Tampilkan postingan dengan label Norodom Sihanouk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Norodom Sihanouk. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 April 2014

Pencetusan Gerakan Non-Blok (8): Soekarno dan para tokoh utama non-blok

(klik untuk memperbesar)
Waktu: September 1961
Tempat: Beograd, Yugoslavia
Tokoh (berdiri dari kiri ke kanan): Norodom Sihanouk (negarawan Kamboja), Gamal Abdel Nasser Hussein (Presiden Mesir), Haile Selassie I (Kaisar Etiopia), Josip Broz Tito (Presiden Yugoslavia), Soekarno (Presiden Indonesia), Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India), Kwame Nkrumah (Presiden Ghana)
Peristiwa: Konferensi 25 negara di Beograd yang kemudian menelurkan Gerakan Negara-negara Non-Blok.
Fotografer: Stan Wayman
Sumber / Hak cipta: LIFE

Rabu, 02 April 2014

Pencetusan Gerakan Non-Blok (6): Soekarno dan beberapa negarawan

James Burke | Time Life Pictures / Getty Images
Philippe Le Tellier | Paris Match via Getty Images
Philippe Le Tellier | Paris Match via Getty Images
Philippe Le Tellier | Paris Match via Getty Images
Philippe Le Tellier | Paris Match via Getty Images
Waktu: September 1961
Tempat: Beograd, Yugoslavia
Tokoh: Soekarno (Presiden Indonesia), U Nu (Perdana Menteri Burma; dengan ikat kepala), Benyoucef Benkhedda / Bin Yusuf Bin Khida (Pimpinan Sementara Aljazair; berdasi dan kacamata), Norodom Sihanouk (negarawan Kamboja; di sebelah Soekarno) 
Peristiwa: Konferensi 25 negara di Beograd yang kemudian menelurkan Gerakan Negara-negara Non-Blok.
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: l.d.a.

Sabtu, 29 Maret 2014

Pencetusan Gerakan Non-Blok (2): Soekarno dan para negarawan lain

AFP/Getty Images
Dari kiri ke kanan: Tito - Hassan ibn Yahya - Sihanouk - Saeb Salam - Osman Daar - Ibrahim Abboud - Al Suwaiyel - Makarios - Hassan II - Bandaranaike - Bourguiba - Soekarno - Torrado - Nkrumah - Nasser - Selassie - Daoud Khan - Keita - Nehru - Hashim Jawad - Mahendra - Benkhedda - Beavogui - Adoula - Gizenga - U Nu
Philippe Le Tellier/Paris Match via Getty Images
Dari kiri ke kanan: Tito - Hassan ibn Yahya - Sihanouk - Saeb Salam - Osman Daar - Ibrahim Abboud - Al Suwaiyel - Hassan II - Bandaranaike - Bourguiba - Soekarno - Torrado - Nkrumah - Nasser - Selassie - Daoud Khan - Keita - Nehru - Mahendra - Benkhedda
Philippe Le Tellier/Paris Match via Getty Images
Dari kiri ke kanan: Nasser - Adoula - Ibrahim Abboud - Bourguiba - Bandaranaike - Nehru - Soekarno - Selassie - Tito - Mahendra - Daoud Khan
Philippe Le Tellier/Paris Match via Getty Images
Dari kiri ke kanan: Adoula - Ibrahim Abboud - Bourguiba - Soekarno - Bandaranaike - Nehru - Nkrumah - Osman Daar - Selassie - Tito - Mahendra - Daoud Khan - ?
Philippe Le Tellier/Paris Match via Getty Images
Dari kiri ke kanan: Soekarno - Nehru - Nkrumah - Osman Daar - Selassie - Tito - Mahendra - Daoud Khan - Bourguiba - Al Suwaiyel - Hassan ibn Yahya - Bandaranaike - Torrado

Waktu: September 1961
Tempat: Beograd, Yugoslavia
Tokoh:
Aden Abdulle Osman Daar / Adn Abdullah Utsman Dar (Presiden Somalia)
Antoine Gizenga (Wakil Presiden Kongo)
Benyoucef Benkhedda / Bin Yusuf Bin Khida (Pimpinan Sementara Aljazair)
Cyrille Adoula (Perdana Menteri Kongo)
El Ferik Ibrahim Abboud (Presiden Sudan)
Gamal Abdel Nasser Hussein (Presiden Mesir)
Habib Bourguiba / Habib Burqiba (Presiden Tunisia)
Haile Selassie I (Kaisar Etiopia)
Hashim Jawad (Menteri Luar Negeri Iraq)
Hassan II (Raja Maroko)
Hassan Hamid al-Din ibn Yahya (Perdana Menteri Yaman Utara)
Ibrahim bin Abdullah Al Suwaiyel (Menteri Luar Negeri Arab Saudi)
Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India)
Josip Broz Tito (Presiden Yugoslavia)
Kwame Nkrumah (Presiden Ghana)
Louis Lansana Beavogui (Menteri Luar Negeri Guinea)
Mahendra Bir Bikram Shah Dev (Raja Nepal)
Modibo Keïta (Presiden Mali)
Norodom Sihanouk (negarawan Kamboja)
Osvaldo Dorticós Torrado (Presiden Kuba)
Sirimavo Ratwatte Dias Bandaranaike (Perdana Menteri Ceylon)
Saeb Salam (Perdana Menteri Libanon)
Sardar Mohammed Daoud Khan (Perdana Menteri Afghanistan)
Soekarno (Presiden RI)
U Nu (Perdana Menteri Burma)
Uskup Agung Makarios (Presiden Siprus)
Peristiwa: Konferensi 25 negara Asia Afrika yang kemudian mencetuskan Gerakan Negara-negara Non-Blok.
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: l.d.a.

Kamis, 24 Oktober 2013

Jumat, 18 Oktober 2013

Konferensi Asia-Afrika 1955: Beberapa negarawan (3)

Ali Sastroamidjojo, Jawaharlal Nehru
Ali Sastroamidjojo, Norodom Sihanouk
Ali Sastroamidjojo, John Lionel Kotelawala

Waktu: April 1955
Tempat: Bandung
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI)
Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India)
Pangeran Norodom Sihanouk (negarawan Kamboja)
John Lionel Kotelawala (Perdana Menteri Sri Lanka)
Peristiwa: Konferensi Asia-Afrika 1955
Fotografer: Howard Sochurek [1-2], Lisa Larsen [3]
Sumber / Hak cipta: LIFE

Jumat, 20 September 2013

Soekarno dan Pangeran Norodom Sihanouk, 1964

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 22 Januari 1964 (atas), 19 Agustus 1964 (bawah)
Tempat: Phnom Penh (atas), Bali (bawah)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Pangeran Norodom Sihanouk (penguasa Kamboja)
Peristiwa: Soekarno disambut gadis-gadis Kamboja yang menaburkan bunga saat kunjungan kenegaraannya di Phnom Penh (atas). Soekarno membalas ini dengan menghadirkan gadis Bali dengan karangan bunga, saat Sihanouk berkunjun ke Indonesia dalam ranga perayaan kemerdekaan Indonesia ke-19 (bawah).
Fotografer: ? (atas), Beryl Bernay (bawah)
Sumber / Hak cipta: AFP / Getty Images (atas), Getty Images (bawah)