Tampilkan postingan dengan label Abdul Rivai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abdul Rivai. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2016

Letnan Kolonel Abdul Rivai, perwira TNI yang membelot ke pihak Belanda di Jawa Timur

Letnan Kolonel Abdul Rivai adalah komandan Brigade III/Damar Wulan di Jawa Timur. Di dalam sebuah pertempuran di Banyuwangi pihak Belanda menangkap Abdul Rivai. Perwira ini kemudian ditahan di Ambulu, Jember. Di dalam tahanan, militer Belanda berhasil mempengaruhi Abdul Rivai untuk memihak Belanda. Dikabarkan bahwa Belanda menjanjikan jabatan komandan Barisan Pengawal Negara Indonesia Timur dengan pangkat komisaris besar polisi sebagai balasan atas pembelotan ini.

Foto-foto di bawah memperlihatkan Abdul Rivai di dalam kendaraan militer Belanda, berbicara kepada masyarakat Bondowoso. Abdul Rivai antara lain mengumumkan bahwa para pejuang TNI di wilayah Jawa Timur harus menghentikan pertempuran dan melapor paling lambat tanggal 15 Juli 1949; yang tidak melapor selepas itu akan dianggap sebagai gerombolan liar di wilayah Negara Jawa Timur.

Abdul Rivai di kendaraan militer Belanda
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Masyarakat yang mendengarkan seruan Abdul Rivai
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Sebagian masyarakat yang hadir
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 30 Juni 1949
Tempat: Bondowoso
Tokoh: Abdul Rivai (letnan kolonel TNI yang membelot ke pihak Belanda di Jawa Timur)
Peristiwa: l.d.a.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: