Rabu, 01 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang warga Melayu di Jakarta

Tiga warga Melayu di Jakarta. Pria di kanan memegang semacam pipa yang sangat panjang, dan menyerahkan sebuah kotak, kemungkinan berisi sirih/nipah, kepada wanita yang duduk di kanan. Sementara itu, wanita (?) yang di tengah tampak menikmati hisapan rokok linting.
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1744
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: Inggris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Philip Baldaeus
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Selasa, 31 Maret 2026

Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Wangkanapi (Wolio, Baubau, Sulawesi Tenggara), 1944/1945

Foto yang diambil pesawat pengintai Sekutu di atas Wangkanapi yang saat itu menjadi salah satu wilayah dengan fasilitas militer Jepang. Catatan foto menunjukkan adanya markas Kempetai, barak tentara Jepang, bengkel militer, markas angkatan udara, di samping fasilitas umum seperti pasar, jembatan, rumah dokter, gudang beras, sekolah, dsb.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan 1944/1945
Tempat: Wangkanapi (Wolio, Baubau, Sulawesi Tenggara)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 30 Maret 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pria Bugis dan Ambon

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1726
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: François Valentijn
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Minggu, 29 Maret 2026

Wajah industri di Nusantara di sekitar awal tahun 1940-an

Desember 1941: Tangki-tangki minyak di Kalimantan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Penambangan timah di Bangka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Menara pengilangan minyak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1941 (foto pertama)
Tempat: Bangka (foto kedua), Kalimantan (foto pertama)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 28 Maret 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pria Bugis

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1744
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: Inggris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Philip Baldaeus
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Jumat, 27 Maret 2026

Lokomotif pertama di wilayah Nusantara, 1864

Para pria berpose bangga di lokomotif pertama yang melaju di jalur rel di Nusantara
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1864
Tempat: kemungkinan Semarang
Tokoh:
Peristiwa: NISM (Nederlandsch-Indische Spoorweg MaatschappijPerusahaan Kereta Api Hindia Belanda) didirikan di tahun 1863, dan merupakan badan usaha swasta yang pertama kali mendapat lisensi untuk mengoperasikan transportasi rel di wilayah Hindia-Belanda. NISM membangun jalur pertama antara Semarang dan Yogyakarta, dan pada tahun 1864 sudah meluncurkan lokomotif yang termaktub di foto di atas. Gambar ini menjadi bersejarah karena merupakan lokomotif pertama yang beroperasi di Indonesia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 26 Maret 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan tentang tiga perempuan di Kupang di abad ke-19

Tiga perempuan di Kupang. Yang paling kiri dan kanan bisa dipastikan merupakan warga lokal yang melayani wanita yang di tengah, dengan memainkan harpa dan menyediakan minuman. Wanita yang di tengah berpakaian berbeda, memiliki gaya rambut yang lain, dan tampak menikmati musik Eropa, yang mengindikasikan bahwa dia kemungkinan bukan warga lokal.
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1825
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: kemungkinan Paris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Marie Joseph Alphonse Pellion
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.