Tampilkan postingan dengan label 1962. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1962. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Januari 2026

Conrad Helfrich, mantan Panglima KNIL Laut yang sangat anti Republik Indonesia, di masa tuanya di Belanda

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1962 atau sebelumnya
Tempat: Belanda
Tokoh: Laksamana  Purnawirawan Conrad Emil Lambert Helfrich; mantan Panglima KNIL Laut kelahiran Semarang yang terkenal karena prestasinya menenggelamkan banyak kapal peerang Jepang di tahun 1942. Setelah proklamasi kemerdekaan dia menjadi penentang sengit Republik Indonesia, dan setelah pengakuan kedaulatan memilih pindah ke Belanda hingga akhir hayatnya.
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 25 April 2021

Trikora: Marinir Belanda di Jayapura dan awak kapal KRI Macan Tutul yang ditawan Belanda, 1962

18 Januari 1962: Prajurit Indonesia, kemungkinan besar awak kapal KRI Macan Tutul, ditawan Belanda di Jayapura setelah pasukan Belanda menenggelamkan kapal torpedo yang dikomandoi Yos Sudarso ini
(klik untuk memperbesar | © AVS)
27 Januari 1962: Pasukan marinir Belanda di sekitar Jayapura
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 18 dan 27 Januari 1962
Tempat: Jayapura
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Marcellino Roxas
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Selasa, 13 Oktober 2020

Karikatur Belanda tentang Papua: Tema yang membesar

Vrij Nederland, Oktober 1958: Je kunt er mee sukkelen …
(Mereka bisa bergelut dengannya)
(klik untuk memperbesar | © Leo Jordaan / AVS)

Di tahun 1958, Belanda masih melihat dirinya senasib dengan Inggris dan Amerika dalam hal Papua. Inggris, digambarkan oleh Harold MacMillan harus menangani masalah Siprus, dilambangkan dengan kucing galak dalam karung. Sementara Amerika, digambarkan oleh John Foster Dulles harus berurusan dengan persoalan Taiwan yang dilambangkan dengan naga penyembur api. Belanda, digambarkan oleh Willem Drees, meski tampak harus menanggung beban berat, tetapi relatif tidak terganggu oleh beban Papua yang dilambangkan dengan babi hutan. Ketiganya digambarkan harus membawa "hewan peliharaan" mereka ke klinik hewan PBB.

Vrij Nederland, Juli 1961: "Luipaard op schoot"
(Macan tutul di pangkuan)
(klik untuk memperbesar | © Leo Jordaan / AVS)

"Luipaard op schoot" adalah acara TV populer di Belanda tentang hewan liar. Karikatur ini menggambarkan bagaimana di tahun 1945 Belanda masih melihat Papua sebagai kucing kecil yang lucu. Tetapi di tahun 1961, kucing ini sudah membesar menjadi macan besar yang memberatkan.

Algemeen Dagblad, Oktober 1962: Einde tijdperk Nieuw Guinea
"Vaarwel mijn Nieuw Guinea, verwacht een andere Heer"
(Akhir dari Ginea Baru; "Selamat tinggal Ginea Baruku, nantikan tuan barumu")
(klik untuk memperbesar | © Fritz Behrendt / AVS)

Akhirnya  di tahun 1962, Belanda, digambarkan oleh Joseph Luns dan Jan de Quay dalam kapal layar berbentuk terompah tradisional Belanda, harus meninggalkan Papua. Di ufuk langit tampak matahari bermuka Soekarno terbit.

Waktu: 1958, 1961, 1962
Tempat: Papua (dilambangkan)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Leo Jordaan | Fritz Behrendt
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Senin, 18 Mei 2020

Soekarno dalam karikatur Belanda: 1960-1962

(klik untuk memperbesar | © AVS)
 25 Februari 1960: "Sabuk zamrud khatulistiwa"
Karikatur ini menggambarkan Soekarno menyerahkan sabuk zamrud Indonesia kepada Nikita Khrushchev yang memakainya dengan suka cita, sementara di di lehernya sudah memiliki kalung negara-negara satelit.

(klik untuk memperbesar | © AVS)
6 April 1961. Karikatur ini menggambarkan bagaimana Theo Bot sedang menggodok "Dewan Nugini", sementara di latar belakang harimau Soekarno mengintai.

(klik untuk memperbesar | © AVS)
17 Januari 1962. Karikatur ini menggambarkan bagaimana Sekretaris Jenderal PBB, U Thant, hanya bisa melongo melihat Belanda (diwakili Jan de Quay) dan Indonesia (diwakili Soekarno) saling tuduh di meja konferensi tentang Papua, masing-masing dengan perlengkapan senjata.

(klik untuk memperbesar | © AVS)
2 Maret 1962. Karikatur ini memperlihatkan terbaliknya suasana: Kalau dulu Sultan Jogja harus mengakui dominasi Belanda (lihat posting ini), maka kemudian politisi Belanda (Jan de Quay) harus mengakui dominasi Soekarno.

(klik untuk memperbesar | © AVS)
14 November 1962. Terpecahnya posisi Belanda dalam hal Irian digambarkan oleh karikatur ini. Direktur KLM saat itu, Emile Van Konijnenburg, tampak tidak memiliki masalah untuk terus berhubungan dengan Soekarno.

Waktu: 1960, 1961, 1962
Tempat:
Tokoh: Soekarno (Presiden Republik Indonesia)
Peristiwa:
Karikaturis: Leendert Jurriaan Jordaan (#1), Charles Boost (#2, 3, 5), Fritz Behrendt (#4)
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 19 April 2017

Pasukan Belanda di Papua pada masa Trikora, 1962

8 Juni 1962: Pasukan Belanda setelah satu pertempuran melawan pasukan payung Indonesia di sekitar Jayapura
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
2 Juni 1962: Pasukan Belanda bersiap menghadang kedatangan prajurit Indonesia
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: Juni 1962
Tempat: Papua
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 15 April 2017

Para sukarelawan dan prajurit Indonesia yang siap diterjunkan di Papua pada masa Trikora, 1962-1963

Jakarta, 21 Februari 1962: Pemberangkatan pasukan Indonesia menuju Papua
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Jakarta, 30 April 1962: Barisan para sukarelawan
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Jakarta 1963: Tempat pendaftaran para sukarelawan
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 1962, 1963
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Selasa, 11 April 2017

Prajurit Indonesia yang tertawan Belanda di Papua, 1962

12 Juni 1962: Seorang prajurit Indonesia yang ditawan Belanda di Jayapura;
menurut catatan Belanda namanya Kapten Jalaludin
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
28 Agustus 1962: Lima prajurit Indonesia yang tertangkap Belanda di sekitar Jayapura
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Januari (?) 1962: Seorang prajurit Indonesia yang tertangkap Belanda
(klik untuk memperbesar | © ANP)
Waktu: 1962
Tempat: Papua
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo | ANP
Catatan:

Kamis, 21 April 2016

Pengungsian warga Belanda dan pro-Belanda dari Papua, 1962

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1962
Tempat: Papua (keberangkatan), Belanda (kedatangan)
Tokoh:
Peristiwa: Warga Belanda dan pro-Belanda mengungsi dari Papua menuju Belanda dengan menggunakan kapal atau pesawat terbang untuk menghindari perang terbuka setelah Presiden Soekarno menyerukan Trikora.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Lihat juga posting terkait sebelum ini.

Minggu, 16 Agustus 2015

Soekarno dan Nasution setelah percobaan pembunuhan kelima atas Soekarno, 1962

(klik untuk memperbesar)

Waktu: 18 Mei 1962
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Jenderal Abdul Haris Nasution (Menteri Pertahanan dan Keamanan)
Peristiwa: Soekarno tersenyum dan melambaikan tangan setelah selamat dari usaha pembunuhan kelima atas dirinya (atas). Nasution dengan pengawalan ketat berbicara kepada khalayak setelah usaha pembunuhan tsb. tetapi dia tidak menyinggung hal itu di dalam pidatonya.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Nationaal Archief / Spaarnestad Photo / Fotoleren / ANP
Catatan:

Jumat, 24 Juli 2015

Masyarakat Makassar menghadiri orasi Soekarno, 1962

(klik untuk memperbesar)

Waktu: 4 Januari 1962
Tempat: Lapangan Karebossi (?), Makassar
Tokoh:
Peristiwa: Masyarakat Makassar menghadiri orasi Soekarno yang menggelorakan Trikora.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Nationaal Archief / Spaarnestad Photo / Fotoleren / UPI
Catatan:

Jumat, 13 Maret 2015

Misionaris asal Australia, Pat Craig, di Papua tahun 1962

(klik untuk memperbesar | © Keystone/Hulton Archive/Getty Images)
Waktu: 19 Oktober 1962
Tempat: Papua
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan: Dikabarkan bahwa Pat Craig berusaha menenangkan massa setelah pecah kerusuhan yang menewaskan sekitar 80 orang dan merusak fasilitas misi.

Kamis, 11 September 2014

Pasukan Mandala di lapangan Karebosi, Makassar, 1962

klik untuk memperbesar [© gahetna]
Waktu: 26 Januari 1962
Tempat: Lapangan Karebosi, Makassar
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Mandala, melakukan apel militer di lapangan Karebosi, Makassar, sebagai bagian dari operasi Trikora.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 22 April 2014

Robert F. Kennedy dan isteri berkunjung ke Bali, 1962

(15 Februari 1962 - klik untuk memperbesar)
(17 Februari 1962 - klik untuk memperbesar)
(19 Februari 1962 - klik untuk memperbesar)
(19 Februari 1962 - klik untuk memperbesar)
Waktu: l.d.a.
Tempat: Bali
Tokoh: Robert Francis Kennedy (Jaksa Agung AS), Ethel Skakel Kennedy (isteri RFK), Cokorda Gde Agung Sukawati (Raja Ubud; di foto ketiga)
Peristiwa: Robert F. Kennedy dan isteri berkunjung ke Bali dalam lawatan mereka di Indonesia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Sabtu, 11 Januari 2014

Soekarno pamitan ke putri-putrinya sebelum berlibur ke Tokyo, 1962

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 19 November 1962
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soekarno (Presiden RI); Megawati, Rachmawati, Sukmawati Soekarnoputri
Peristiwa: Soekarno pamitan ke putri-putrinya sebelum berlibur ke Tokyo selama 3 minggu.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Rabu, 08 Januari 2014

Soekarno dan Robert F. Kennedy di Jakarta, 1962

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: 13 Februari 1962 [1-5; juga 6-8?]
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Robert F. Kennedy (Jaksa Agung AS), Ethel Skakel Kennedy (isteri RFK)
Peristiwa: Presiden Soekarno menerima kunjungan Jaksa Agung AS, Robert F. Kennedy yang ditemani isterinya, Ethel Kennedy, dalam lawatan 6 hari mereka ke Indonesia, a.l. untuk membicarakan sengketa Irian Barat.
Fotografer: John Dominis
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis [1], LIFE [2-6], Time Life Pictures / Getty Images [7-8]

Selasa, 10 Desember 2013

Soekarno di Kuwait, 1962


Waktu: 1962
Tempat: Kuwait
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Keystone Features / Getty Images

Selasa, 22 Oktober 2013

Apel Trikora pasukan TNI di Parepare, 1962

Waktu: 8 Januari 1962
Tempat: Parepare, Sulawesi Selatan
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan TNI melakukan apel Trikora di Parepare, dalam rangka persiapan penerjunan di Irian Barat, 1962.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Minggu, 18 Agustus 2013

Soebandrio di tahun 1962

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1962
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soebandrio (Menteri Luar Negeri)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis


Rabu, 19 Juni 2013

Soekarno, Richard Brooks, dan Jean Simmons, 1962


Waktu: 11 April 1962
Tempat: Istana Bogor
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Jean Simmons (aktris Inggris-Amerika), Richard Brooks (sutradara Amerika)
Peristiwa: Soekarno berbincang-bincang dengan Jean Simmons dan Richard Brooks yang sedang keliling Indonesia untuk mencari lokasi pembuatan film untuk novel Lord Jim.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis
Catatan: Film Lord Jim akhirnya dishoot di Kamboja dengan Peter O'Toole sebagai pemeran utama, dan dirilis di tahun 1965.