Tampilkan postingan dengan label Djuanda Kartawidjaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Djuanda Kartawidjaja. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2020

Foto para politisi Indonesia dari koleksi Anefo 1946-1948: Yang sedang atau kelak akan menjabat perdana menteri atau wakilnya

Mohammad Roem
(klik untuk memperbesar | Anefo / AVS)

Sutan Sjahrir
(klik untuk memperbesar | Anefo / AVS)

Muhammad Natsir
(klik untuk memperbesar | Anefo / AVS)

Djuanda Kartawidjaja
(klik untuk memperbesar | Anefo / AVS)

Waktu: 1948 atau sebelumnya
Tempat: ?
Tokoh (jabatan pada saat difoto): Mohammad Roem (Menteri Dalam Negeri), Sutan Sjahrir (Perdana Menteri), Muhammad Natsir (Menteri Penerangan), Djuanda Kartawidjaja (Menteri Perhubungan)
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Minggu, 21 April 2019

Soekarno-Hatta dan para menteri Republik Indonesia ketika diasingkan oleh Belanda di Bangka, 1949

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: Februari 1949
Tempat: Bangka
Tokoh (d.ki.k.ka.):
  1. Abdul Gaffar Pringgodigdo (Sekretaris Negara)
  2. Muhammad Natsir (Menteri Penerangan)
  3. Mohammad Roem (mantan Menteri Dalam Negeri)
  4. Herling Laoh (Menteri Pekerjaan Umum)
  5. Abdul Halim (salah seorang pembentuk PDRI)
  6. Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri)
  7. Darma Setiawan (mantan Menteri Kesehatan)
  8. Soekarno (Presiden)
  9. ?
  10. Muhammad Hatta (Wakil Presiden; Perdana Menteri)
  11. Johannes Leimena (Menteri Kesehatan)
  12. Djuanda Kartawidjaja (Menteri Perhubungan)
  13. Subari (?)
  14. Kusnan (Menteri Perburuhan dan Sosial)
  15. Assaat gelar Datuk Mudo (Ketua BP-KNIP)
  16. Ali Sastroamidjojo (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
  17. [Sumarto (seorang komisaris polisi Belanda)]
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: