Rabu, 07 Desember 2016

Pemberontakan PKI Madiun 1948: Eksekusi atas para pemberontak

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: September 1948
Tempat: Madiun
Tokoh: 
Peristiwa: Eksekusi di depan umum dengan menggunakan senapan dan bayonet atas para pelaku pemberontakan PKI di Madiun tahun 1948. 
Fotografer: 
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Tiga dari foto di atas pernah dimuat di posting tanggal 29 Agustus dan 20 Oktober 2016. Sekarang ketiga foto ini digabung dengan dua foto lain dari peristiwa yang sama, yang baru terkumpul belakangan.

Selasa, 06 Desember 2016

Potret Sutan Sjahrir di sekitar akhir 1940-an

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: sekitar akhir 1940-an
Tempat:
Tokoh: Sutan Sjahrir (pejuang kemerdekaan melalui jalur diplomasi)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Senin, 05 Desember 2016

Paska Renville: Kunjungan wartawan Reuters H. Laming ke sekitar Tasikmalaya (2), 1948

Satuan militer Belanda yang mendampingi H. Laming
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Sepeda motor yang mengawal H. Laming diperiksa setelah perjalanan jauh
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
H. Laming mengunjungi "contact bureau" TNI di Sindangrasa (Ciamis)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: Oktober 1948
Tempat: Ciamis, Tasikmalaya
Tokoh:
Peristiwa: Berdasarkan hasil perjanjian Renville pasukan TNI harus mundur dari wilayah-wilayah yang diakui sebagai daerah Belanda, a.l. dari Jawa Barat. Perundingan mengenai proses pemunduruan ini, yang kemudian dikenal sebagai "hijrah", a.l. berlangsung di Tasikmalaya.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Foto ketiga adalah update dari foto sebelumnya yang diposting tanggal 30 Septembe 2016.

Minggu, 04 Desember 2016

Sutan Sjahrir bersama PM Belanda Willem Drees dan diplomat Michiels van Verduynen, 1949

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 24 Januari 1949
Tempat: Jakarta
Tokoh: Edgar Frederick Marie Justin Baron Michiels van Verduynen (Diplomat Belanda), Sutan Sjahrir (pejuang kemerdekaan di jalur diplomasi), Willem Drees (Perdana Menteri Belanda)
Peristiwa: Sutan Sjahrir bertemu dengan Willem Drees dan Michiels van Verduynen untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Aneta / Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 03 Desember 2016

Paska-Renville: Kolonel Hidayat Martaatmaja di pertemuan TNI dan Belanda di Tasikmalaya (2), 1948

Update dari foto yang dimuat tanggal 19 Agustus 2016
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 27 Januari 1948
Tempat: Tasikmalaya
Tokoh: Kolonel Hidayat Martaatmaja (Kepala Staf Divisi Siliwangi)
Peristiwa: Berdasarkan hasil perjanjian Renville pasukan TNI harus mundur dari wilayah-wilayah yang diakui sebagai daerah Belanda, a.l. dari Jawa Barat. Perundingan mengenai proses pemunduruan ini, yang kemudian dikenal sebagai "hijrah", a.l. berlangsung di Tasikmalaya, dan dihadiri oleh Kol. Hidayat Martaatmaja.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Lihat juga posting sebelumnya.


UPDATE 22 Oktober 2020: Posting ini sebelumnya secara keliru menyebut "Kolonel Hidayat Martaatmaja" sebagai "Kolonel T.B. Simatupang". Kesalahan ini telah diperbaiki.

Jumat, 02 Desember 2016

Perkebunan teh di Sukabumi di sekitar tahun 1920-an

(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Waktu: antara 1919 dan 1932
Tempat: Sukabumi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Wijnand Elbert Kerkhoff
Sumber / Hak cipta: Fotoleren
Catatan: