Senin, 31 Agustus 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pria Pulau Rote

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1845-1847
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Jerman
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas berasal dari buku Die Völker des Erdballs nach ihrer Abstammung und Verwandtschaft, und ihren Eigenthümlichkeiten in Regierungsform, Religion, Sitte und Tracht (Bangsa- bangsa di dunia menurut asal usul dan kekerabatan, serta kekhasan dalam pemerintahan, agama, adat istiadat, dan busana) karya Heinrich Berghaus. Pria asal Pulau Rote di atas digambarkan mengenakan kain penutup pundak serta tutup kepala yang mengindikasikan posisinya yang tinggi di hirarki masyarakat. Menarik untuk dicatat juga bentuk tombaknya yang memiliki dua cabang (bident) dengan mata tombak yang satu terletak lebih rendah dari mata utama.
Juru foto/gambar: Heinrich Karl Wilhelm Berghaus
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Minggu, 30 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (30)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Foto bersama 4 anggota kesatuan zeni di Jember
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua tentara Belanda di tegalan menembakkan mortir ke arah posisi pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua (atau tiga?) pejuang tanpa alas kaki yang tertangkap Belanda digiring dan harus memikul persenjataannya (yang kemungkinan sudah dikosongkan dari peluru)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan zeni Belanda membangun jembatan dari gelondongan kayu …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… mereka menyebut aktivitas dan situasi ini sebagai Tarzan in de tropen (Tarzan di wilayah tropis)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Jawa Timur (a.l. Jember)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


UPDATE 5 September 2026: Edisi lain dari foto nomor 3
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Sabtu, 29 Agustus 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Pulau Penyengat di Riau dari tahun 1860

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1860
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Meskipun lukisan ini judulnya "Riouw", sejatinya ia hanya memperlihatkan Pulau Penyengat. Sudut gambar serta posisi pelukisan ini tampaknya menjadi semacam standar dalam melukiskan pulau ini (atau para pelukis saling sadur?). Bandingkan misalnya karya Van de Velde di posting ini, serta karya J.C. Rappard di posting lainnya.
Juru foto/gambar: C.W. Mieling
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Jumat, 28 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (29)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Bob berpose genit di tepi laut …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dengan hanya celana pendek dan penutup dada (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Foto jemuran lain yang tampaknya salah fokus
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob dengan benda kesayangannya: kamera foto, dan foto orang-orang kesayangannya: ayahnya, ibunya, sepupunya (Meta Koppens), dan pasangan yg kelak dinikahi Bob di tahun 1949 (Ronny van Cleef)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob (tengah) bersama sahabatnya: koki dapur tentara (kiri), dan Bert van Ewijk yang kelak meninggal karena kecelakaan di Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 27 Agustus 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang desa dan benteng di Pedir, Aceh

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1874
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Gambar di atas memperlihatkan sebuah desa dan sebuah bangunan yang disebut sebagai fort (benteng pertahanan) dengan bendera di Pedir, atau Pidie. Bangunan ini tampaknya sejatinya sebuah mesjid yang dijadikan warga sebagai tempat berkumpul dan kemungkinan besar juga tempat bertahan dari serangan musuh. Suasana desa digambarkan tenang, dengan aktivitas warga yang tidak nampak genting: gerobak api di lapangan, anak kecil menuntun hewan, orangt dewasa berbincang dsb. Senjata yang terlihat hanyalah tameng dan tombak panjang.
Juru foto/gambar: G.L. Klepper
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Rabu, 26 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (28)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Foto bersama para lelaki di kesatuan Bob …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… jauh dari keluarga, jauh dari orang yang di- dan mencintai
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anjing-anjing yang berada di sekitar tangsi militer Belanda di Tanjung Perak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob (kiri) dan sahabatnya, Sersan Smits (kanan)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob menghadapi panasnya Surabaya dengan membuka baju
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 25 Agustus 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang serangan armada VOC atas Kesultanan Palembang

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1682
Tahun peristiwa: kemungkinan 1659
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Lukisan di atas berjudul De Stadt Palembang met haer 3 Fortressen (Kota Palembang dengan 3 benteng pertahanannya), tetapi tampaknya memperlihatkan beberapa kapal VOC di Sungai Musi menembakkan meriam mereka ke arah kompleks keraton Palembang. Area ini digambarkan dikelilingi oleh tembok dengan beberapa meriam tampak mengarah keluar. Sementara itu tepian Sungai Musi yang mengarah ke sisi keraton tampak dipasangi rintangan untuk menyulitkan penyerbuan dari sisi sungai.
Juru foto/gambar: Johan Nieuhof
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Senin, 24 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (27)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah kolase ucapan selamat Natal (1946?) dan tahun baru (1947?) yang disusun Bob dengan wajah dirinya dan benda kesayangan dia: kamera foto
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Beberapa foto yang meperlihatkan Bob mencoba mengendarai sebuah truk militer Angkatan Laut …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang tampaknya menjadi kesempatan buat Bob untuk mencetak foto yang diperbesar …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan makin besar.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Di samping foto yang diambil dari arah depan.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 23 Agustus 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang perspektif burung atas Kuta Raja, Aceh

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1726 (atas), 1756 (bawah)
Tahun peristiwa: abad ke-17/18
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi: Kuta Raja dan sekitarnya dilihat dari laut lepas. Keraton Kesultanan Aceh berada di tengah-tengah lukisan, dengan area pemukiman di sekitarnya tetapi cukup berjarak. Sungai di sebelah kiri adalah Krueng Aceh yang bertemu dengan Krueng Titinanjang dan bermuara di Alue Naga.
Juru foto/gambar: François Valentijn (atas), Jakob van der Schley (bawah)
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (26)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


PrajuritBelanda berjaga-jaga di sekitar beberapa warga, kemungkinan di area pemakaman
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tampaknya tentara Belanda sedang mengadakan acara penghormatan militer …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… atas seorang sejawat mereka yang kelihatannya tewas di pertempuran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Acara pemakaman diiringi tembakan salvo ke udara serta dihadiri rohaniwan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

… serta tentunya para rekan-rekan tentara Belanda di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 21 Agustus 2026

Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (9b - Tondano)

Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan abad ke-19, serta pelukis kota dan tempat di Palestina yang dia singgahi. Sebelumnya, dia juga mengabadikan banyak tempat di Nusantara dalam beberapa karya lukisannya, yang akan kita lihat di seri berikut ini.
Pemandangan di jalur antara Kema dan Tondano
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Kemungkinan air terjun Makawembeng di sekitar Tondano
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1844
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Lihat rangkaian lain lukisan karya Van de Velde ini mulai dari posting ini.

Kamis, 20 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (25)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Kegiatan bongkar muat barang dari kapal di pelabuhan Tanjung Perak, yang tampak masih memanfaatkan para tentara Jepang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang sampai saat itu (1946?) belum dipulangkan ke negara asalnya setelah kalah perang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pemakaman seorang tentara Belanda yang kemungkinan tewas dalam pertempuran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dapur di barak Belanda dengan prajurit yang bertugas menjadi koki
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
22 Juni 1946, karya Hugo Wilmar: Pergerakan sebuah kesatuan Belanda di sebuah desa di sekitar Surabaya dengan latar belakang rumah penduduk yang terbakar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan (a.l. 1946)
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


UPDATE 30 Agustus 2026: Foto nomor 5 dalam tampilan lebih melebar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (9a - Tondano)

Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan abad ke-19, serta pelukis kota dan tempat di Palestina yang dia singgahi. Sebelumnya, dia juga mengabadikan banyak tempat di Nusantara dalam beberapa karya lukisannya, yang akan kita lihat di seri berikut ini.
Pemandangan ke arah Danau Tondano dengan latar belakang Gunung Tondano
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Jembatan gantung dari bambu di jalur yang menghubungkan Tondano dengan Manado
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1844
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Lihat rangkaian lain lukisan karya Van de Velde ini mulai dari posting ini.

Selasa, 18 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (24)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Lanjutan pengangkutan sebuah konstruksi melengkung dengan melewati jejalan di Surabaya, kali ini menghadapi rintangan jalur membelok yang harus diatasi tim pengangkut. Adanya anak bule di tepi kiri dan kanan jalan menunjukkan bahwa saat itu Belanda cukup percaya diri bisa terus menguasai Indonesia dan merasa aman untuk membawa anak-anak ke Hindia-Belanda.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kali ini si kosntruksi melenggang di jalur yang lurus; tulisan di pinggirnya bermakna "Ini pasti Angkatan Laut"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari jepretan Bob tentang siluet pepohonan, kali ini terbalik, membuat teka-teki mana sesungguhnya bidikan yang asli (lihat posting ini)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gudang logistik Belanda di Tanjung Perak, dengan kran, truk pengangkut, serta tumpukan barang yang saat itu belum menggunakan container
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bongkar muat barang dari sebuah kapal di Tanjung Perak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 17 Agustus 2026

Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (9 - Makassar tambahan)

Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan abad ke-19, serta pelukis kota dan tempat di Palestina yang dia singgahi. Sebelumnya, dia juga mengabadikan banyak tempat di Nusantara dalam beberapa karya lukisannya, yang akan kita lihat di seri berikut ini.
Kampung Melayu di Makassar yang ramai dengan orang berbusana lokal, Arab, Eropa, serta Tionghoa, dan tampaknya menjadi tempat transaksi perdagangan untuk saudagar dari banyak tempat
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Benteng Rotterdam di Makassar dengan latar belakang tiang-tiang kapal layar dan latar depan pria-pria Eropa
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1844
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Versi berwarna dari lukisan nomor 2 pernah dimuat di posting ini.

Minggu, 16 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (23)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah jembatan yang didirikan kesatuan zeni Belanda dengan ketinggian yang rendah, ada kemungkinan merupakan latihan atau percobaan sebelum diterapkan di lapangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang sejawat Bob bernama Sersan Smit dengan kamera di tangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Ini dia Bob van Dijk berlutut membidikkan kameranya ke arah kesatuan zeni yang sedang mengerjakan konstruksi jembatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob van Dijk di ruang gelap milik militer Belanda, foto yang sedang diproses dan dicetak merupakan hasil jepretan Hugo Wilmar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pengangkutan sebuah konstruksi melengkung dengan melewati jejalan di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: