Tampilkan postingan dengan label Makian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makian. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Agustus 2024

Peta kuno dari tahun 1640: Ternate, Tidore, dan sekitarnya

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1640
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Peta ini menampilkan pulau-pulau penghasil rempah-rempah di sebelah barat Halmahera (di sini disebut pulau Gilolo, Jailolo). Peta ini menampilkan utara di sebelah kanan, sehingga pulau-pulau ini berderet mendatar di bagian tengah: Makian (Machian), Moti (Motir yang tampaknya keliru disebut juga Timor), Mare (Potterackers), Tidore (Tidoro), dan Ternate. Pulau Bacan (Bachian) yang seharusnya berada di sebelah kiri Makian, ditampilkan tersendiri di bagian atas.
Juru kartografi: Willem and Joan Blaeu
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 14 Juli 2024

Peta kuno dari tahun 1638: Ternate, Tidore, dan sekitarnya

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1638
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Peta ini juga memuat pulau-pulau penghasil rempah-rempah yang berada di sebelah barat Halmahera (di sini disebut pulau Gilolo, Jailolo). Di peta ini utara menghadap ke kanan, sehingga pulau-pulau ini berderet mendatar di bagian tengah: Bacan (Bachian), Makian (Machian), Moti (Motir yang tampaknya keliru disebut juga Timor), Mare (Potterackers), Tidore (Tidoro), dan Ternate.
Juru kartografi: Johannes Janssonius
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: Dokumen ini merupakan variasi dari peta yang pernah dimuat di posting ini sebelumnya.


UPDATE 25 November 2024: Edisi lain dari peta yang sama dengan varasi di dalam pewarnaan.
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Kamis, 20 Juni 2024

Peta kuno dari tahun 1750: Ternate, Tidore, dan sekitarnya

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1750
Tempat terbit: Paris
Tokoh:
Deskripsi: Maluku, sebagai wilayah yang menjadi rebutan bangsa-bangsa Eropa sebelum sepenuhnya dikuasai VOC/Belanda, merupakan daerah yang sudah dipetakan dengan relatif cermat, seperti yang ditampilkan di peta keluaran Paris ini. Kita bisa melihat pesisir barat Halmahera (di peta disebut pulau Gilolo, mengacu ke Jailolo), dengan beberapa pulau di sebelah kirinya: Ternate, Tidor(e), Mare (Potterackers), Moti (Mothir), Makian (Machian), Bacan (Bachian), serta Kasiruta (Manen).
Juru kartografi:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 18 November 2016

Ilustrasi dari buku The Malay Archipelago karya Alfred Wallace (12): peta Aru, sebagian Maluku, Halmahera, dan sekitarnya

PENGANTAR

Bagi dunia ilmu pengetahuan nama Alfred Russel Wallace disejajarkan dengan Charles Robert Darwin, yang bukan hanya hidup senegeri dan sezaman, tapi juga menggeluti bidang ilmu yang sama. Namun tidak dapat disangkal bahwa Darwin jauh lebih dikenal dan diperdebatkan. Padahal karya utama Wallace, yaitu The Malay Archipelago berisi terobosan-terobosan ilmiah yang kemudian menelurkan istilah garis Wallace dan efek Wallace. Buku yang pertama kali terbit tahun 1869 ini (dan masih diterbitkan hingga sekarang!) merupakan hasil perjalanan dan penelitian Wallace tujuh tahun di wilayah Nusantara dari tahun 1856 hingga 1862.

Berikut beberapa peta dari buku ini.

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1856-1862
Tempat: Maluku
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: The Malay Archipelago
Catatan:

Jumat, 12 Juni 2015

Peta pulau Makian dan Bacan dari tahun 1724

(klik untuk memperbesar)

Waktu: 1724
Tempat: Maluku
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Oud en nieuw Oost-Indiën (1724) karya François Valentijn 

Kamis, 20 Juni 2013

Peta Kepulauan Maluku karya Jan Jansson dari tahun 1636

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1636
Tempat: Maluku
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Library of Australia
Catatan: Peta ini dibuat di Belanda oleh Jan Jansson di tahun 1636 dan memperlihatkan pulau-pulau Halmahera (Gilolo/Jailolo), Hiri (Harrij), Ternate, Maitara (Miterra), Tidore, Mare (Pottebackers Eylandt), Moti (Timor/Motir), Makian (Machian), dan Bacan (Bachian).
Gambar dengan ukuran lebih besar (1890x1485), kualitas warna lebih bagus, dan sudah diluruskan, bisa dilihat di laman Barry Lawrence Ruderman Antique Maps Inc.


UPDATE: Dua edisi lain dari peta ini, keluaran 1638, dalam ukuran yang lebih besar dimuat di posting ini.