Tampilkan postingan dengan label 1780. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1780. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Agustus 2025

Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (4)

Luwak [~1780]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sarang burung kolibri
[Arthus Bertrand, 1870, Paris]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Potongan besar dari gambar di atas
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Petani dan gembala kerbau di sawah
[Hendrik Paulides, 1927]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1780, 1870, 1927
Tempat terbit: a.l. Paris
Tokoh: a.l. Arthus Bertrand, Hendrik Paulides
Deskripsi:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Sabtu, 26 Oktober 2024

Versi tanpa warna dari peta kota Jakarta keluaran tahun 1780

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1780
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Sekitar 250 tahun lalu kota yang kelak menjadi Jakarta masih sangat sederhana. Hanya ada beberapa bangunan, jalan, dan saluran air yang relati mudah diingat. Peta di atas, yang merupakan versi tanpa warna dari peta yang dimuat di posting ini sebelumnya, memperlihatkan situasi ini. Beberapa hal tapi tetap terwariskan sampai sekarang; misalnya nama Kali Besar (Groote Rivier), kawasan pecinan di sekitar Kali Besar (het chinese kwartier), Gereja Portugis (Portugeesche Kerk, sekarang Gereja Tugu), Kali Krukut (Crocot), serta Kali Ancol (De Rivier Angiol). Ada satu perbedaan antara peta ini dengan versi berwarnanya: di peta ini gereja dengan nama Portugeesche Buiten Kerk (Gereja Luar Portugis) di peta berwarna disebut Jassen Kerk.
Juru kartografi: Abram van Krevelt
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 06 September 2024

Peta kota Jakarta dari tahun 1780

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)


Tahun terbit: 1780
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Ini adalah salah satu peta kota tentang Jakarta yang tertua, yang tentunya masih terpusat ke kawasan pelabuhan utama saat itu, yaitu wilayah Sunda Kelapa, Pusat peta ini adalah Kastil Batavia dengan pengambangan kota ke sekelilingnya selain ke utara yang memang wilayah laut. Dari selatan ke utara, atau dari bawah ke atas, kita a.l. bisa melihat adanya gereja, wilayah pecinan, pasar bambu, balai kota, gereja berikutnya, laboratorium (=bengkel) persenjataan artileri, laboratorium kesehatan, tempat eksekusi, serta kawasan pemukiman orang Jawa. Menarik untuk dicatat bahwa dua sudut di kawasan orang Jawa ini ditempatkan loo (kakus) dan dieren (kandang ternak).
Juru kartografi: A. van Krevelt
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: