Senin, 11 Juni 2018

Jalur kereta api wilayah Priangan di tahun 1900-an (2)

PENGANTAR

Buat para insinyur Belanda, yang berasal dari negeri yang umumnya berkontur datar, jalur kereta api di Indonesia adalah tantangan. Tidak mudah untuk membentangkan rel kereta yang memerlukan lahan landai, tetapi harus melewati perbukitan, dengan sungai, lembah, atau malah jurang di antaranya

Tidak mengherankan, ketika mereka bisa menjawab tantangan ini, bahkan bisa menyambungkan rel dari Jakarta hingga Bandung di tahun 1884, warga Belanda bangga dengan prestasi ini. Jalur rumit, yang menembus bukit dan melompati lembah, menjadi motif yang banyak muncul di foto dan kartu pos. Kartu pos, yang dikirim ke Belanda seolah-olah berkata ke warga Belanda di sana: "Kami punya ginian loh di sini."

Palasari (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Cisaat, Sukabumi
(klik untuk memperbesar | © Salzwedel / Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Salzwedel / Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1900-an
Tempat: Jawa Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Minggu, 10 Juni 2018

Para pemuda melakukan latihan militer di Yogyakarta, 1947

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: Desember 1947
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:


UPDATE 2 Januari 2020
Foto yang sama dalam ukuran yang lebih besar:

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)

Sabtu, 09 Juni 2018

Jalur kereta api wilayah Priangan di tahun 1900-an (1)

PENGANTAR

Buat para insinyur Belanda, yang berasal dari negeri yang umumnya berkontur datar, jalur kereta api di Indonesia adalah tantangan. Tidak mudah untuk membentangkan rel kereta yang memerlukan lahan landai, tetapi harus melewati perbukitan, dengan sungai, lembah, atau malah jurang di antaranya.

Tidak mengherankan, ketika mereka bisa menjawab tantangan ini, bahkan bisa menyambungkan rel dari Jakarta hingga Bandung di tahun 1884, warga Belanda bangga dengan prestasi ini. Jalur rumit, yang menembus bukit dan melompati lembah, menjadi motif yang banyak muncul di foto dan kartu pos. Kartu pos, yang dikirim ke Belanda seolah-olah berkata ke warga Belanda di sana: "Kami punya ginian loh di sini."

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1900-an
Tempat: viaduct di atas Ciherang, antara Malangbong dan Cipeundeuy (Garut)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Jumat, 08 Juni 2018

Dua sukarelawan perempuan KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi) di Yogyakarta, 1947

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: Desember 1947
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:


UPDATE 2 Januari 2020
Foto yang sama dalam ukuran yang lebih besar:

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)

Kamis, 07 Juni 2018

Rabu, 06 Juni 2018

Apel pasukan TNI di Solo, 1947

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: 21 Desember 1947
Tempat: Solo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

UPDATE 23 Juni 2019
Dua foto yang sama dengan yang di atas, dengan ukuran yang sedikit lebih besar.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

UPDATE 2 Januari 2020
Tiga foto pertama dalam ukuran yang lebih besar:

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)

Selasa, 05 Juni 2018

Perajin Sunda dalam jepretan Jean Demmeni, 1911

Pemahat wayang batu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pembuat wayang golek
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Penenun kain, Baros (Sukabumi)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1911
Tempat: Baros (Sukabumi), Jawa Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: