Kamis, 09 Juli 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (4)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Suasana barak tentara Belanda di Tanjung Perak, yang beratap terpal, berisi tempat tidur kerangka tapi berkelambu, gantungan baju seragam, botol minuman, dan deretan foto para wanita yang tampaknya ditinggal di negeri Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang warga Tionghoa yang dipekerjakan sebagai juru masak untuk tentara Belanda di Tanjung Perak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Penggunaan alat berat oleh kesatuan zeni di Tanjung Perak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Catatan foto menyebutkan bahwa gambar di atas dibuat ketika Bob, kemungkinan bersama kesatuannya, dikirim ke Kalimantan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan menggunakan bangunan ini sebagai markas, sayang tanpa keterangan di kota mana
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Kalimantan, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar