Tampilkan postingan dengan label 1899. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1899. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Desember 2023

Wajah penghuni Hindia-Belanda dalam foto studio: Studio Koene, Jakarta (2)

Antara 1890-1899: Seorang wanita Belanda bernama Anna Teves
(klik untuk memperbesar | © NGA)
10 April 1903: Seorang pria Belanda berjanggut putih
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1895: Sesuatu yang saat itu masih jarang, foto wajah warga lokal menatap ke kamera
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1895, 1899, 1903
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Koene & Co; Studio Koene & Büttinghausen
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 26 April 2019

Angkong di Medan, 1899

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: 1899
Tempat: kemungkinan besar Medan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 23 November 2013

Gedung konsulat Jerman di Batavia tahun 1899

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Jakarta
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Minggu, 04 Agustus 2013

Perkebunan tembakau di Deli sekitar tahun 1899/1900

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899/1900
Tempat: Deli
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Kamis, 01 Agustus 2013

Wanita Payakumbuh di sekitar tahun 1899/1900

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899/1900
Tempat: Payakumbuh
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


UPDATE 4 Juli 2019
Foto lain yang menunjukkan wanita Payakumbuh, dalam hal ini pengantin, zaman dulu:
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)

Senin, 29 Juli 2013

Pemandangan dari Minangkabau di tahun 1899/1900

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899/1900
Tempat: Minangkabau
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


UPDATE 27 Oktober 2020: Foto yang menjadi sumber ilustrasi nomor 1 di atas akan dimuat di posting tanggal 23 November 2020.

Rabu, 17 Juli 2013

Padang Panjang di sekitar tahun 1899/1900

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899/1900
Tempat: Padang Panjang
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.



Minggu, 14 Juli 2013

Palembang di sekitar tahun 1899/1900

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899/1900
Tempat:
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Kamis, 11 Juli 2013

Tim ekspedisi Giesenhagen di Cibodas dan Kandang Badak, 1899

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Kandang Badak (atas) dan Cibodas (bawah), Bogor
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Senin, 08 Juli 2013

Petani coklat, teh, dan kopi di Jawa Barat di tahun 1899

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Jawa Barat
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Jumat, 05 Juli 2013

Wanita Sunda bermain congklak di abad ke-19

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Jawa Barat
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


UPDATE 25 Mei 2018

Dua perempuan Sunda bermain congklak di tahun 1867
(klik untuk memperbesar | © J.A. Meessen / Universiteit Leiden)

Rabu, 15 Mei 2013

Daerah Pecinan di Jakarta di akhir abad ke-19

Waktu: akhir abad ke-19 (sekitar 1896)
Tempat: Jakarta
Catatan: Diambil dari buku "Guide through Netherlands India" karya Johan Frans van Bemmelen dan G.B. Hooyer yang terbit tahun 1903 (terjemahan dari "Reisgids voor Nederlandsch-Indië" terbitan 1896). Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


Waktu: 1899
Tempat: Jakarta
Catatan: Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


Waktu: sekitar 1900
Tempat: Jakarta
Fotografer: H.G. Ponting
Sumber / Hak cipta: Popperfoto / Getty Images

Sabtu, 04 Mei 2013

Gamelan, wayang kulit, dan tarian Jawa pada akhir abad ke-19

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: akhir abad ke-19
Tempat: Jawa
Catatan: Tiga gambar di atas diambil dari buku "Facts and Fancies about Java" karya Augusta de Wit terbitan tahun 1900. Buku ini bisa dibaca/diundah dari Internet Archive.


(klik untuk memperbesar)
Waktu: akhir abad ke-19 (sekitar 1896)
Tempat: Jawa
Catatan: Diambil dari buku "Guide through Netherlands India" karya Johan Frans van Bemmelen dan G.B. Hooyer yang terbit tahun 1903 (terjemahan dari "Reisgids voor Nederlandsch-Indië" terbitan 1896). Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


(klik untuk memperbesar)

(klik untuk memperbesar)

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Jawa
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.



UPDATE 23 September 2019

Foto pertama dengan ukuran yang lebih besar:
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)

Selasa, 30 April 2013

Orang Jawa berjudi kartu zaman doeloe


Waktu: ?
Tempat: Jawa
Sumber / Hak cipta: ?

(klik untuk memperbesar)

Waktu: akhir abad ke-19
Tempat: Jawa
Catatan: Diambil dari buku "Java, the Garden of the East" karya Eliza Ruhamah Scidmore, 1898, hal. 123.
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Jawa
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

Kamis, 04 April 2013

Reruntuhan Candi Prambanan di akhir abad ke-19

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: sekitar 1897
Tempat: Prambanan
Catatan: Enam gambar di atas diambil dari buku "Java, the Garden of the East" karya Eliza Ruhumah Scidmore terbitan tahun 1898. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

(klik untuk memperbesar)
Waktu: akhir abad ke-19 (sekitar 1896)
Tempat: Prambanan
Catatan: Diambil dari buku "Guide through Netherlands India" karya Johan Frans van Bemmelen dan G.B. Hooyer yang terbit tahun 1903 (terjemahan dari "Reisgids voor Nederlandsch-Indië" terbitan 1896). Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Prambanan
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.



Jumat, 29 Maret 2013

Bogor di sekitar tahun 1897

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: sekitar 1897
Tempat: Bogor
Keterangan: Gunung Salak dilihat dari cikal bakal Kebun Raya dan Istana Bogor (atas); sebuah pasar di Bogor, dengan pembeli berpakaian Tionghoa (tengah); sebuah sungai di Bogor, tampaknya Kali Ciliwung (bawah).Catatan: Diambil dari buku "Java, the Garden of the East" karya Eliza Ruhumah Scidmore terbitan tahun 1898.

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1899
Tempat: Bogor
Keterangan: Kali Ciliwung (atas), dan Kebun Raya (bawah)
Diambil dari buku "Auf Java und Sumatra. Streifzüge und Forschungsreisen im Lande der Malaien" karya pakar botanika Jerman, Karl Friedrich Georg Giesenhagen, yang terbit tahun 1902. Buku ini bisa dibaca/diunduh dari Internet Archive.


Tambahan foto untuk perbandingan:
Kali Ciliwung di Bogor di bulan Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad)