Tampilkan postingan dengan label pejuang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pejuang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2026

Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (2)

Sangsit (Buleleng): Belanda menyokong warga lokal dalam pembentukan kesatuan "Anti Pemberontak" untuk menghadapi pejuang kemerdekaan. Dikabarkan kesatuan ini memiliki salam seperti terlihat di foto dengan teriakan "Bersatu!".
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Negara (Jembrana?): Komandan militer Belanda di Negara mengumpulkan warga lokal untuk menentang para pendukung Republik Indonesia
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pempatan (Karangasem): Sekitar 50 pejuang, dengan dua senjata mesin, menyerang pos Belanda di Pempatan. Belanda berhasil menghalau, merebut sebuah senapan mesin, dan menangkap beberapa pejuang yang di foto di atas tampak duduk (terikat?) di beranda rumah. Esoknya Belanda membagi-bagikan beras kepada penduduk Pempatan yang mendukung Belanda.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Bali yang dikumpulkan Belanda dalam menggalang dukungan untuk menghadapi para pejuang kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pupuan (Tabanan): Militer Belanda datang ke Pupuan dan menghalau para pejuang kemerdekaan. Warga Pupuan yang pro Belanda menyambut kedatangan pasukan Belanda dengan mengangkat tangan kanan tinggi-tinggi.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 20 September 2025

Pertemuan antara TNI dan militer Belanda di Ujungberung, Bandung, 1948

Penghujung 1948: Pertemuan militer Belanda yang membawa bendera putih dikawal prajurit loreng bersenjata, dengan pihak TNI yang memakai aneka seragam, di Ujungberung (Bandung)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pertemuan diawali dengan saling menyalami dan memberi hormat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Agenda pertemuan tampaknya penentuan garis demarkasi yang menjadi batas wilayah yang dikuasai Belanda dan yang di bawah kendali para pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Catatan foto dalam bahasa Belanda menyebutkan bahwa orang berambut panjang dan membawa samurai bukanlah perempuan, melainkan lelaki yang bernazar untuk tidak memotong rambut hingga perjuangan kemerdekaan berakhir
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: penghujung 1948
Tempat: Ujungberung (Bandung)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian lain dari pertemuan TNI dengan militer Belanda yang dimulai di posting ini.

Minggu, 13 Oktober 2024

Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (7)

Dua pemuda menyeberang sebuah kali; sebelumnya para pejuang merusak jembatan di atas kali ini guna menahan gerak maju pasukan Inggris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pasukan Inggris menahan beberapa warga Indonesia di dekat sebuah baguna yang dipenuhi coretan-coretan mendukung kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Barisan para pemuda Surabaya, beberapa di antaranya berseragam
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jual beli di sebuah emperan di sela-sela pertempuran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah gerobak berisi bongkahan arang menjadi tempat berkumpul beberapa warga
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober-November 1945
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa: Beberapa foto dari peristiwa di sekitar pertempuran antara para pejuang kemerdekaan di wilayah Surabaya melawan pasukan Inggris, di antaranya dari kesatuan asal jazirah Hindia, yang berlangsung di bulan Oktober dan November 1945.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 11 Oktober 2024

Pertempuran Surabaya, Oktober-November 1945 (6)

Dua tentara Inggris tanpa baju berlari dengan menghunus senapan di tengah pertempuran kota
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua tentara Inggris bersiaga di balik gerobak dan benda-benda lain yang malang melintang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang prajurit Inggris yang terluka diangkut dengan tandu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Militer Inggris mengamati seorang pejuang yang gugur di pertempuran (catatan foto Belanda menyebutnya "extremist")
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesibukan di sebuah kawasan pecinan dengan latar belakang bendera palang merah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober-November 1945
Tempat: Surabaya
Tokoh:
Peristiwa: Beberapa foto dari peristiwa di sekitar pertempuran antara para pejuang kemerdekaan di wilayah Surabaya melawan pasukan Inggris, di antaranya dari kesatuan asal jazirah Hindia, yang berlangsung di bulan Oktober dan November 1945.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 27 September 2024

Aneka foto dari masa perang kemerdekaan (1)

Kemungkinan besar 1948: Seorang Belanda bernama Rob Nieuwenhuijs di jembatan kereta api Gombong, Kebumen, yang menjadi batas "status quo" antara wilayah yang dikuasai Belanda di barat dan TNI di timur. Jembatan ini menjadi tempat di mana Belanda dan TNI beberapa kali menjalankan pertukaran tawanan ataupun warga sipil.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Yogyakarta, 19 Desember 1948: Pergerakan pasukan Belanda dari Brigade T di saat Aksi Polisionil 2
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Yogyakarta, 19 Desember 1948: Pasukan Belanda dari Resimen Infantri 1-15 merengsek ke Yogyakarta pada saat Aksi Polisionil 2
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Medan, 14 Februari 1947: Para pejuang kemerdekaan yang berasal dari TNI dan Masyumi yang tertangkap dan ditahan militer Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1947, 1948
Tempat: Gombong, Medan, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini; foto nomor 4 di posting ini.

Jumat, 13 September 2024

Foto-foto dari "masa bersiap": Aksi-aksi pemuda dan warga pendukung kemerdekaan

"Masa bersiap" atau "bersiap" adalah istilah yang digunakan warga Belanda dan sejarah Belanda untuk menyebut masa-masa awal setelah warga Indonesia memproklamasikan diri yang diikuti konflik dan perseteruan di beberapa tempat yang dipicu banyak sekali faktor seperti nasionalisme, sentimen anti penjajah, kecemburuan sosial, dendam yang terpendam, masih belum siapnya aparat pemerintahan, dsb. Blog ini akan menampilkan beberapa foto dari era ini, yang beberapa di antaranya memang menampilkan sisi kejam dari masa ini.

Para pemuda dengan genderang, bambu runcing, dan papan bertuliskan "Lasjkar rakjat bertempoer, moesoeh hantjoer"
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua pemuda dengan pistol dan senapan melakukan penjagaan di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jakarta, November 1945: Para pemuda Indonesia bersenjata memeriksa beberapa warga kulit putih
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa perang kemerdekaan (a.l. 1945)
Tempat: Jawa (a.l. Jakarta dan Surabaya)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 25 Juni 2024

Para pejuang kemerdekaan dan tentara Jerman yang ditahan Belanda di Pulau Onrust, 1946

Para tentara Jerman mendapat kunjungan dari para kekasih mereka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para tentara Jerman, yang umumnya awak kapal selam, bermain kartu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para tentara Jerman di latar depan, dan para pejuang kemerdekann di latar belakang, di sekitar sebuah mesin
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para pejuang kemerdekaan yang ditawan, bersama seorang perwira Belanda yang menjaga Pulau Onrust
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para pejuang kemerdekaan bekerja di dapur, dalam pengawasan seorang Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para pejuang kemerdekaan di balik kawat jeruji
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Agustus 1946
Tempat: Pulau Onrust (Kepulauan Seribu)
Tokoh:
Peristiwa: Di pertengahan 1946, Belanda menahan sekitar 200 tentara Jerman, umumnya awak kapal selam yang bertugas di perairan Asia Timur, dan 800 pejuang kemerdekaan Indonesia di Pulau Onrust. Belanda mengeluarkan foto-foto ini untuk menunjukkan bahwa kamp tahanan ini menghormati Konvensi Jenewa, serta membantah tuduhan bahwa Belanda memperlakukan para tawanan perang secara buruk.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 18 Desember 2019

Tiga perwira TRI (Tentara Republik Indonesia) berbincang-bincang

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa perang kemerdekaan
Tempat: Yogyakarta (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Yang berbincang-bincang sebenarnya empat orang, hanya saja hanya tiga yang terlihat mukanya.

Minggu, 18 Agustus 2019

Bung Tomo dalam buku Documenta Historica

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945 (1953)
Tempat: Surabaya
Tokoh: Bung Tomo (pejuang kemerdekaan)
Peristiwa: Bung Tomo di depan mikrofon dengan didampingi dua pejuang kemerdekaan lain. Foto di bawah memperlihatkan para pejuang bersenjatakan busur dan panah. Gambar ini termuat di buka karya Osman Raliby yang berjudul Documenta Historica, yang terbit tahun 1953.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 04 Juli 2019

Pejuang kemerdekaan membawa jasad rekannya yang gugur menuju Surabaya, 1945

(klik untuk memperbesar | © BeeldbankWO2/ NIOD)

Waktu: Oktober 1945
Tempat: jalur kereta api menuju Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 12 Juni 2019

Bung Tomo bersama para pemuda pejuang di markasnya, 1945

(klik untuk memperbesar | © BeeldbankWO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan 1945
Tempat: Surabaya
Tokoh: Bung Tomo (pejuang kemerdekaan)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 02 Juni 2019

Wajah dua pejuang kemerdekaan, 1945

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945 (?)
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 27 Februari 2019

Aksi Polisionil 1 di sekitar Palembang: Pejuang kemerdekaan yang tertangkap Belanda di Palembang, 1947

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Palembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 22 Desember 2018

Pendaratan pasukan NICA di Bali, 1946 (2)

Truk militer Belanda turun dari kapal MS Aleantara meluncur ke tanah Bali
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Para perwira Jepang yang masih berada di Bali bertemu para perwira Belanda di Sanur
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Jasad pemuda yang gugur dalam menolak kedatangan kembali kekuasaan Belanda di Bali
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Jasad-jasad pemuda lain, yang gugur dalam pertempuran melawan kedatangan kembali pasukan Belanda di Bali, dikuburkan secara massal
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: Maret 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: W.F.J. Pielage
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Rabu, 07 November 2018

Para pejuang kemerdekaan dari kalangan TNI dan Masyumi yang ditahan Belanda di Medan, 1947 (2)

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 14 Februari 1947
Tempat: Medan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

UPDATE 22 September 2023
Sebelumnya posting ini berjudul "Sebuah kamp tawanan perang yang belum teridentifikasi, 1947 (1)". Sekarang judulnya dibetulkan setelah ada informasi susulan.