Kamis, 15 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah duku

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: 1885
Tempat terbit: Brussels
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang.

Rabu, 14 Januari 2026

Kendaraan lapis baja Belanda bersembunyi di jalur Sumedang-Cirebon

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa Perang Kemerdekaan
Tempat: jalur jalan antara Sumedang dan Cirebon
Tokoh:
Peristiwa: Jalanan antara Sumedang dan Cirebon, yang sekarang tersaingi oleh jalan tol Cipali dan Cisumdawu, merupakan jalur yang rawan penyergapan dan usaha pemboman jembatan oleh para pejuang semasa Perang Kemerdekaan. Militer Belanda banyak mengerahkan pasukan bersenjata berat ke rute yang melintasi Tomo, Kadipaten, hingga ke arah Jatiwangi ini.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 13 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah duwet (2)

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: 1885 
Tempat terbit: Brussels 
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah seorang ahli botani asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang.

Senin, 12 Januari 2026

Kunjungan Jenderal Van Oyen ke Keraton Kadariah, Pontianak 1946 (3)

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan 1946
Tempat: Pontianak
Tokoh: Sultan Hamid II (Sultan Pontianak)
Peristiwa: Sultan Hamid II menaiki sebuah perahu motor ketika menyambut kedatangan Mayor Jenderal Ludolph Hendrik van Oyen (Panglima KNIL 1942-1946; tidak terlihat di foto) ke Pontianak.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian foto terkait di posting ini dan ini.

Sabtu, 10 Januari 2026

Mengungsi semasa Perang Kemerdekaan, 1947

Jawa Tengah, 1947: Sebuah keluarga dengan dua anak laki-laki dan dua anak perempuan mengungsi dari wilayah pertempuran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Keluarga yang sama, difoto dari belakang, dengan seorang tentara Belanda mendekap anak lelaki tertua
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Satu bayi di ayunan dengan baskom penampung air di bawahnya, dikelilingi beberapa anak-anak dan ibu-ibu di antara tumpukan barang-barang. Catatan foto menyebutkan bahwa ini adalah para "pengungsi Tionghoa", yang tampaknya deskripsi yang keliru.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1947
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 09 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang kutu busuk Jawa di antara sejawatnya

1. Cimex lectularius 2. Cimex annulatus (Sierra Leone) 3. Cimex corticatus (Brasil) 4. Cimex cristatus (St. Vincent) 5. Cimex crenulatus (Antigua) 6. Cimex papillosus (China) 7. Cimex druraei (South America) 8. Cimex senegalensis (Senegal) 9. Cimex aurantius (Java and Ceylon) 10. Cimex paradoxus 11. Cimex merianae (Suriname) 12. Larva of this gigantic cimex
(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: 20 June 1801 
Tempat terbit: London 
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: J. Pass
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: