Rabu, 16 September 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Ambon dan penduduknya

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1646
Tahun peristiwa: akhir abad ke-16
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas dibuat berdasarkan catatan perjalanan VOC dari Belanda menuju Maluku di tahun 1598. Lukisan ini menunjukkan pulau Ambon yang oleh VOC disebut "Anabona". Tampaknya utara digambarkan di bawah, sehingga selatan menghadap ke atas. Perairan dengan armada VOC  dan dua kora-kora (E) adalah Teluk Ambon. Tiga pulau di pojok kanan atas adalah Nusa Laut, Saparua, dan Haruku. Bagian bawah dari lukisan memperlihatkan seorang warga Ambon menghunuskan parang tradisional (A), seorang pria bertombak (B), seorang wanita membawa barang dagangan (C), dan panglima laut warga Ambon (D) yang dipayungi dan diiringi dua prajurit bersenjata.
Juru foto/gambar: Isaac Commelin
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Selasa, 15 September 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (38)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah tank Belanda melintasi sebuah kali yang tampaknya jembatannya dirusak para pejuang. Ada kemungkinan tank ini, selain memakai tenaga sendiri, juga ditarik dari depan dengan sebuah kendaraan/alat lain yang tidak tampak di foto.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kompleks militer di Surabaya (?) dengan perumahan, lapangan, serta barikade
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kendaraan amfibi milik marinir Belanda, kemungkinan dalam pendaratan di pesisir selatan Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang pejuang yang gugur merelakan nyawanya demi kemerdekaan negeri dan bangsa ini
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Rangkaian kereta yang terguling dan keluar jalur; tidak disebutkan apakah ini kecelakaan atau hasil sabotase para pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: kemungkinan Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 14 September 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kenduri di Maluku (Ternate?)

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1646
Tahun peristiwa: akhir abad ke-16
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas dibuat berdasarkan catatan perjalanan VOC dari Belanda menuju Maluku di tahun 1598. Lukisan ini menunjukkan rombongan VOC (di kanan tengah) diundang ke sebuah acara pertarungan antara dua lelaki bersenjata tameng dan pedang, dengan dikelilingi khalayak yang duduk sambil menyantap makanan. Makanan dibawa dari pojok kiri atas, dan kemudian diedarkan dengan dialasi daun (pisang?) ke para penonton. Tiga orang mengiringi pertandingan dengan musik yang muncul dari sebuah genderang dan dua pasang simbal. Pakaian yang dikenakan para pria, yaitu ikat kepala, baju kurung, dan semacam sarung bawahan mengindikasikan ini adalah peristiwa di Ternate.
Juru foto/gambar: Isaac Commelin
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Minggu, 13 September 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (37)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah tank Belanda mencoba mendaki tanjakan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pasukan Belanda mengerumuni seorang pejuang yang tampaknya telah gugur
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pasukan Belanda (zeni?) mempelajari sebuah dokumen (peta militer? rancangan pekerjaan?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan artileri Belanda membongkar pasang sebuah meriam jarak menengah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan tank Belanda dengan gelondongan peluru meriam berkaliber besar [lihat juga posting ini]
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Jawa Timur (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 12 September 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pertemuan VOC dengan penguasa Ambon

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1646
Tahun peristiwa: akhir abad ke-16
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas dibuat berdasarkan catatan perjalanan VOC dari Belanda menuju Maluku di tahun 1598. Lukisan ini menunjukkan pertemuan VOC dengan penguasa di Ambon, di bawah naungan kain yang diikat ke empat pohon. Warga Ambon tampak mengerumuni dengan posisi yang lazim bagi masyarakat Nusantara: jongkok; sementara orang Eropa (H) harus mengambil sebuah gelondongan kayu untuk duduk, karena tidak biasa jongkok. Pertemuan tampaknya berjalan damai karena tombak dan tameng tampak digambarkan disandarkan agak jauh dari area pertempuran. Legenda lain: A) penguasa Ambon (duduk di tengah, memakai baju gamis dan ikat kepala; B) saudara dari Sultan Ternata (duduk di kursi); C) Wakil laksamana VOC, dengan penerjemah berdiri di belakangnya; D) tetua warga Ambon; E) Laksamana dari armada VOC; F) kediaman petinggi Ambon; G) warga biasa.
Juru foto/gambar: Isaac Commelin
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Jumat, 11 September 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (36)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Kemungkinan besar pengungsian warga Tionghoa dengan menggunakan truk militer Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tidak ada catatan di foto ini; boleh jadi ini menunjukkan salah satu keberhasilan kesatuan zeni dalam membuat saluran distribusi air
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Juga tidak ada catatan di foto ini; sepertinya ini memperlihatkan tenda militer Belanda di lapangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang pejuang tertangkap pasukan Belanda di tepian sawah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob (kiri) bersama dua temannya; yang perempuang mengenakan seragam kesatuan kesehatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: kemungkinan Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 10 September 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang armada VOC di perairan Ternate

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1646
Tahun peristiwa: akhir abad ke-16
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas dibuat berdasarkan catatan perjalanan VOC dari Belanda menuju Maluku di tahun 1598. Kita kembali melihat mesjid di Kesultanan Ternate (F) dan sebuah area yang ditulisi Gamme lamme yang mengindikasikan nama (Gunung) Gamalama. Lukisan ini pada utamanya memperlihatkan dua kapal besar VOC (A), yang disambut oleh perahu kora-kora warga Ternate (B). Armada pertahanan Ternate dimotori oleh sebuah kora-kora (C) yang berada di perairan yang dilindungi oleh lingkaran karang. Menarik untuk dicatat adanya sebuah tiang (D) yang digantungi dengan kepala seorang musuh, yang tampaknya menjadi alat untuk menakut-nakuti pihak yang mau meyerbu ke pantai. Rentetan tempat dan bangunan di pulau: E) pasar; G) istana Sultan Ternate; H) ruang pengadilan kesultanan; I) rumah di mana orang Belanda boleh menetap; K) bangunan yang diizinkan untuk digunakan sebagai gudang (rempah-rempah?) bagi orang Belanda; L) kemungkinan rumah ibadah peninggalan orang Portugis; M) bangunan sisa kediaman orang Portugis; N) kediaman penerjemah kesultanan; O) menara yang dipersenjatai dengan meriam besi.
Juru foto/gambar: Isaac Commelin
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.