Rabu, 15 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang enam wajah penduduk Timor

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: ~1845
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: kemungkinan Zürich
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Heinrich Rudolf Schinz
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Selasa, 14 April 2026

Foto udara ke wilayah yang kelak menjadi Stasiun Kota, Museum Bank Indonesia, dan Museum Mandiri

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan akhir 1930an atau awal 1940an
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 13 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang dua lelaki Timor

Seorang pria bersenapan dari Aikliu, Amfoang (kiri) dan seorang lelaki Amarasi (kanan)
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: ~1845
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: kemungkinan Zürich
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Heinrich Rudolf Schinz
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Minggu, 12 April 2026

Perdana Menteri Jepang, Hideki Tojo, dalam sebuah video propaganda untuk khalayak Indonesia, 1943/1944

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1943/1944
Tempat: ?
Tokoh: Jenderal Hideki Tojo (Perdana Menteri Jepang)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 11 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang pedagang berkulit hitam dan keluarganya

Kata negro pedler berarti pedagang keliling berkulit hitam. Karena tidak ada catatan sejarah tentang pedagang dari Afrika di sekitar abad ke-17 di Nusantara, maka kemungkinan yang dimaksud adalah orang Hadramaut atau orang Tamil/Keling yang muslim. Ini terutama terlihat dari model pakaian yang terdiri dari peci, jubah panjang, serban di pundak, serta tasbih. Ada kemungkinan si wanita adalah istrinya yang merupakan warga lokal, beserta anak-anak berdarah campuran mereka.
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1744
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: Inggris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Johan Nieuhof
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Jumat, 10 April 2026

Pasukan Jepang dalam tahanan Belanda dan Sekutu setelah kalah perang, 1945/1946

Enam tentara Jepang, kemungkinan perwira, dalam penjagaan seorang sersan KNIL, di sebuah kamp yang dikelilingi dinding kawat berduri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para tentara Jepang duduk berderet dalam pemeriksaan pihak Sekutu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua tentara Sekutu berpose di depan barisan tentara Jepang yang dikumpulkan di sebuah lapangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah area pemukiman yang dikelilingi tegalan dan pagar bambu, serta diberi kode PW yang kemungkinan singkatan dari "Prisoners of War"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945/1946
Tempat: ?
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 09 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang wanita berdarah campuran

Kata Inggris mestize berasal dari kata Spanyol mestizo, yang merupakan padanan dari kata "indo" yang kita gunakan sekarang. Jadi ada kemungkinan lukisan di atas menggambarkan seorang wanita campuran keturunan Spanyol/Portugis dan warga Nusantara. Meskipun pakaian wanita ini bergaya lokal, banyaknya perhiasan, dan terutama pemakaian sepatu, mengindikasikan tingginya kelas dia dibandingkan khalayak umum.
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1744
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: Inggris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Johan Nieuhof
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.