Tampilkan postingan dengan label sabung ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sabung ayam. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Januari 2025

Lukisan karya Willem Gerard Hofker tentang wanita dan pria Bali (3)

1936: Seorang lelaki Bali di dekat kurungan ayam sabung
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
1938: Penari Legong
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
1938: Dua wanita Bali mengusung sesajen
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
1948: Tiga wanita Bali
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Edisi lain dari lukisan di atas
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1936, 1938, 1948
Tempat: Bali
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar: Willem Gerard Hofker
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 03 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (2)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


Dua wanita Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gerbang sebuah pura
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua lelaki Bali dengan ayam sabungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua pedagang makanan minuman di depan sebuah pura di Singaraja
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Bali di pemandian desa Tejakula, Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1930
Tempat: Bali (a.l. Buleleng)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; nomor 2 di sini;  nomor 3 di sini.

Selasa, 10 Januari 2023

Bali dalam jepretan Cornelius Louis André Roosevelt, 1928 (3)

Sebuah prosesi keagamaan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalan yang diberi bebatuan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua wanita Bali mengusung sesajian
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pertunjukan tarian dengan gamelan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang lelaki Bali dengan ayam sabungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang nenek bersama cucu dan anak anjing
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1928 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Cornelius Louis André Roosevelt
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 14 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiën van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (4)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sapi dengan genta raksasa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasar di Denpasar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabung ayam di Bangkang (Buleleng?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gadis Bali dalam pakaian adat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua lelaki Bangli
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Minggu, 12 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiën van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (3)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sabung ayam di Kintamani (Bangli)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang prajurit KNIL di sekitar patung-patung di Denpasar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura di Bangli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandangan ke arah lembah dan pesawahan di Bangli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah jalan menuju Denpasar
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini sebelumnya; foto nomor 2 di posting ini.

Jumat, 25 Maret 2022

Sketsa dari ekspedisi di Sumatera Tengah 1877-1879: Alat musik, lumbung padi, mesjid, perlengkapan sabung ayam

PENGANTAR

Sejak tanggal 17 Agustus 2020 hingga 6 Oktober 2020 blog ini menampilkan foto-foto dari ekspedisi yang dilakukan Koninklijk Nederlandsch Aardrijkskundig Genootschap di wilayah yang mereka sebut Midden-Sumatra (Sumatera Tengah), yang meliputi wilayah di Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan. Penjelajahan ini selain menelurkan sebuah album foto dan beberapa buku ilmiah, juga menghasilkan sebuah buku lukisan atau sketsa, yang salah satu salinannya tersedia di archive.org.

Buku sketsa ini menjadi penting karena berisi gambar-gambar yang melukiskan detail budaya yang sulit terekam oleh foto; misalnya perhiasan, cara mengikat rambut, ukiran, anyaman, dsb. Selain itu, buku sketsa ini menampilkan hal-hal terkait Rejang Lebong, sebuah daerah yang dikunjungi tim penjelajahan, tetapi tidak ada rekaman foto dari wilayah ini. Tidak adanya foto dari Rejang Lebong, sementara ada lebih dari 100 foto dari wilayah lain, menimbulkan dugaan bahwa foto dari Rejong Lebong sejatinya ada tetapi kemudian rusak atau hilang sebelum bisa dibukukan. Buku sketsa ini menjadi sesuatu yang menutupi kehilangan ini.

Berikut gambar-gambar dari buku sketsa ini. Sebenarnya, buku ini juga berisi keterangan terinci tentang setiap gambar yang ditampilkan. Blog ini akan menampilkan keterangan singkat saja demi menghemat tempat.


Berbagai alat musik (rabab, panyai, pupui, sadem kerilu, salung panjang, kerilu)
(klik untuk memperbesar)
Peralatan sabung ayam (barumbung taji, penggabue taji, kaluku, taji)
(klik untuk memperbesar)
Mesjid di Beda Alam (XII Koto), dan pagar bambu
(klik untuk memperbesar)
Lumbung padi di Muara Labu dan Silago
(klik untuk memperbesar)
Rangkiang (lumbung padi) di Muara Labu dan Sungai Pagu
(klik untuk memperbesar)

Waktu: antara 1877 dan 1879
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer / Juru gambar: Arend Ludolf van Hasselt
Sumber / Hak cipta: Internet Archive
Catatan:

Kamis, 04 November 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (2): Warga Bali dalam pelbagai kegiatan

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


Bermain layangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabung ayam arena kecil
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Prosesi keagamaan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sapi gerumbungan di Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabung ayam arena besar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1912-1920
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 03 September 2021

Dari album foto "Herinneringen aan Java 1913-1919": Priangan, Madura, Sulawesi

PENGANTAR

National Gallery of Australia membeli banyak koleksi foto dari Leo Haks. Salah satunya adalah sebuah album foto berjudul Herinneringen aan Java 1913-1919 (Kenang-kenangan tentang Jawa 1913-1919) yang memuat 39 foto yang tampaknya keluaran studio foto Onnes Kurkdjian, Surabaya. Album ini banyak berisi foto dari kawasan Jawa Timur serta tentang hasil bumi, yang mengindikasikan bahwa pemiliknya kemungkinan adalah seorang Belanda yang aktif di bidang perkebunan/kehutanan di Jawa Timur dari tahun 1913 hingga 1919. Album ini juga berisi beberapa foto dari kawasan Priangan, Borobudur, Jogjakarta dan malah Sulawesi, yang kemungkinan menunjukkan wilayah lain di Nusantara yang pernah dikunjungi si pemilik album ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sebuah kampung warga Priangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pesawahan di wilayah Priangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Gunung Tangkuban Parahu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Nelayan Madura
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabung ayam di Madura
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah satu pesisir Sulawesi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1913 dan 1919
Tempat: Jawa Barat, Madura, Sulawesi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 21 November 2020

Dari album foto C.B. Nieuwenhuis tentang Bogor dan Minangkabau: Wajah warga Minang

PENGANTAR

Christiaan Benjamin Nieuwenhuis termasuk orang yang berjasa mengabadikan banyak wajah Nusantara zaman dulu dan mewariskannya ke dunia sepeninggalnya. Blog ini sudah memuat beberapa foto karya orang Belanda yang wafat di Padang ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Salah satu kumpulan dari foto-foto jepretan dia adalah sebuah album berjilid merah di atas ini, yang berisi 30 foto, 6 di antaranya tentang Bogor dan sisanya mengenai Minangkabau. Blog ini akan menampilkannya di sini.


Sekitar 1880: Pesawahan di Minangkabau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1895: Ibu dan anak-anak di Kinari, Solok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1895: Lelaki Minang menyirih
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1900: Seorang pria Minang di jendela rumah gadang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1900: Orang Belanda dan warga Minang di sebuah kincir air di antara Payakumbuh dan Sarilamak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1905: Warga Minang menyabung ayam
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1880, 1895, 1900, 1905
Tempat: Minangkabau (a.l. Payakumbuh, Solok)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C.B. Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto terakhir pernah dimuat di posting ini dari sumber lain.