Tampilkan postingan dengan label Danau Maninjau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Danau Maninjau. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 April 2023

Minangkabau di akhir abad ke-19 dalam jepretan Christiaan Benjamin Nieuwenhuis (2)

Christiaan Benjamin Nieuwenhuis adalah seorang prajurit KNIL menjelang akhir abad ke-19 yang kemudian beralih profesi menjadi juru foto. Awalnya di Batavia, Nieuwenhuis kemudian menekuni dunia fotografi ini di Padang hingga akhir hayatnya. Foto-foto berikut berasal dari sebuah koleksi atau seri yang khusus menampilkan hasil jepretan dari Minangkabau. Beberapa di antaranya sudah pernah ditampilkan di blog ini, beberapa lainnya baru kali ini. Selamat menikmati!
Delman dengan latar belakang Ngarai Sianok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Minang di Ngarai Sianok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Maninjau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Minang di Danau Maninjau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Batang Ombilin
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: akhir abad ke-19 (atau sekitar 1900)
Tempat: Minangkabau
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini dan ini; nomor 2 dan 5 di posting ini.

Minggu, 19 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan Christiaan Benjamin Nieuwenhuis (2)

Christiaan Benjamin Nieuwenhuis adalah seorang prajurit KNIL menjelang akhir abad ke-19 yang kemudian beralih profesi menjadi juru foto. Awalnya di Batavia, Nieuwenhuis kemudian menekuni dunia fotografi ini di Padang hingga akhir hayatnya. Tidak mengherankan apabila banyak karya fotonya memiliki tema Minangkabau. Karena kedekatan geografis dari Padang, Nieuwenhuis juga menjadi fotografer yang banyak mewariskan foto tentang Aceh. Meski demikian, Nieuwenhuis membuat juga banyak foto tentang Jawa, terutama Bogor. Karya-karya dia beberapa di antaranya sudah pernah dimuat di blog ini. Kali ini kita akan mencoba mengumpulkan beberapa foto dia lainnya yang bertebaran.


Pasukan Belanda di Cot Iri, Aceh
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang perempuan Minang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Padang (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Terowongan kereta di Lembah Anai
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Maninjau
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: akhir abad ke-19
Tempat: Cot Iri (Aceh), Minangkabau
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: 

Sabtu, 09 Oktober 2021

Dari album foto C.B. Nieuwenhuis tentang Aceh dan Minangkabau di sekitar tahun 1900 (3)

Satu pria dan empat wanita Minang di sekitar sebuah rumah gadang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lembah Harau, sekitar 1890
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mesjid di Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah mesjid panggung khas Minangkabau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Maninjau
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1900, kecuali foto nomor 3 sekitar 1890
Tempat: Minangkabau
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Kamis, 07 Oktober 2021

Dari album foto C.B. Nieuwenhuis tentang Aceh dan Minangkabau di sekitar tahun 1900 (2)

Sepasang warga Belanda di Payakumbuh bersama pembantu lokal yang menggendong bayi mereka
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah mesjid di sebuah lembah di Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Batipuh di sekitar sebuah rangkiang dan pedati
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Hulu Batang Ombilin di Danau Singkarak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ngarai Sianok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Maninjau
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1900
Tempat: Minangkabau
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.