Tampilkan postingan dengan label 1909. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1909. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang kusir dan tukang kebun

Kusir
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Tukang kebun
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1909
Tahun peristiwa:
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: J.H. de Bussy
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Senin, 27 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang babu dan koki

Babu
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Koki
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1909
Tahun peristiwa:
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: J.H. de Bussy
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Edisi lain dari gambar di atas pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Sabtu, 25 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Gambar dari buku "Indisch Prentenboek, I. Bedienden en Beroepen" tentang kuli dan jongos

Kuli
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Jongos
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1909
Tahun peristiwa:
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: J.H. de Bussy
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Edisi lain dari gambar kedua pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Kamis, 21 Desember 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam jepretan studio-studio foto Tionghoa (1)

Studio foto Tong Sing, ~1920: Seorang bocah (campuran?) dengan boneka anjing
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Studio foto Tan Tjie Lan, Jakarta, 1909: Seorang Belanda bernama C. A. Vosmaer bersama empat anak perempuannya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Studio foto Tee Han Sioe, Rembang: Soerang Belanda berkumis baplang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1909, 1920
Tempat: a.l. Jakarta, Rembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio foto Tong Sing, Tan Tjie Lan, Tee Han Sioe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 03 Februari 2022

Dari arsip Atlas Van Stolk: Wajah beberapa warga Nusantara

Antara 1898 dan 1906: Sebuah pengadilan di Semarang (?)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Warga Karo di sekitar Brastagi
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Arak-arakan di Medan
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Antara 1900 dan 1934: Benteng Rotterdam di Makassar
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1909: Dua misionaris Belanda bersama 3 warga Minahasa
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1906, 1909, 1934
Tempat: Brastagi, Makassar, Medan, Minahasa, Semarang
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Selasa, 01 Februari 2022

Dari arsip Atlas Van Stolk: Perempuan Belanda berpakaian Nusantara

Antara 1885 dan 1909: Sepasang Belanda dalam pakaian timur, ditemani Kassian Cephas (?) dan seorang bujang cilik
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Antara 1885 dan 1909: Empat perempuan berkebaya
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Seorang wanita Belanda berkebaya
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Antara 1900 dan 1909: Dua gadis Beland mencoba kostum Jawa ...
(klik untuk memperbesar | © AVS)
... dan berusaha berpose seperti penari Jawa
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: antara 1885 dan 1909
Tempat: Jawa (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Kamis, 01 Oktober 2020

Kartu pos kuno tentang Ternate

1905-1909: Benteng Oranje
(klik untuk memperbesar | © Boen Kie & Co. / AVS)

1935: Meriam di depan gerbang benteng Oranje
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Gerbang masuk ke istana Sultan Ternate
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: antara 1905 dan 1909; 1935; ?
Tempat: Ternate
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar/foto: Boen Kie & Co.; ?; Koninklijke Paketvaart - Maatschappij
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Sabtu, 27 Juni 2020

Buku bergambar untuk anak-anak zaman dulu

Selain buku Indisch ABC dan Gambar-gambar akan Peladjaran dan Kasoekaän Anak-anak dan Iboe-bapanja, masih ada publikasi lain yang memperkenalkan dunia Indonesia dalam bentuk kata dan gambar. Berikut ini potongan dari paling tidak tiga terbitan lain ini, yang sayangnya tidak lengkap.

1857: Kerbau
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1857: Menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1880: Gardu
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1880: Ronggeng
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1880: Sampul Indisch ABC
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1909: Babu, pengasuh anak
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1857, 1880, 1909
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:  Gambar terakhir pernah dimuat di posting ini dalam ukuran yang lebih kecil.

Senin, 15 Juli 2019

Jenis-jenis pembantu di rumah Belanda zaman dulu dalam gambar

Babu
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Koki
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Jongos
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Tukang menjahit
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)

Waktu: kemungkinan 1909
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Zwiggelaar Auctions
Catatan:  Gambar pertama akan dimuat ulang pada tanggal 27 Juni 2020 dalam ukuran yang lebih besar.

Selasa, 30 Desember 2014

Wajah beberapa dukun beranak di sekitar tahun 1909

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: sekitar 1909
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Elisabeth Quirine Hesselink: Genezers op de Koloniale Markt - Inheemse Dokters en Vroedvrouwen in Nederlands Oost-Indie 1850-1915, Vossiuspers UvA Amsterdam University Press, 2009; hal. 241 dan 243
Catatan:

Rabu, 13 Agustus 2014

Keraton Solo di tahun 1909

Penari keraton (klik untuk memperbesar - (c) gahetna)
Kereta Sunan Pakubuwono X (klik untuk memperbesar - (c) gahetna)
Prajurit keraton (klik untuk memperbesar - (c) gahetna)
Tandu untuk para putri (klik untuk memperbesar - (c) gahetna)
Waktu: 1909
Tempat: Solo
Tokoh:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:
Gapura-gapura di foto keempat bertuliskan:

... [J]ang Dipertoewan Toewan
... [Gover]neur Generaal
... [Ne]derland

Slametnja Sri Baginda Maharadja Wilhelmina di Nederland

Slametnja Sri Padoeka Toewan Soesoehoenan di
Soerakarta

Jumat, 02 Mei 2014

Meriam si Jagur di tahun 1909

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1909
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Meriam kuno yang kemudian dijuluki "si Jagur" tampak tergelatak tak terurus di sebuah taman. Kemungkinan besar pemujaan si Jagur dan takhayul atas benda ini baru muncul kemudian.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief