki rohaniawan masing-masing, yang secara denominasi bisa satu aliran atau sangat berdekatan, tetapi secara konflik berada di pihak yang berseteru.