Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bekasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2020

Jakarta tempo doeloe: Jatinegara dan rute ke Bekasi

Jembatan di atas Ciliwung di kawasan Bukit Duri
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Kantor Asisten Residen Jatinegara
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Kediaman Asisten Residen Jatinegara
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Salah satu rute ke Bekasi yang masih harus dilalui dengan menyeberang sungai
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sawah ladang di sekitar Bekasi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sebuah danau di Bekasi (Situ Gede?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1889
Tempat: Jakarta, Bekasi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 22 November 2019

Contoh propaganda Belanda dengan disinformasi: Pendaratan darurat pesawat Dakota Inggris di Bekasi, 1945

Laman ini pada tanggal 11 hingga 15 Agustus 2013 pernah memaparkan peristiwa pendaratan darurat pesawat Dakota milik Inggris di Bekasi yang mengangkut 5 awak Royal Air Force serta 20 serdadu dari resimen India pada tanggal 25 November 1945. Kelompok pemuda Banteng Hitam menyerbu dan menewaskan 25 personel militer Inggris ini, yang kemudian dikuburkan masal di bantaran sungai. Inggris berang dan membalas dengan membakar perumahan penduduk dan memaksa warga Bekasi untuk mengungsi. Peristiwa ini lumayan terdokumentasikan dengan jelas lengkap dengan foto-foto.

Menariknya, ketika kemudian perang kemerdekaan melawan Belanda bergolak, pihak Belanda menggunakan foto dari peristiwa ini, tetapi dengan narasi yang berbeda. Sudah dapat dipastikan bahwa pihak Belanda memperoleh foto ini dari Inggris; tetapi tampaknya keterangan atas foto ini diubah demi kepentingan propaganda.

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD / Imperial War Musem)
Foto di atas sejatinya memperlihatkan bagaimana militer Inggris memerintahkan warga lokal untuk menggali pinggiran sungai yang menjadi tempat penguburan tentara Inggris dan India. Bandingkan posting sebelum ini. Tetapi, teks Belanda yang mengiringi foto ini berbunyi "Massagraf van Europeanen en Chinezen vermoord door Indonesische extremisten. Java" (Kuburan masal dari warga Eropa dan Tionghoa yang dibunuh oleh para ekstremis Indonesia. Jawa), yang membuat foto ini menjadi "bukti" bahwa para pejuang membantai warga Eropa dan Tionghoa dan menguburkannya secara masal.

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD / Imperial War Musem)
Foto di atas sejatinya memperlihatkan bagaimana militer Inggris menanyai seorang emak-emak Bekasi, yang pastinya Sunda, yang kemungkinan besar adalah saksi atas peristiwa penyerbuan. Teks pihak Belanda, dalam bahasa Inggris!, yang menyertai foto ini tetapi berbunyi "Raid to Bekassi. Ambonese woman indicates grave of victims and describes murders." (Serbuan ke Bekasi. Wanita Ambon menunjukkan kuburan para korban dan menggambarkan para pembunuhnya.) yang seolah menyiratkan bahwa tidak semua orang Indonesia pro-kemerdekaan, "buktinya" adalah warga Ambon yang mau berkolaborasi dengan militer asing.

Waktu: 1945
Tempat: Bekasi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie / Imperial War Musem)
Catatan:

Jumat, 09 November 2018

Pasukan KNIL dan Belanda menggempur Divisi Siliwangi di Bekasi dan Subang, 1949

Seorang prajurit KNIL dari Brigade Gajah Merah membidik ke posisi pasukan TNI di wilayah Bekasi
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Dua prajurit KNIL dari Brigade Gajah Merah di pesawahan Bekasi
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Seorang tentara Belanda melepaskan Sten gun-nya dan beralih ke pelontar mortir dalam pertempuran di Subang
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: Maret 1949
Tempat: Bekasi (dua foto atas), Subang (foto bawah)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Th. van de Burgt
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Kamis, 15 Agustus 2013

Pasukan Inggris di Bekasi (5): Pembakaran rumah penduduk

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Bekasi
Tokoh:
Peristiwa: Sebagai pembalasan atas tewasnya 25 prajurit Inggris, panglima tentara Inggris Letnan Jenderal Philip Christison memerintahkan pembakaran desa di Bekasi, yang dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 1945 dan memaksa warga Bekasi untuk mengungsi.
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: Perintah Christison ini bisa dipertanyakan apakah termasuk kejahatan atau tidak, karena tampaknya bermotivasi balas dendam dengan mengorbankan warga sipil.

Rabu, 14 Agustus 2013

Pasukan Inggris di Bekasi (4): Penangkapan anggota Banteng Hitam

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Bekasi
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Inggris menangkap 4 pemuda yang mereka sebut sebagai anggota Banteng Hitam. ... bersambung ...
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: Menarik bahwa keempat pemuda ini sama sekali tidak dilucuti; mereka tampak masih memegang samurai dan senapan Jepang.


Selasa, 13 Agustus 2013

Pasukan Inggris di Bekasi (3): Penemuan kuburan massal

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Bekasi
Tokoh:
Peristiwa: Setelah menginterogasi warga sekitar, pada tanggal 1 Desember 1945 pasukan Inggris menemukan kuburan massal tempat 25 prajurit mereka dikubur. ... bersambung ...
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: Para penggali yang bertelanjang dada tampaknya warga sekitar juga yang dikerahkan untuk menyekop tanah.


UPDATE 16 September 2019
Tambahan foto dari peristiwa yang sama:

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / Verzetsmuseum Zuid-Holland)

Senin, 12 Agustus 2013

Pasukan Inggris di Bekasi (2): Pengerahan tentara dan senjata berat

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Bekasi
Tokoh:
Peristiwa: Inggris berang setelah 25 prajuritnya tewas disergap. Tanggal 29 November 1945 mereka mengerahkan pasukannya dengan disertai persenjataan berat memasuki Bekasi. Kelompok Banteng Hitam dikabarkan berhasil dihancurkan.
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: Di foto ke-2 plang nama Bekasi masih memiliki 2 "s" dengan huruf Katakana di atasnya.


UPDATE 16 September 2019
Tambahan foto dari peristiwa yang sama:

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Minggu, 11 Agustus 2013

Pasukan Inggris di Bekasi (1): Pendaratan darurat pesawat Dakota

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Kemayoran, Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Prajurit India dari kesatuan Mahratta siap diterbangkan dengan pesawat Dakota dari Jakarta ke Bandung. Salah satu dari penerbangan seperti ini mendarat darurat di Bekasi pada tanggal 25 November 1945, dan disergap oleh pejuang kemerdekaan dari kelompok Banteng Hitam. Serangan ini menewaskan 5 awak pesawat Inggris, serta 20 serdadu India yang diangkut. ... bersambung ...
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: