Kamis, 18 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno berbahasa Jerman tentang Jakarta di abad ke-18

Lukisan berbahasa Jerman ini menampilkan Jakarta dilihat dari perairan Sunda Kelapa dengan latar belakang Gunung Gede dan Gunung Salak. Bagian tengah dengan nama Stadt merupakan wilayah kota, sementara bagian kanan dengan nama Schlos adalah Kastil Batavia. Keterangan lainnya dengan mengikuti nomor: 1) gerbang ke kastil; 2) pinggiran kota; kemudian sudut-sudut kastil dengan nama batu-batu mulia yaitu 3) Schantz, 4) Diamant, dan 5) Rubin; 6) pelabuhan; 7) jembatan; 8) gereja
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: ~1750
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Jerman
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Rabu, 17 Juni 2026

Persiapan Belanda di Australia untuk merebut kembali Indonesia: Defile pasukan KNIL gabungan kulit putih dan coklat (5)

Di penghujung 1944 dan awal 1945, ketika Jerman makin terdesak di Eropa, dan Jepang makin terpukul di kawasan Asia-Pasifik, Belanda makin menggiatkan usaha-usaha untuk merebut kembali Hindia-Belanda. Usaha-usaha ini terpusat di Australia, yang secara geografis dekat dengan Indonesia, dan secara politis dan militer berada bersama Belanda di pihak yang melawan negara-negara Poros. Seri berikut akan mencoba menampilkan dokumentasi foto tentang aktivitas Belanda di wilayah Australia ini.


Barisan KNIL dengan bayonet panjang terhunus
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober 1945
Tempat: Melbourne (Australia)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat bagian lain dari defile ini yang dimulai di posting ini.

Selasa, 16 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang rumah kediaman Panglima KNIL di Jakarta

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1860
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Charles Theodore Deeleman
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Gambar di atas merupakan versi berwarna dari lukisan yang sebelumnya dimuat di posting ini.

Senin, 15 Juni 2026

Kendaraan artileri KNIL di wilayah Kedu

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan di tahun 1930-an
Tempat: wilayah Kedu
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 14 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang persimpangan Harmoni

Kesibukan, sejatinya ketenangan, di tempat yang sekarang menjadi persimpangan Harmoni
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: sekitar 1845
Tahun peristiwa: abd ke-19
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Versi tak berwarna dari lukisan di atas pernah dimuat di posting ini.

Sabtu, 13 Juni 2026

Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (4)

Pempatan (Karangasem): Pos dan barak militer Belanda di Pempatan dengan deretan kaleng amunisi (?), serta yang tidak jelas tampak: gudang bahan bakar serta stasiun komunikasi radio
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Di sebuiah desa di bagian barat Bali, warga mengadakan tontonan pembakaran mata uang Jepang sebagai perlambang munculnya kembali Belanda untuk menggantikan Jepang. Tidak jelas apakah lelaki yang diikat dan dibawa ke atas peti hanya sandiwara belaka atau pendukung Republik yang "dihukum".
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Antosari (Tabanan): Sebuah halte bus yang dihancurkan oleh para pejuang kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga sebuah desa yang dikumpulkan dalam usaha Belanda untuk menggalang dukungan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dengan bantuan pemuka agama setempat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 12 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang penjara untuk kaum perempuan di Jakarta

Secara harfiah spinhuys berarti "(rumah) tempat menenun". Istilah ini digunakan untuk tempat di mana kaum perempuan dihukum atau diberi "tindakan koreksi" dan di sana aktivitas utamanya untuk emgisi waktu adalah menenun. Tidak jelas apakah di abad ke-17 di Jakarta memang sudah diperlukan adanya penjara khusus ini, atau di pelukis menggunakan kata spinhuys ini dalam pengertian murni "tempat menenun".
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1682
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit:
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Joan Nieuhof
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Versi lain dari lukisan di atas pernah dimuat di posting ini.