Tampilkan postingan dengan label Ponorogo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponorogo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Juli 2018

Seorang mayor jenderal Belanda menghadang perwira TNI bersepeda di Balong (Ponorogo), 1949

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: September 1949
Tempat: Balong (Ponorogo)
Tokoh: Mayor Jenderal W.J.K. Baay (Panglima tentara Belanda di Jawa Timur; tangan di balik punggung)
Peristiwa: Mayjen Baay menghadang seorang perwira TNI bersepeda (dengan tutup kepala; ditemani dua orang berpakaian putih) di jalanan besar Balong. Mayjen Baay menyebutkan bahwa ada kesepakatan dengan Kol. Sungkono (Gubernur Militer Jawa Timur) di penghujung 1949 yang melarang TNI untuk berada di jalan-jalan utama. Menurut pihak Belanda, perwira TNI ini membawa senjata.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 27 Mei 2018

Para pejuang TNI memasuki Ponorogo, 1949 (3)

PENGANTAR
Di tahun 1949, terutama menjelang akhir tahun di mana Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, di berbagai pelosok terjadi peristiwa yang sama: Militer Belanda menarik diri dari wilayah yang didudukinya, dan para pejuang kemerdekaan "turun gunung" mengambil alih daerah yang selama ini dikuasai Belanda. Beberapa foto dari berbagai daerah akan diperlihatkan di seri berikut ini.

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 23 Oktober 1949
Tempat: Ponorogo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Koonings
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Jumat, 25 Mei 2018

Para pejuang TNI memasuki Ponorogo, 1949 (2)

PENGANTAR
Di tahun 1949, terutama menjelang akhir tahun di mana Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, di berbagai pelosok terjadi peristiwa yang sama: Militer Belanda menarik diri dari wilayah yang didudukinya, dan para pejuang kemerdekaan "turun gunung" mengambil alih daerah yang selama ini dikuasai Belanda. Beberapa foto dari berbagai daerah akan diperlihatkan di seri berikut ini.

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 23 Oktober 1949
Tempat: Ponorogo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Koonings
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 23 Mei 2018

Para pejuang TNI memasuki Ponorogo, 1949 (1)

PENGANTAR
Di tahun 1949, terutama menjelang akhir tahun di mana Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, di berbagai pelosok terjadi peristiwa yang sama: Militer Belanda menarik diri dari wilayah yang didudukinya, dan para pejuang kemerdekaan "turun gunung" mengambil alih daerah yang selama ini dikuasai Belanda. Beberapa foto dari berbagai daerah akan diperlihatkan di seri berikut ini.

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 23 Oktober 1949
Tempat: Ponorogo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Koonings
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: