Tampilkan postingan dengan label Jatiroto (Lumajang). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatiroto (Lumajang). Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 April 2023

Dari serakan foto hasil jepretan studio "Gah Hin" dan "Onnes Kurkdjian"

Onnes Kurkdjian, ~1900: Halaman utama Hotel Tengger di kawasan Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Onnes Kurkdjian, 1924: Armada lokomotif di pabrik gula Jatiroto II, Lumajang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Onnes Kurkdjian, 1924: Para pekerja lokal di laboratorium pabrik gula Jatiroto II, Lumajang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gah Hin, ~1910: Sepasang pengantin dan orang tuanya di Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gah Hin: Sebuah keluarga bangsawan Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1900, 1910, 1924
Tempat: Jatoroto (Lumajang), kawasan Tengger, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Gah Hin | Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 01 November 2018

Penggunaan bom batok dalam menghadapi Belanda semasa Aksi Polisionil 1

Lumajang, 22 Juli 1947: Pasukan Belanda mengamankan ranjau-ranjau yang dipasang TNI di sekitar jembatan dekat pabrik gula Jatiroto.
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Sukabumi, 28 Juli 1947: Sebuah ranjau yang diamankan dan diberi tanda Awas bom batok matak tjilaka.
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 22 & 28 Juli 1947
Tempat: Lumajang, Sukabumi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Kamis, 22 Maret 2018

Aksi Polisionil 1: Pasukan Belanda di wilayah Lumajang

22 Juli 1947: Pasukan marinir Belanda yang mendarat di Pasirputih memasuki wilayah Klakah
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad / gahetna)
22 Juli 1947: Kerumunan warga Klakah menonton kedatangan pasukan marinir Belanda
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad / gahetna)
8 September 1947: Pasukan Belanda memeriksa jaringan peledak yang ditemukan di pabrik gula Jatiroto
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: Juli/September 1947
Tempat: Jatiroto (Lumajang), Klakah (Lumajang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar (dua foto pertama)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo / Het Nationaal Archief
Catatan: