Tampilkan postingan dengan label Dwikora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dwikora. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Juni 2015

Pasukan Australia menahan "sukarelawan-sukarelawan" asal Indonesia di Kalimantan Utara (?)

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1960-an
Tempat: Malaysia
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Australia menggiring beberapa lelaki yang tampaknya tertangkap setelah dikirim ke bagian utara Kalimantan sebagai "sukarelawan" dalam rangka aksi ganyang Malaysia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 30 September 2014

Nasib beberapa "sukarelawan" Indonesia di wilayah Malaysia dan Singapura, di era Ganyang Malaysia 1964-1965

Januari 1965: Penahanan seorang "sukarelawan" Indonesia yang berlumuran darah.
(klik untuk memperbesar | © Russell Knight/BIPs/Getty Images)
9 Januari 1965: Perdana Menteri Malaysia Tunku Abdul Rahman berbicara dengan dua "sukarelawan" Indonesia yang tertangkap.
(klik untuk memperbesar | © Keystone/Getty Images)
10 November 1964: Aparat keamanan Malaysia bersiap menginterogasi seorang "sukarelawan" Indonesia yang tertangkap.
(klik untuk memperbesar | © Keystone/Getty Images)
4 Januari 1965: Seorang "sukarelawan" Indonesia tertangkap di perairan sekitar Singapura.
(klik untuk memperbesar | ©  Keystone-France/Gamma-Keystone/Getty Images)

Waktu: 1964, 1965
Tempat: Malaysia, Singapura
Tokoh: Tunku Abdul Rahman (PM Malaysia)
Peristiwa: l.d.a.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan: Presiden Soekarno ketika itu menentang pembentukan negara Malaysia, dan menyokong pemisahan Kalimantan Utara dari semenanjung. "Sukarelawan-sukarelawan" dari Indonesia disusupkan untuk mendukung kebijakan Soekarno.

Jumat, 17 Januari 2014

Sukarelawan Indonesia disergap di perairan Singapura, 1965

Waktu:2 Januari 1965
Tempat: Singapura
Tokoh:
Peristiwa: Beberapa "sukarelawan" Indonesia menyerah kepada satuan Inggris/Malaysia yang menyergap mereka di perairan Singapura.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Selasa, 14 Januari 2014

Soekarno dalam karikatur di Malaysia, 1964


Waktu: 1964
Tempat: Malaysia
Tokoh:
Peristiwa: Karikatur yang terbit di Malaysia sekitar akhir 1964 ini menggambarkan tekad Soekarno untuk menghalangi pembentukan negara Malaysia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Minggu, 24 Maret 2013

Nasib beberapa "sukarelawan" Indonesia di Kalimantan Utara, 1964

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: September 1964
Tempat: Kalimantan Utara
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Gurkha yang dipimpin oleh Mayor Inggris Chris Thomson (satu-satunya bule jangkung di foto-foto di atas) menyergap, menangkap, menahan, dan menginterogasi "sukarelawan" Indonesia yang "menyusup" ke Kalimantan Utara. Beberapa "sukarelawan" lain tampak tewas setelah kontak yang kemungkinan bersenjata.
Fotografer: Larry Burrows
Sumber / Hak cipta: Time Life
Catatan: Presiden Soekarno ketika itu menentang pembentukan negara Malaysia, dan menyokong pemisahan Kalimantan Utara dari semenanjung. "Sukarelawan-sukarelawan" dari Indonesia disusupkan untuk mendukung kebijakan Soekarno. Catatan asli foto-foto ini menamakan mereka "terrorists".