![]() |
| Schermerhorn dan Sutan Sjahrir (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| Schermerhorn dan Sutan Sjahrir (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| ?, Schermerhorn, dan Sutan Sjahrir (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| ?, Schermerhorn, dan Sutan Sjahrir (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| Obrolan sebelum (?) acara penandatanganan perjanjian. Di latar belakang tampak Schermerhorn dan Sutan Sjahrir. (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| Obrolan sebelum (?) acara penandatanganan perjanjian. Di latar belakang tampak Schermerhorn dan Sutan Sjahrir. (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| ?, Schermerhorn, Sutan Sjahrir, dan van Mook (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| ?, Schermerhorn, Sutan Sjahrir, dan van Mook (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
![]() |
| ?, van Mook, ? (klik untuk memperbesar | © fotoleren) |
Tempat: Paleis Rijswijk (sekarang Istana Negara, Jakarta)
Tokoh: Hubertus Johannes van Mook (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda); Sutan Sjahrir (Perdana Menteri RI); Willem Schermerhorn (politikus mantan Perdana Menteri Belanda)
Peristiwa: Obrolan anggota delegasi Belanda dan Indonesia menjelang (?) acara penandatanganan perjanjian Linggarjati.
Fotografer: Cas Oorthuys
Sumber / Hak cipta: Fotoleren
Catatan:









Orang yang duduk semeja dengan Sjahrir dan Schermerhorn di foto 3, 4, 7, dan 8 kemungkinan besar adalah Surachman Tjokroadisurjo yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kemakmuran di Kabinet Presidensial 1945 dan Menteri Keuangan di Kabinet Sjahrir I dan II. Surachman nantinya jadi Presiden (sekarang Rektor) pertama Universitas Indonesia yang pertama antara 1950-1951.
BalasHapusTerima kasih atas informasinya. Kemungkinan besar memang itu adalah Raden Mas Pandji Surachman Tjokroadisurjo. Apabila sudah ada rekonfirmasi yang meyakinkan nama ini akan dimasukkan ke dalam daftar "tag" untuk memudahkan penelusuran.
Hapus