Sabtu, 03 Mei 2025

Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (2)

Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang ke-65. Sementara itu, kemungkinan tanpa banyak disadari oleh para penghuni kamp, Indonesia sudah menyatakan merdeka, dan suasana yang akan berujung pada pertikaian sengit hingga empat tahun berikutnya sudah mulai pecah.


Upacara memperingati hari ulang tahun Ratu Wilhelmina, yang jatuh pada tanggal 31 Agustus, di kamp Kampili setelah Jepang menyerahkan kontrol atas kawasan ini
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Perlombaan antar anak-anak dalam rangka ulang tahun Ratu Wilhelmina
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang biarawati mengasuh anak-anak yang paling tidak sudah 3 tahun tidak melihat para bapaknya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak kecil diajak berjalan bersama menjelajahi kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 31 Agustus 1945
Tempat: Kampili (Gowa, Sulawesi Selatan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Sebelumnya posting ini berjudul "Anak-anak Belanda di kamp tawanan Kampili, Gowa, 31 Agustus 1945 (2)"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar