Kamis, 07 Maret 2019

Soeharto dan Paus Paulus VI, 1972

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 27 November 1972
Tempat: Vatikan
Tokoh (d.ki.k.ka.): Siti Hartinah (isteri Soeharto); Soeharto (Presiden RI); Paus Paulus VI (Giovanni Battista Enrico Antonio Maria Montini)
Peristiwa: Sambutan Paus Paulus VI atas kedatangan Presiden Soeharto dan Bu Tien di Vatikan yang merupakan kunjungan pertama, dan sampai saat ini satu-satunya, seorang Presiden Indonesia ke Vatikan.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 06 Maret 2019

United Colorization of Nusantara 4: Para pemimpin perlawanan rakyat Besemah

PENGANTAR

Di pertengahan abad ke-19 seorang Belanda bernama J.A. Meessen mengadakan perjalanan di Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan. Dia memotret aneka ragam suku yang dia temui di daerah-daerah ini, dengan fokus pada sosok manusianya. Kumpulan dari foto-foto ini diterbitkan di Amsterdam pada tahun 1867 dengan judul Indisch Album (Album Hindia). Yang menarik dari album ini, foto-fotonya diwarnai (colorized) secara manual, agar ada warna-warni di gambar-gambar hitam putih ini

Seri foto berikut ini akan menampilkan isi dari album ini, yang menunjukkan beragamnya warga Nusantara saat itu yang kelak akan menjadi keragaman Indonesia saat ini pula.


Pangerang Gutika (?), seorang pemimpin perlawanan rakyat Besemah melawan Belanda tahun 1866, di tempat pembuangan di Palembang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pangerang Bangka (?), seorang pemimpin perlawanan rakyat Besemah melawan Belanda tahun 1866, di tempat pembuangan di Palembang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Salah satu pimpinan perlawanan rakyat Besemah melawan Belanda tahun 1866
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Salah satu pimpinan perlawanan rakyat Besemah melawan Belanda tahun 1866
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1867
Tempat: Palembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: J.A. Meessen
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Selasa, 05 Maret 2019

Kunjungan kenegaraan Ratu Belanda ke Indonesia, 1971

(klik untuk memperbesar | © Anefo / gahetna)
Waktu: 27 Agustus 1971
Tempat: Jakarta
Tokoh (d.ki.k.ka.): Siti Hartinah (isteri Soeharto); Pangeran Bernhard (suami Ratu Juliana); Ratu Juliana (Kepala Negara Belanda); Soeharto (Presiden RI)
Peristiwa: Untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun, Kepala Negara Belanda kembali mengunjungi Indonesia.
Fotografer: Joost Evers
Sumber / Hak cipta: Anefo / Het Nationaal Archief
Catatan:

Senin, 04 Maret 2019

United Colorization of Nusantara 3: Lelaki Nias lagi

PENGANTAR

Di pertengahan abad ke-19 seorang Belanda bernama J.A. Meessen mengadakan perjalanan di Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan. Dia memotret aneka ragam suku yang dia temui di daerah-daerah ini, dengan fokus pada sosok manusianya. Kumpulan dari foto-foto ini diterbitkan di Amsterdam pada tahun 1867 dengan judul Indisch Album (Album Hindia). Yang menarik dari album ini, foto-fotonya diwarnai (colorized) secara manual, agar ada warna-warni di gambar-gambar hitam putih ini

Seri foto berikut ini akan menampilkan isi dari album ini, yang menunjukkan beragamnya warga Nusantara saat itu yang kelak akan menjadi keragaman Indonesia saat ini pula.


(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Foto yang sama dengan yang di atas, tapi versi awalnya sebelum di-crop
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Catatan foto menyebutkan ini adalah "belugu" (? kepala suku) di Tendonoh (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Paduan senjata tradisional dan senapan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Waktu: 1867
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: J.A. Meessen
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Minggu, 03 Maret 2019

Kunjungan Ratu Juliana dan Menlu Belanda Norbert Schmelzer ke Bali, 1971

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 3 September 1971
Tempat: Bali
Tokoh: Juliana Louise Emma Marie Wilhelmina (Ratu Belanda); Wilhelm Klaus Norbert Schmelzer (Menteri Luar Negeri Belanda; melambaikan tangan)
Peristiwa: Kunjungan pertama seorang kepala negara Belanda ke Bali setelah Indonesia merdeka.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 02 Maret 2019

United Colorization of Nusantara 2: Wanita Nias

PENGANTAR

Di pertengahan abad ke-19 seorang Belanda bernama J.A. Meessen mengadakan perjalanan di Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan. Dia memotret aneka ragam suku yang dia temui di daerah-daerah ini, dengan fokus pada sosok manusianya. Kumpulan dari foto-foto ini diterbitkan di Amsterdam pada tahun 1867 dengan judul Indisch Album (Album Hindia). Yang menarik dari album ini, foto-fotonya diwarnai (colorized) secara manual, agar ada warna-warni di gambar-gambar hitam putih ini

Seri foto berikut ini akan menampilkan isi dari album ini, yang menunjukkan beragamnya warga Nusantara saat itu yang kelak akan menjadi keragaman Indonesia saat ini pula.


Tetua perempuan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Catatan foto menyebutkan ini adalah gadis setengah Nias atau campuran
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1867
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: J.A. Meessen
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Jumat, 01 Maret 2019

Soeharto dan Menlu Belanda Norbert Schmezer, 1971

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 28 Agustus 1971
Tempat: Jakarta
Tokoh: Soeharto (Presiden RI); Wilhelm Klaus Norbert Schmelzer (Menteri Luar Negeri Belanda)
Peristiwa: Menlu Belanda Schmelzer bertemu Presiden Soeharto yang merupakan pertemuan tingkat tinggi pertama antara dua negara setelah pengakuan kedaulatan di tahun 1949 yang kemudian diikuti memburuknya hubungan antara mantan penjajah dan negeri jajahan.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: