Tampilkan postingan dengan label R.A.A. Suria Kartalegawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label R.A.A. Suria Kartalegawa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2018

Bupati Ciamis, Garut, Sumedang, dan Tasikmalaya bersama para pembesar Belanda, 1920

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Tasikmalaya (?)
Tokoh:  R.A.A. Suria Kartalegawa (bupati Garut 1915-1929), D.A.A. Kusumahdilaga (bupati Sumedang 1919-1937), R.T.A. Sastrawinata (bupati Ciamis 1914-1935), R.T. Wiratatuningrat (bupati Tasikmalaya 1908-1937)
Peristiwa: Pertemuan para bupati lokal dan pejabat Belanda di wilayah Priangan, di sekitar tahun 1920, kemungkinan di Tasikmalaya.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Menarik untuk dicatat tidak adanya bupati Cianjur; di lain pihak ada perwakilan Tionghoa ikut serta di pertemuan.

Nama-nama yang hadir, berdiri d.ki.k.ka.:
  • de Bruijn
  • M. de Wolff
  • R.A.A. Suria Kartalegawa (bupati Garut)
  • W.H. v.d. Veen
  • J.M. Schaffers
  • P.J. Ooms
  • W.A. Temminck
  • W. de Rijck v.d. Gracht
  • W.P. Hillen (asisten residen Bandung)
  • Th. Heijting
  • G.J.B. Blekkink
  • A.H. Maas Geesteranus
  • C.J. Nauta
  • E. Halewijn
  • D.A.A. Kusumahdilaga (bupati Sumedang)
  • A.J.N. Nijman
  • K.G. Tan (perwakilan warga Tionghoa?)
  • R.T.A. Sastrawinata (bupati Ciamis)
Duduk d.ki.k.ka.:
  • H.A. Voet (asisten residen Tasikmalaya)
  • R.M. Jansen
  • J.L. Kal (asisten residen Garut)
  • M.C. Perk
  • K.A.R. Bosscha
  • L. de Stuers (residen Priangan)
  • R.T. Wiratanuningrat (bupati Tasikmalaya)
  • C.A. de Munnick (asisten residen Sumedang)
  • A.E. Reijnst
  • H.C. van den Bos (asisten residen Sukabumi)
  • H.J. van der Schroeff

Rabu, 06 Agustus 2014

Republik Indonesia Serikat (7) - Negara Pasundan

Pengantar: Sejarah Indonesia tentang masa tahun 1949-1950 akan menyebut kata RIS alias Republik Indonesia Serikat. Tetapi kita tidak banyak menemukan bahasan tentang hal itu. Boleh jadi karena negeri-negeri federasi ini dianggap negara boneka buatan Belanda, dan tokoh-tokohnya dipandang sebagai kaki tangan Belanda di dalam usaha mereka mempertahankan kendali mereka atas Indonesia.

Seri posting kali ini akan menampilkan beberapa foto yang berkenaan dengan RIS ini. Mudah-mudahan ini bisa berkontribusi di dalam menggali bagian sejarah Indonesia yang tampak terlantarkan ini.


Negara Pasundan

Presiden Negara Pasundan, R.A.A. M.M. Suria Kartalegawa (kiri) beserta "Menteri Penerangan" Kustomo, dalam proklamasi pendirian Negara Pasundan di Bandung, 4 Mei 1947, yang dimotori Partai Rakyat Pasundan.
[klik untuk memperbesar (c) gahetna]
Wali Negara Pasundan, R.A.A. Wiranatakusumah, berkunjung ke Purwakarta, dan disambut oleh murid sekolah menengah Purwakarta, 13 Agustus 1948 (?).
(c) gahetna

Waktu: 1947
Tempat: Bandung, Purwakarta
Tokoh: R.A.A. Wiranatakusumah (Wali Negara Pasundan), R.A.A. M.M. Suria Kartalegawa (Presiden Negara Pasundan)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal
Catatan: