![]() |
| Pempatan (Karangasem): Pos dan barak militer Belanda di Pempatan dengan deretan kaleng amunisi (?), serta yang tidak jelas tampak: gudang bahan bakar serta stasiun komunikasi radio (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Di sebuiah desa di bagian barat Bali, warga mengadakan tontonan pembakaran mata uang Jepang sebagai perlambang munculnya kembali Belanda untuk menggantikan Jepang. Tidak jelas apakah lelaki yang diikat dan dibawa ke atas peti hanya sandiwara belaka atau pendukung Republik yang "dihukum". (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Antosari (Tabanan): Sebuah halte bus yang dihancurkan oleh para pejuang kemerdekaan (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Warga sebuah desa yang dikumpulkan dalam usaha Belanda untuk menggalang dukungan … (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| … dengan bantuan pemuka agama setempat (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
Waktu: 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:
























