Tampilkan postingan dengan label Mojowarno (Jombang). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mojowarno (Jombang). Tampilkan semua postingan

Senin, 01 November 2021

Kehidupan sehari-hari di Jawa menurut lukisan E. Nijland di "Schoolplaten van Ned. Oost-Indiƫ", 1897 (4)

10. Sebuah gardu jaga di perbatasan desa dengan kentongan dan peralatan penangkap maling, sementara sebuah rombongan pendatang tampak muncul di latar belakang
(klik untuk memperbesar | © AVS)
11. Sebuah mesjid
(klik untuk memperbesar | © AVS)
12. Mojowarno di Jombang, yang menjadi salah satu tempat misi Kristen dengan sekolah, klinik, dan gereja
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: lukisan diterbitkan di tahun 1897
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: E. Nijland
Sumber / Hak cipta: E.J. Brill / C.H.E. Breijer / Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 21 April 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (27)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


134. Sekolah misi Kristen di Mojowarno, Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
136. Transportasi tembakau dengan menggunakan pedati dan perahu, Sumatera Utara
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
137. Konvoi logistik bahan makanan dari Indrapuri semasa Perang Aceh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
138. Pedati kerbau di Jawa
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
139. Dua pria Belanda menaiki perahu bersama warga Pulau Siberut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
140. Perahu-perahu nelayan bertambat di sekitar pelabuhan Tanjung Mas, Semarang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Mojowarno (Jombang), Sumatera Utara, Indrapuri (NAD), Jawa, Pulau Siberut (Mentawai), Semarang
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 136 pernah dimuat di posting ini, serta no. 137 di posting ini dan ini.

Sabtu, 21 Januari 2017

Gereja di Mojowarno (Jombang) di tahun 1894

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: antara 1894
Tempat: Mojowarno (Jombang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:


UPDATE 11 Juni 2020: Tambahan foto dari objek yang sama, diambil sekitar tahun 1880

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Minggu, 15 Januari 2017