Tampilkan postingan dengan label Jembatan Kota Intan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jembatan Kota Intan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang jembatan buka-tutup yang menjadi leluhur Jembatan Kota Intan

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1682
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: London (?)
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas memperlihatkan jembatan kayu di atas Kali Besar yang bisa dibuka-tutup agar lalu lintas perahu di atas air dan pejalan kaki di atas jembatan bisa diatur. Jembatan ini tampaknya menghubungkan Kastil Batavia dengan wilayah di seberangnya. Model jembatan seperti ini masih terwarisi hingga sekarang di Jembatan Kota Intan.
Juru foto/gambar: Johan Nieuhof
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Rabu, 17 September 2025

Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (5)

Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022  dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, dari lebar 2048 pixel ke sekitar 2000 pixel, tetapi kualitas hasil pindainya seharusnya lebih bagus.


De Uitkijk Post (sekarang Menara Syahbandar) yang merupakan salah satu tempat mendarat di kawasan Sunda Kelapa; di latar belakang tampak bagian atas dari yang sekarang menjadi Jembatan Kota Intan, yang memang hanya berjarak sekitar 200 meter dari tempat ini
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Hertogspark, gedung yang menjadi tempat tinggal Panglima KNIL dengan tukang kebun yang sedang berbincang dengan seorang perempuan di halamannya; sekarang bangunan ini menjadi Gedung Pancasila
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Mercusuar di Tanjung Belimbing, Lampung, yang dibangun di tahun 1879, dan bertahan kokoh ketika Gunung Krakatau meletus empat tahun kemudian
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Lukisan ini berjudul Verwoeste kampong (kampung yang hancur) tanpa keterangan lebih lanjut, dan memunculkan dugaan bahwa ini adalah sebuah pulau yang dulunya dihuni tetapi sebuah bencana alam (letusan gunung?) menghancurkan kawasan pemukiman di sana dan meninggalkan sebuah daratan yang terlantar
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Gunung Krakatau sebelum tenggelam akibat letusan hebat 1883; tampak laut relatif tenang dengan sebuah kapal uap berlayar di latar depan, dan sebuah kapal layar di latar belakang
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1883
Tempat terbit: Leiden
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Josias Cornelis Rappard (seorang kolonel KNIL dan pelukis)
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Sabtu, 24 Juli 2021

Tempat-tempat bersejarah di Jakarta menjelang akhir 1940-an (2)

Gerbang Amsterdam
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jembatan Kota Intan
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Kawasan Pasar Ikan (kanan) dengan benteng kuno Cuylenburch dan Zeeburch di sebalah kanan
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jembatan angkat yang memiliki banyak nama: Jembatan Rusman, Jembatan Berak, Scheidbrug (Jembatan Perpisahan) yang tampaknya diplesetkan menjadi Schijtsburg (yang memang berarti Jembatan Berak)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Waktu: antara 1946-1949
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar/foto:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Kamis, 29 November 2018

Jakarta 1936: Gereja Portugis, Jembatan Kota Intan, dan Pasar Baru

Pasar Baru
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Portugeesche Buitenkerk, sekarang Gereja Sion
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Dubbele ophaalbrug over de Kali Besar, sekarang Jembatan Kota Intan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Waktu: 1936
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: