Tampilkan postingan dengan label Deli Tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deli Tua. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Agustus 2018

Warga Tionghoa di masa perang kemerdekaan (22): Kerusakan di Deli Tua [2]

Warga Tionghoa di masa perang kemerdekaan (22): Kerusakan dan pengungsian di beberapa daerah di 1947, Aksi Polisionil 1, Tionghoa, bumi hangus, Pengantar: Kerusuhan 1998 termasuk bagian paling hitam di dalam sejarah hubungan warga "pribumi" dan Tionghoa di Indonesia. Peristiwa ini memicu munculnya era reformasi yang kemudian memberikan banyak kemajuan di dalam hubungan ini.

Harus diakui, peristiwa di tahun 1998 bukanlah yang pertama. Kekurang-harmonisan ini sudah ada puluhan tahun sebelumnya, termasuk di masa perang kemerdekaan. Blog ini sebelumnya sudah memperlihatkan perusakan pada harta benda warga Tionghoa yang dilakukan pejuang kemerdekaan di beberapa tempat, dan bagaimana Belanda dipandang sebagai pelindung warga Tionghoa dan terlibat dalam pembentukan milisi Tionghoa bersenjata yang berseteru dengan para pejuang.

Sebagian dari kita boleh jadi berpendapat "Ah, sudahlah, itu masa lalu. Tidak diusah diungkit-ungkit, hanya akan membuka luka dan borok lama. Kita lihat ke depan saja agar ada hubungan yang lebih harmonis." Pendapat seperti ini mengimplikasikan bahwa kita sebaiknya menutup sejarah yang tidak enak didengar. Di sini ada kemungkinan bahwa generasi ke depan, dari semua pihak baik "pribumi" maupun Tionghoa, tidak mencernai apa yang telah terjadi sebelumnya, dan menghadapi risiko akan mengulang apa yang justru seharusnya dihindari.

Penyelidikan sejarah secara jernih, tanpa generalisasi, tanpa praduga, tanpa emosi, diharapkan bisa menjadi bahan yang berharga agar kita, semua, bisa belajar dari masa lalu. Gambar-gambar berikut mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi ke arah sana.

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Deli Tua
Tokoh:
Peristiwa: Kerusakan atas perumahan warga Tionghoa di Deli Tua sebagai akibat dari aksi para pejuang kemerdekaan dalam rentetan kekerasan menyusul Aksi Polisionil 1 yang dilancarkan militer Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 21 Agustus 2018

Warga Tionghoa di masa perang kemerdekaan (21): Kerusakan di Deli Tua [1]

Pengantar: Kerusuhan 1998 termasuk bagian paling hitam di dalam sejarah hubungan warga "pribumi" dan Tionghoa di Indonesia. Peristiwa ini memicu munculnya era reformasi yang kemudian memberikan banyak kemajuan di dalam hubungan ini.

Harus diakui, peristiwa di tahun 1998 bukanlah yang pertama. Kekurang-harmonisan ini sudah ada puluhan tahun sebelumnya, termasuk di masa perang kemerdekaan. Blog ini sebelumnya sudah memperlihatkan perusakan pada harta benda warga Tionghoa yang dilakukan pejuang kemerdekaan di beberapa tempat, dan bagaimana Belanda dipandang sebagai pelindung warga Tionghoa dan terlibat dalam pembentukan milisi Tionghoa bersenjata yang berseteru dengan para pejuang.

Sebagian dari kita boleh jadi berpendapat "Ah, sudahlah, itu masa lalu. Tidak diusah diungkit-ungkit, hanya akan membuka luka dan borok lama. Kita lihat ke depan saja agar ada hubungan yang lebih harmonis." Pendapat seperti ini mengimplikasikan bahwa kita sebaiknya menutup sejarah yang tidak enak didengar. Di sini ada kemungkinan bahwa generasi ke depan, dari semua pihak baik "pribumi" maupun Tionghoa, tidak mencernai apa yang telah terjadi sebelumnya, dan menghadapi risiko akan mengulang apa yang justru seharusnya dihindari.

Penyelidikan sejarah secara jernih, tanpa generalisasi, tanpa praduga, tanpa emosi, diharapkan bisa menjadi bahan yang berharga agar kita, semua, bisa belajar dari masa lalu. Gambar-gambar berikut mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi ke arah sana.

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Deli Tua
Tokoh:
Peristiwa: Militer Belanda mendampingi seorang pengamat militer Tiongkok, ditemani dua warga Tionghoa lokal, menginspeksi perumahan warga Tionghoa di Deli Tua yang dihancurkan para pejuang kemerdekaan dalam rentetan kekerasan menyusul Aksi Polisionil 1 yang dilancarkan militer Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 05 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (7): Deli Tua

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 22 Juli 1947
Tempat: Deli Tua
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

UPDATE 16 Agustus 2018
Foto di atas ternyata adalah komplek perumahan warga Tionghoa yang diratakan para pejuang kemerdekaan menyusul Aksi Polisionil 1 yang dilancarkan Belanda.
Posting tanggal 21 dan 23 Agustus 2018 akan menampilkan lebih banyak foto dari peristiwa ini.