Tampilkan postingan dengan label Sasak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sasak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2020

Lombok pada saat ekspedisi militer Belanda 1894: Sekelompok penari Sasak

PENGANTAR

Di penghujung abad ke-19 Lombok dilanda pergolakan antara warga Sasak dan bangsawan Karangasem yang menguasai bagian barat pulau ini. Keterlibatan Belanda dalam pertikaian ini menghasilkan satu pemenang: Belanda, dan dua pengalah: Lombok dan Karangasem. Ekspedisi militer Belanda di tahun 1894 menjatuhkan kekuasaan Karangasem di Lombok, dan mengukuhkan kekuasaan Belanda atas pulau ini. Foto-foto berikut berasal dari saat ekspedisi ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1894
Tempat: Lombok
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Neeb
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia / Charls, Van Es & Co
Catatan:

Jumat, 27 Maret 2020

Lombok pada saat ekspedisi militer Belanda 1894: Beberapa wajah warga Sasak

PENGANTAR

Di penghujung abad ke-19 Lombok dilanda pergolakan antara warga Sasak dan bangsawan Karangasem yang menguasai bagian barat pulau ini. Keterlibatan Belanda dalam pertikaian ini menghasilkan satu pemenang: Belanda, dan dua pengalah: Lombok dan Karangasem. Ekspedisi militer Belanda di tahun 1894 menjatuhkan kekuasaan Karangasem di Lombok, dan mengukuhkan kekuasaan Belanda atas pulau ini. Foto-foto berikut berasal dari saat ekspedisi ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1894
Tempat: Lombok
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Neeb
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia / Charls, Van Es & Co
Catatan:

Rabu, 25 Maret 2020

Lombok pada saat ekspedisi militer Belanda 1894: Pasukan Belanda dan nelayan Sasak di pantai Ampenan

PENGANTAR

Di penghujung abad ke-19 Lombok dilanda pergolakan antara warga Sasak dan bangsawan Karangasem yang menguasai bagian barat pulau ini. Keterlibatan Belanda dalam pertikaian ini menghasilkan satu pemenang: Belanda, dan dua pengalah: Lombok dan Karangasem. Ekspedisi militer Belanda di tahun 1894 menjatuhkan kekuasaan Karangasem di Lombok, dan mengukuhkan kekuasaan Belanda atas pulau ini. Foto-foto berikut berasal dari saat ekspedisi ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1894
Tempat: Lombok
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Neeb
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia / Charls, Van Es & Co
Catatan:

Senin, 23 Maret 2020

Lombok pada saat ekspedisi militer Belanda 1894: Wajah perkampungan Bali di Lombok

PENGANTAR

Di penghujung abad ke-19 Lombok dilanda pergolakan antara warga Sasak dan bangsawan Karangasem yang menguasai bagian barat pulau ini. Keterlibatan Belanda dalam pertikaian ini menghasilkan satu pemenang: Belanda, dan dua pengalah: Lombok dan Karangasem. Ekspedisi militer Belanda di tahun 1894 menjatuhkan kekuasaan Karangasem di Lombok, dan mengukuhkan kekuasaan Belanda atas pulau ini. Foto-foto berikut berasal dari saat ekspedisi ini.

Gerbang ke sebuah kampung Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Sasak di depan gerbang ke sebuah kampung Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura kecil antara Ampenan dan Mataram
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang tentara Belanda bersama warga Sasak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah kampung Bali di Ampenan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1894
Tempat: Lombok
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Neeb
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia / Charls, Van Es & Co
Catatan:

Kamis, 09 Januari 2020

Wajah masyarakat Sasak, Lombok di tahun 1894

Sekelompok penari Sasak
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Gadis penari bersama grup gamelan Sasak
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pria warga Piju, Lombok Timur
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Warga Selong, Lombok Timur; kemungkinan pekerja pantai/pelabuhan bersama mandornya
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Perkampungan Sasak
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Waktu: 1894
Tempat: Lombok
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Minggu, 05 Januari 2020

Para pemuka masyarakat Sasak di Lombok, 1894/1895

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pemuka masyarakat Rarang, Lombok Tengah
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pemuka masyarakat Pringgabaya, Lombok Timur
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Raja Agung Gedeh Ngurah Karangasem (tengah), didampingi cucunya Anak Agung Ktut Oka (kiri) dan Anak Agung Made Djilantik (kanan) dalam pengasingan di Jakarta
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1894 (3 foto pertama), 1895 (foto terakhir)
Tempat: Lombok (3 foto pertama), Jakarta (foto terakhir)
Tokoh: Raja Agung Gedeh Ngurah Karangasem (bangsawan Karangasem penguasa terakhir Lombok)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:


UPDATE 18 Februari 2020: Foto lain dari Raja Agung Gedeh Ngurah Karangasem akan dimuat di posting tanggal 11 Maret 2020, dan disusul dengan foto-foto dari ekspedisi militer Belanda di Lombok yang menjatuhkan kekuasaan bangsawan Karangasem di Lombok bagian barat.

Rabu, 06 November 2019

Enam foto bersama warga Nusantara zaman dulu

1914: Warga suku Pebato (Sulawesi Tengah)
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Tarian Cakaiba warga Ambon
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Pemain gamelan Bali
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Sultan Boni dan kerabatnya
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Warga Sasak, Lombok
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Warga Hindustan yang didatangkan Belanda ke Sumatera untuk menjadi pengawas perkebunan tembakau
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)

Waktu: akhir abad ke-19, awal abad ke-20
Tempat: Ambon, Bali, Bone, Lombok, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Zwiggelaar Auctions
Catatan: