Tampilkan postingan dengan label 1880. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1880. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Agustus 2025

Kumpulan beberapa ilustrasi (dan foto) zaman dulu tentang Nusantara (9)

~1870-1880: Empat pria Jawa, dua di antaranya berpose dengan seruling dan rebab
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
~1880-1890, kemungkinan di Jakarta: Tiga wanita di studio foto
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
~1880: Foto seorang perempuan Sumatera (Barat?)
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1870, 1880
Tempat terbit: a.l. Jakarta
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Kamis, 02 Januari 2025

Foto yang diubah menjadi lukisan (3)

Sebelum ini kita melihat usaha di Belanda untuk mengumpulkan subjek dari beberapa gambar dan foto tentang masyarakat Nusantara ke dalam sebuah lukisan baru dan mewarnainya atau mewarnainya ulang. Sebuah proses lain juga terjadi di penghujung abad ke-19: Foto hitam putih diubah menjadi lukisan tangan. Ini tentu saja membutuhkan keterampilan khusus dan kepiawaian dalam menggambar. Blog ini akan memperlihatkan beberapa hasil dari proses menarik ini.
Sultan Hamengkubuwono VI
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Pakubuwono IX
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Edisi lain dari gambar pertama, dalam bahasa Belanda dan Perancis, dengan inisial pelukis
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Edisi lain dari gambar kedua, dalam bahasa Belanda dan Perancis
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1880 (dua gambar pertama), 1883 (dua gambar lainnya)
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 29 Desember 2024

Foto yang diubah menjadi lukisan (1)

Sebelum ini kita melihat usaha di Belanda untuk mengumpulkan subjek dari beberapa gambar dan foto tentang masyarakat Nusantara ke dalam sebuah lukisan baru dan mewarnainya atau mewarnainya ulang. Sebuah proses lain juga terjadi di penghujung abad ke-19: Foto hitam putih diubah menjadi lukisan tangan. Ini tentu saja membutuhkan keterampilan khusus dan kepiawaian dalam menggambar. Blog ini akan memperlihatkan beberapa hasil dari proses menarik ini.
Pakubuwono IX dan salah satu istrinya
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Lukisan yang berasal dari foto jepretan Isidore van Kinsbergen (lihat posting ini)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Permaisuri Kesultanan Yogyakarta bersama putrinya
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1880 (gambar pertama), 1883 (gambar lainnya)
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 05 Mei 2024

Empat foto lama dari Banda, Makassar, Sawahlunto, dan Surabaya di penghujung abad ke-19

~1900: Para pekerja Tionghoa dan mandor Belanda di pertambangan Sawahlunto
(klik untuk memperbesar | © C. Nieuwenhuis / Indies Gallery)
~1880: Makassar, kawasan di dekat Fort Rotterdam
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
~1870: Sebuah taman di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
~1890: Gunung Api Banda
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: akhir abad ke-19 (1870, 1880, 1890, 1900)
Tempat: Banda, Makassar, Sawahlunto, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto: a.l. C. Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 03 Mei 2024

Lima foto tentang Jakarta di pertengahan kedua abad ke-19

Sebuah kawasan pecinan
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
1870: Kawasan Kali Besar
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
1880: Weltevreden, di kawasan Sawah Besar sekarang
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
1860: Gedung Gubernur Jenderal yang sekarang menjadi Istana Merdeka
(klik untuk memperbesar | © Woodbury and Page / Indies Gallery)
Kawasan Meester Cornelis, sekarang disebut Jatinegara
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: menjelang akhir abad ke-19 (a.l. 1860, 1870, 1880)
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto: a.l. Woodbury and Page
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 19 April 2024

Bogor dan Jakarta dalam jepretan Woodbury and Page di sekitar tahun 1880

Sungai Ciliwung di Bogor dengan latar belakang Gunung Salak
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Salah satu kanalisasi di Jakarta
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Kawasan pecinan di Glodok, Jakarta
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Versi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: sekitar 1870/1880
Tempat: Bogor, Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto: Woodbury and Page
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 17 Desember 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Woodbury & Page, Jakarta (2)

~1880: Seorang pria Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1875: Seorang pejabat pemerintahan Hindia-Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1875, 1880
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Woodbury & Page
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 13 Desember 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Salzwedel, Surabaya (3)

~1878: Seorang wanita muda Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Seorang perempuan Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1888: Tiga anak dari keluarga Van Scherpenberg
(klik untuk memperbesar)

Waktu: 1878, 1880, 1888
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Herman Salzwedel
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia (dua foto pertama)
Catatan:

Senin, 27 November 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Jasper, Surabaya (4)

Seorang pria duduk di kursi kayu berukir
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang anak muda berambut ikal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang Belanda berdiri dengan topi kolonial, dan pendamping lokalnya duduk
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1875-1880
Tempat: Bogor (foto kedua), Surabaya (foto lainnya)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio J.B. Jasper
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 25 November 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Jasper, Surabaya (3)

Seorang perempuan berumur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang lelaki muda mengenakan topy Derby
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pria dengan dasi pita
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1875-1880
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio J.B. Jasper
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 23 November 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Jasper, Surabaya (2)

Seorang perempuan berumur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang wanita muda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang perempuan Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1875-1880
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio J.B. Jasper
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 21 November 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Jasper, Surabaya (1)

1875-1880: Seorang pria berkumis
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Seorang pemuda berdarah lokal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875-1880: Dua laki-laki dekat meja kayu berukir
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875-1880: Seorang wanita Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1875-1880
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio J.B. Jasper
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 17 Juni 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (3)

~1880: Warga sebuah kampung di Jawa dengan rumah tradisional mereka
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Sebuah air terjun di wilayah Bandung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1890: Pedagang perabotan rumah tangga
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1900: Warga Mentawai (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1895: Dua lelaki pemikul barang beristirahat dengan ditemani seekor anjing
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1880, 1890, 1895, 1900
Tempat: Jawa (a.l. Bandung), Mentawai?
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 07 Juni 2023

Wajah masyarakat Jawa dalam jepretan Kassian Céphas di sekitar penghujung abad ke-19 (5)

~1880: Kemungkinan dua abdi dalem Keraton Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Dua pria memeragakan postur tubuh sesuai aturan adat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1885: Pertunjukan tari bertopeng di halaman Keraton Yogyakarta dalam rangka perayaan sekaten
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Foto lain terkait pertunjukan di perayaan sekaten
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Edisi lain dari foto di atas; foto tidak terlalu terpotong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Edisi lain dari foto di atas; kemungkinan edisi awal yang belum terpotong
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1880, 1885
Tempat: Jawa (a.l. Yogyakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Céphas
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia | Universiteit Leiden
Catatan: Versi halaman buku dari tiga foto terakhir pernah dimuat di posting ini.