Kamis, 22 Januari 2026

Conrad Helfrich, mantan Panglima KNIL Laut yang sangat anti Republik Indonesia, di masa tuanya di Belanda

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1962 atau sebelumnya
Tempat: Belanda
Tokoh: Laksamana  Purnawirawan Conrad Emil Lambert Helfrich; mantan Panglima KNIL Laut kelahiran Semarang yang terkenal karena prestasinya menenggelamkan banyak kapal peerang Jepang di tahun 1942. Setelah proklamasi kemerdekaan dia menjadi penentang sengit Republik Indonesia, dan setelah pengakuan kedaulatan memilih pindah ke Belanda hingga akhir hayatnya.
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 21 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: 1885
Tempat terbit: Brussels
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang.

Senin, 19 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)


Tahun terbit: 1885
Tempat terbit: Brussels
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang.

Minggu, 18 Januari 2026

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1946
Tempat: Surabaya
Tokoh: Jenderal Robert Mansergh (Panglima Sekutu untuk wilayah Hindia-Belanda)
Peristiwa: Robert Mansergh memimpin kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia setelah Jepang kalah perang. Kehadiran pasukan Inggris setelah proklamasi kemerdekaan ini menyulut beberapa pertempuran dengan konflik paling dasyhat terjadi di Surabaya di bulan November 1945. Setelah peristiwa ini Mansergh melepas jabatan lapangannya dan kembali ke Inggris untuk menerima jabatan di belakang meja, sebelum kemudian kembali memegang pimpinan teritorial di Hong Kong.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 17 Januari 2026

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah durian

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: 1885
Tempat terbit: Brussels
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Berthe Hoola van Nooten
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan: Berthe Hoola van Nooten adalah pakar botani perempuan asal Belanda yang dimakamkan di Tanah Abang.

Jumat, 16 Januari 2026

Dua pucuk pimpinan Divisi Siliwangi di tahun 1956: Kol. Alex Kawilarang dan Kol. Achmad Kosasih

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1956
Tempat: Hotel Preanger, Bandung
Tokoh: Kol. Alex Kawilarang (kiri) bersama istrinya, Petronella Isabella van Emden; Kol. Raden Achmad Kosasih (ketiga dari kiri) bersama istri.
Peristiwa: Kemungkinan ini adalah acara perpisahan Kawilarang yang melepas jabatannya sebagai panglima Divisi Sliwangi untuk menempati tugas baru sebagai atase militer di KBRI New York. Kosasih mengambil alih jabatan panglima ini setelah diselingi sebentar oleh Kol. Dadang Suprayogi.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Kawilarang dan Kosasih merupakan para komadan Siliwangi yang tangguh semasa perang kemerdekaan, dan ini mengangkat mereka ke posisi tertinggi di Divisi Siliwangi. Kawilarang malah merupakan perintis terbentuknya kesatuan khusus TNI yang kelak menjadi Kopassus. Dua tahun setelah foto ini dibuat, Kawilarang yang kecewa dengan pemerintah pusat, memutuskan untuk bergabung dengan PRRI/Permesta dan menjadi panglima militernya, sementara Kosasih sebagai Panglima Siliwangi mengirim pasukan a.l. ke Sumatera Barat untuk menumpas pemberontakan ini.