Tampilkan postingan dengan label jongkok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jongkok. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2024

Kalender Bali 1948 dengan lukisan karya Willem Gerard Hofker

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: 1948
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar: Willem Gerard Hofker
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:


UPDATE 18 Januari 2025: Dua lukisan yang menjadi landasan dari kalender di atas, salah satunya dalam 2 versi.
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Sabtu, 30 Desember 2023

Wajah-wajah warga Balikpapan ketika Belanda kembali setelah Jepang hengkang, 1945 (4)

Antrian pembagian makanan di rumah sakit yang didirikan NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pembongkaran barang dari truk NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tiga bocah Balikpapan tertawa ceria
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Balikpapan jongkok, kemungkinan menunggu antrian pelayanan kesehatan yag disediakan NICA
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar Juli 1945
Tempat: Balikpapan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 06 Agustus 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (28)

Istana Bogor dengan latar depan kolam teratai
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Juni 1905: Istana Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kerusakan terhadap pemukiman akibat bencana alam
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan kina di Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan teh di Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1905
Tempat: Jawa (a.l. Bogor)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 10 Juni 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 80-86

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


80. Warung nasi kapau di Payakumbuh, di mana pembeli tidak duduk tapi jongkok di atas dipan.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
81. Kera yang sudah terlatih untuk memetik kelapa
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
82. Pemandangan di Payakumbuh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
83. Perkebunan tembakau di Payakumbuh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
84. Pengolahan tembakau tradisional di Payakumbuh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
85. Pengeringan tembakau di Payakumbuh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
86. Lembah Harau
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat: Sumatera Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 81 pernah dimuat sebelumnya di posting ini dan ini; no. 83 di posting ini; dan no. 84 di posting ini.

Senin, 26 April 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IX

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album IX ini berasal dari tahun 1881/1886, jadi termasuk album yang tertua. Tidak mengherankan apabila jumlah, ukuran, kualitas, serta motif foto dari album keluaran studio G.R. Lambert & Co. ini belum semeriah album-album berikutnya. Dari sudut pandang sejarah tentu album ini menarik karena menampilkan fase awal pengembangan bisnis perkebunan tembakau di Sumatera Utara.


1881: Kampung Besar, sekarang sebuah kelurahan di Medan Labuhan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Warga Deli di sebuah sungai (buang hajat beramai-ramai?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Tiga lelaki di sebuah perkampungan warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Gudang pengeringan daun tembakau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Area proyek pembangunan stasiun kereta Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Gedung stasiun kereta Deli, belum rampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Empat pria Belanda di area proyek pembangunan stasiun kereta Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Tampak muka gedung stasiun kereta Deli, belum rampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1881 & 1886
Tempat: Deli
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: G.R. Lambert & Co.
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 17 Maret 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Area perkebunan Deli Tua dan Bekalla

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album VI ini berisi foto-foto yang diurut berdasarkan area perkebunan; blog ini akan sejauh mungkin memilah-milah foto-foto ini berdasarkan urutan ini.

Peta perkebunan tembakau di wilayah Deli, Langkat, dan Serdang
(klik untuk memperbesar)

Album VI ini juga berisi peta yang memperlihatan area-area perkebunan di Langkat, Deli, serta Serdang. Blog ini menambahkan informasi tentang nama-nama area atau perkebunan yang fotonya ada di album ini, begitu  juga nama beberapa tempat di wilayah sekitarnya yang pernah dibahas di koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di Sumatera ini.


Perkebunan Deli Tua: Jembatan di Patumbak di atas Sungai Percut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Deli Tua: Jalan menuju bagian atas perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Deli Tua: Pemandangan ke arah pesawahan warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Perkampungan pekerja asal Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Sungai dengan air jeram di dekat rumah administrateur perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Telaga di dekat rumah administrateur perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Bagian bukit perkebunan dengan rumah asisten administrateur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1905 (tidak tertutup kemungkinan bahwa ada foto-foto yang dibuat sebelumnya)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 19 November 2020

Dari album foto C.B. Nieuwenhuis tentang Bogor dan Minangkabau: Sekitar Bukittinggi

PENGANTAR

Christiaan Benjamin Nieuwenhuis termasuk orang yang berjasa mengabadikan banyak wajah Nusantara zaman dulu dan mewariskannya ke dunia sepeninggalnya. Blog ini sudah memuat beberapa foto karya orang Belanda yang wafat di Padang ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Salah satu kumpulan dari foto-foto jepretan dia adalah sebuah album berjilid merah di atas ini, yang berisi 30 foto, 6 di antaranya tentang Bogor dan sisanya mengenai Minangkabau. Blog ini akan menampilkannya di sini.


Sekitar 1880: Sekelompok orang jongkok berkerumun di bawah pohon beringin besar di Koto Gadang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1900: Jembatan bambu di atas Batang Masang di Palembayan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1900: Gua yang kelak dijuluki Lobang Jepang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1900: Pojok sebuah nagari di Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekitar 1910: Sociëteit Belvédère di Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1880, 1900, 1910
Tempat: Bukittinggi, Koto Gadang (Agam), Palembayan (Agam)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C.B. Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 14 April 2020

Pembantu rumah tangga di zaman Belanda (2)

Antara 1878-1884: Pengasuh bayi
(klik untuk memperbesar | © NGA / Carl Julius Herman Salzwedel)
Dua pelayan bersama sekelompok warga Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA / Charles Kleingrothe)
Bujang kuda
(klik untuk memperbesar | © NGA / Yim Fong)
Dua tuan Belanda bersama pembantu Indonesia beserta keluarga
(klik untuk memperbesar | © NGA / Yim Fong)
Nyonya Belanda, bayinya, dan 2 pembantu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: akhir abad ke-19 (dua foto pertama?), awal abad ke-20 (tiga foto terakhir?)
Tempat: Jawa (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto ketiga dan keempat bisa dipastikan berasal dari lokasi yang sama.